
Nathan masuk ke dalam kamarnya dengan perasaan gembira saat Ayah nya mengijinkan Nathalia untuk ikut kerja magang di perusahaan Ayahnya.
Nathan langsung menghubungi Nathalia dan memberitahukan tentang kabar gembira itu kepadanya.
" Wah Ayahmu sayang baik yaa.." Ucap Nathalia saat mendengar kabar itu.
" Iya, sebelumnya beliau tidak pernah menerima karyawan magang sebelumnya hanya aku karena aku adalah putra mereka. Tapi ketika aku mengatakan bahwa aku dan kamu sangat dekat jadi....."
" Apa kamu memberitahu mereka tentang hubungan kita?"
" Tentu saja hehe. Aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi." Ucap Nathan.
Nathalia lalu teringat jika dirinya belum mengatakan perihal dia yang akan kerja magang di tempat perusahaan keluarga Nathan pada sang Momy.
" Jadi bagaimana respon Momy?. apa dia mengijinkan kamu untuk magang bersama ku?"
" Hehe, aku lupa memberi tahu Momy karena tadi kita asik bercerita."
" Ya sudah, kabari aku jika kamu sudah mendapatkan ijin dari momy."
" Baiklah."
" Kalau begitu selamat malam."
" Malam Nathan."
" Nathalia..."
" Ya?"
" Usahakan untuk tidak merindukan aku. Karena rindu itu berat. Aku takut kamu tidak akan kuat. Jadi biarkan aku saja yang merindukanmu."
" Kita sudah tidak lagi ada dalam novel dilan dan milea. Kita sedang ada dalam novel kita sendiri."
" Ah iya aku lupa. Kalau begitu jangan pernah bermimpi indah jika bukan mimpi tentang aku."
Natalia tersenyum dan mulai memejamkan mata ketika Nathan mulai bernyanyi...
Sudah menjadi kebiasaan dari Nathan yang akan selalu bernyanyi ketika Nathalia akan tidur pada malam hari...
Lagunya seperti ini.
Remember me...
Though I have to say goodbye...
Remember me...
Don't let it make you cry...
For even if I'm far away I hold you in my heart..
I sing a secret song to you each night we are apart...
Remember me...
Though I have to travel far...
Remember me...
Each time you hear a sad guitar....
Know that I'm with you the only way that I can be....
Until you're in my arms again...
Remember me....
🌸 Kalau mau tahu, ini adalah lagu kesukaan saya dalam serial kartun DVD yang biasa diputar anak anak kalau siang, wakaka..."
__ADS_1
Indonesia nya ini...
Ingat aku...
walau ku harus pergi...
Ingat aku
Jangan kau menangis...
Walaupun ku jauh kau selalu di hatiku
Di setiap malam kita terpisah, ku senandungkan lagu rahasia untukmu
Ingat aku
Meski aku harus pergi jauh
Ingat aku
Setiap kau mendengar denting gitar nan sedih
Ketahuilah bahwa aku harus berada di sisimu
Sampai saat kau berada di pelukanku lagi
Ingat aku....
...----------------...
Lagu itu sukses membuat Nathalia tertidur. Dan Nathan selalu tersenyum karena dia telah berhasil mengantarkan Nathalia ke dunia mimpi yang indah.
Pagi harinya, saat sarapan. Nathalia mengatakan perihal dirinya yang akan magang di perusahaan keluarga Nathan.
Awalnya Lauren ragu tapi kemudian dia menemukan cara untuk mencari informasi lebih dalam mengenai Nathan melalui Natalia.
Lauren berpikir jika Natalia bekerja di perusahaan Nathan, Nathalia bisa membantu Lauren untuk menggali informasi lebih dalam tentang siapa sebenarnya Nathan.
Sementara dirumah Nathan.
" Pah, kenapa nama orang yang saat ini dekat dengan Nathan adalah Natalia?" Tanya Imelda, istri Hektor.
" Memangnya kenapa ma jika namanya Nathalia?"
" Nama itu kan sama dengan nama.."
" Sudahlah ma, nama Natalia itu banyak dan papa yakin dia bukanlah Natalia satu-satunya yang pernah kita tahu." Ucap Hektor.
" Iya pa, Semoga saja."
" Mama tenang saja, Bukankah sekarang kita sudah hidup bahagia Kenapa kita harus kembali merenungkan masa lalu hanya karena sebuah nama."
Imelda tersenyum dan memeluk suaminya sebelum akhirnya Imelda membenarkan dasi yang dikenakan oleh suaminya.
" Sudah rapi.."
Cup.
Hektor mencium kening email udah sebelum akhirnya dia berangkat ke kantor.
Setelah mengantarkan Hektor keluar rumah dan mobilnya sudah hilang dari pandangan, Imelda masuk ke kamarnya mencari-cari sesuatu di dalam lemari pakaiannya.
Sebuah buku album iya temukan dan dia ambil dari dalam lemari pakaian itu.
Satu persatu foto Imelda buka dan tangannya berhenti pada sebuah foto sepasang bayi kembar dengan inisial N N.
...----------------...
" Kapan kamu akan mulai magang di tempat Nathan?" Tanya Lauren saat mereka tengah masak bersama.
__ADS_1
" Minggu depan mom, jadi Natalia punya waktu untuk membantu mommy di butik."
Tok
Tok
Tok
" Pergilah lihat siapa yang datang."
" Oke."
Nathalia mencuci tangan sebelum pergi ke depan dan melihat siapa yang datang.
Nathalia tersenyum saat membuka pintu karena mengira yang datang adalah Olaf, Elsa dan Bella.
" Hai kejutan...." Ucap keduanya.
"Kejutan untuk apa?" Tanya Natalia sambil mengerutkan dahinya.
" Ini adalah ulang tahun mu sayang." Ucap Lauren sambil membawa sebuah kue ulang tahun.
Rupanya semalam Lauren sengaja meminta teman temannya datang dan memberi kejutan kepada Natalia.
Belum sempat Natalia meniup lilin, sebuah mobil berhenti di depan rumah Natalia.
Semuanya bertanya-tanya siapa yang datang dengan menggunakan mobil berwarna putih itu.
Sebuah boneka beruang besar turun dari mobil itu, Natalia tersenyum saat melihat siapa yang dibalik boneka beruang itu.
" Selamat ulang tahun prinsess.." Ucap Nathan sambil memberikan sebuah boneka beruang ukuran jumbo.
" Kalian.." Nathalia terharu, dia hampir saja memeluk Nathan jika Bella tidak mengkode jika ada Momy Lauren di sampingnya.
" Terima kasih karena selalu mengingat hari ulang tahun ku." Ucap Nathalia.
" Dan tahun ini ada yang spesial karena kita akan merayakan ulang tahun dua orang." Ucap Olaf..
" Siapa?" Tanya Nathalia.
" Kamu ini bagaimana sih. kamu sudah bersama dengan Nathan cukup lama tapi tidak tahu bahwa tanggal lahirnya sama dengan mu." Ucap Olaf yang membuat Lauren terkejut.
Bagaimana Lauren bisa melewatkan hal itu. Tiba tiba kecemasan kembali menghampiri hati Lauren begitu mengetahui bahwa tanggal lahir Nathan sama dengan tanggal lahir Natalia.
Semoga itu hanya sebuah kebetulan. Bagaimana pun juga Natalia lahir saat hari ibu. Pasti banyak juga orang ataupun anak di dunia ini yang lahir pada hari Ibu dan mungkin saja Nathan lahir di tahun yang berbeda namun sama bulan dengan Natalia.
Karena tidak ingin membuat yang lainnya bertanya-tanya tentang sikap Lauren yang tiba-tiba terdiam, Lauren segera mengajak mereka untuk masuk.
Momen saat Nathan dan Natalia meniup lilin bersama diabadikan oleh semua orang termasuk Lauren.
" Mereka benar-benar seperti saudara kembar yang sedang merayakan ulang tahun yaa.." Pekik Olaf.
" Benar, wajah mereka juga sama persis kan. Jika Nathan dan Natalia sama-sama memakai topi tentu tidak akan ada yang bisa membedakan bahwa salah satu dari mereka adalah perempuan." kekeh Bella.
Deg!!!
Anak kembar...
Wajah sama....
Tidak tidak ini pasti hanya sebuah kebetulan.
Semoga saja sebuah kebetulan.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...