Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia

Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia
Bab 6


__ADS_3

Hari ini adalah pertama Nathalia menjadi karyawan magang di perusahaan keluarga Nathan.


" Aku gugup sekali." Ucap Nathalia saat dirinya dan Nathan dalam perjalanan menuju kantor Ayahnya.


Nathan tidak ingin terjadi resiko pada Natalia jika Nathalia berangkat sendiri ke kantor sang Ayah.


" Santai. Baru masuk dunia kerja udah gugup. Gimana nanti kalau aku mengajak mu masuk dalam dunia rumah tangga." Goda Nathan.


" Apaan sih Nathan..."


Muka Nathalia memerah, pagi pagi Nathan sudah membuat nya melayang.


" Nathalia aku akan selalu bersama mu. Apa kau ingin lagunya ?" Tanya Nathan.


Mereka kemudian menyanyikan lagu bersama...


*Ku bersamamu dengan cara yang ku bisa ..


Tak perlu kau bersedih lagi...


Ingat aku*....


Keduanya menyanyi sambil tersenyum dan berpegangan tangan. Hingga mereka sudah sampai di kantor Ayah Nathan.


GRILYA GROUP.


Nathan dan Natalia diterima dengan baik. Keduanya menjadi sangat dekat karena mereka bekerja dalam satu grup.


Seiring berjalannya waktu, Lauren masih terus mencoba menggali informasi lebih dalam tentang Nathan, dia tidak ingin ada sesuatu yang akan dia sesali di kemudian hari, mengingat sekarang Nathan dan Nathalia semakin dekat.


Lauren tidak bisa melarang Nathalia untuk terlalu dekat dengan Nathan karena sejak masuknya Nathan dalam hidup Nathalia, banyak perubahan dalam dirinya.


Seperti pagi ini...


Nathalia bersemangat mambantu Lauren ketika membongkar barang barang yang datang dan akan di panjang di butik.


Segala sesuatu yang sebelumnya sangat malas di lakukan Nathalia kini dia lakukan dengan penuh semangat.


Drrrttt drrrttt drrrttt..


" Halo?"


" Nathalia, apa kamu melupakan kami?"


" Bella, Elsa. Ya Tuhan. Maaf. Aku benar-benar tidak melupakan kalian. Aku terlalu sibuk dengan pekerjaan dan butik Momy."


" Ah itu sama saja dengan kalian yang melupakan aku."


" Haha. Oke oke. Begini saja, minggu depan bagaimana kalau kita habiskan weekend bersama?" Tawar Nathalia.


" Hanya kita para wanita oke, no pacar pacar."


" Oke oke."


" Ya sudah sampai ketemu minggu depan beib."


" Yaa.." Nathalia kemudian menutup telepon nya dan melanjutkan pekerjaannya.


" Ada apa?" Tanya Nathan saat mereka sedang istirahat makan siang.


" Tidak ada, tadi Bella dan Elsa menghubungi aku. Mereka mengira aku sudah melupakan mereka."


" Apa itu membuatmu sedih?"


" Tidak."

__ADS_1


" Maaf, jika aku tidak menyarankan kamu untuk magang di perusahaan ayah dan mungkin kamu tidak akan melupakan mereka."


" Kenapa kamu jadi merasa bersalah?. Bukan kah kamu hanya merekomendasikan tempat magang untuk ku?" Ucap Nathalia sambil memegang tangan Nathan.


" Nathan. Tanganmu berkeringat dingin."


" Ah mungkin karena aku merasa gerah." Ucap Nathan sambil menarik tangan dan menyembunyikan nya di bawah meja.


Entah kenapa tapi Nathalia merasa bahwa Nathan menyembunyikan sesuatu tentang dirinya.


" Jadi apa yang akan kamu lakukan untuk membujuk teman temanmu?" Tanya Nathan mengalihkan perhatian.


" Aku akan menghabiskan waktu akhir pekan dengan mereka."


" Jadi....."


" Hehe, kita tidak akan menghabiskan waktu bersama pekan depan.".


"Sudah ku duga." Pekik Nathan sambil tersenyum.


" Argh... Apa yang akan aku lakukan jika aku tidak bersama mu..." Teriak Nathan yang sukses membuat semua yang ada di kantin melihat mereka.


" Nathan kenapa harus berteriak?"


" Hehe, aku hanya tidak bisa membayangkan weekend ku tanpa dirimu."


" Lebai.. Dah lah ayo kembali bekerja." Ucap Nathalia sambil menarik lengan Nathan.


" Ayo.."


Nathan tidak bergeming.


" Nathan.."


" Oke oke.."


Dia adalah Ibu Nathan. Desas desus kabar yang beredar di seluruh kantor bahwa Nathan dan Natalia memiliki wajah yang sama membuat Ibu dari Nathan sangat penasaran dengan gadis bernama Nathalia.


Dan hari ini dengan mata kepala sendiri dia melihat kebenaran dari berita itu.


" Wajah mereka memang sangat mirip."


...----------------...


Seorang pria menemui wanita yang sedang berada di sebuah rumah sederhana.


Tok


Tok


Tok


" Kau datang?" Wanita itu terkejut saat membuka pintu.


" Masuklah."


Setelah mereka duduk, dan sang Tuan rumah memberikan jamuan sederhana.


" Aku tidak ingin berlama-lama. Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu dari istri ku. Dia...."


Wanita itu menunggu dengan harap harap cemas.


" Ada apa?"


" Huft..." Lelaki itu menghela nafas panjang dan memejamkan mata sebelum menyampaikan apa yang kemarin istrinya katakan.

__ADS_1


" Dia mengizinkan kamu merawat salah satu bayi kami dengan syarat kamu harus pergi sejauh mungkin dari sini."


Tangis bahagia dari wanita itu pun akhirnya pecah. Dengan penuh perasaan bahagia dia berlutut di hadapan laki-laki itu.


" Tidak tidak, jangan seperti ini."


Pria itu membantu wanita tadi dan memeluknya.


" Berbahagia lah kalian." Ucap pria itu sebelum meninggalkan wanita yang masih menangis bahagia.


Wanita itu kemudian duduk dan memandangi foto pernikahan dirinya dan pria yang baru saja pergi meninggalkan dirinya.


" Setidaknya aku akan membawa pergi bagian dari dirimu. Aku berjanji akan menyayangi nya sepenuhnya hati."


Sementara di sisi lain, seorang wanita tengah menangisi nasib anak kembarnya.


Salah satu dari mereka menderita penyakit yang sangat amat langka.


Keputusannya untuk memberikan salah satu anaknya kepada wanita yang setiap hari datang dan memohon padanya mungkin sudah tepat.


" Semoga setelah ini aku bisa menikmati waktu bersama dengannya tanpa ada gangguan dari siapapun lagi."


" Maaf nak jika kalian harus hidup terpisah. Ini demi kebaikan kalian.."


Wanita itu menyeka air matanya saat melihat kekasihnya datang.


" Aku sudah mengatakan apa yang kau inginkan." Ucapnya.


Wanita itu langsung memeluknya.


" Terima kasih, aku tahu kau pasti akan selalu bersamaku. Karena bagaimanapun juga aku sudah melahirkan anak untuk mu."


Pria tadi melihat sekilas kedua bayi nya yang tertidur lelap sambil menghela nafas panjang seolah olah dia sudah membuat keputusan yang salah atau sedang menyesali tentang sesuatu hal yang lain.


...----------------...


" Ma, Mama kok ada disini?"


" Papa, mengejutkan Mama saja."


" Ya mama ngapain ada di kantor, di kantin lagi. Gak biasanya Mama datang ke kantor dan langsung ada di kantin."


Wanita yang tidak lain adalah Ibu Nathan itu tersenyum dan menatap suaminya.


" Aku sangat penasaran dengan gadis bernama Nathalia yang digadang gadang mirip dengan Nathan. Jadi aku kesini untuk melihatnya sendiri."


" Jadi hanya itu?. Ma bukankah papa sudah berulang kali bilang kepada Mama..."


" Bahwa satu manusia dalam dunia ini memiliki tujuh pasangan kembar kan?"


" Iya."


" Mama tahu pa, hanya saja mama sangat penasaran semirip apa Nathan dan Natalia itu."


" Dan apa yang mama dapatkan?"


" Mereka benar-benar mirip pa. Kalau papa tidak percaya kenapa papa tidak melihatnya sendiri."


Ah benar, gadis itu sudah magang di tempatku selamat beberapa bulan dan aku belum sempat melihat langsung wajahnya seperti apa.


Haruskah aku melihatnya?


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


__ADS_2