Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia

Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia
Bab 55


__ADS_3

Begitu sampai di Inggris, Olaf segera meluncur ke rumah Natalia namun dia terkejut karena rumah itu sekarang sudah rata dengan tanah.


Rupanya setelah rumah itu berhasil terjual rumah itu akan dibangun sebuah pabrik.


Olaf langsung meluncur ke rumah Fikri dan ketika ada di sana Olaf lagi-lagi harus kecewa karena ternyata Natalia tidak ada di sana.


" Sial..." Pekik Olaf.


Tak ingin menyia-nyiakan waktu karena sudah terlambat menyadari, Olaf segera memerintahkan orang-orangnya untuk melacak keberadaan Nathalia.


Olaf segera meluncur ke alamat yang dikirimkan orang-orangnya setelah mereka berhasil menemukan tempat tinggal Natalia yang baru.


Dan di sinilah Olaf sekarang sedang berdiri di sebelah rumah berlantai 3 bernuansa modern.


Olaf melangkahkan kakinya dan menekan ragu-ragu.


Ada rasa bahagia dan juga rasa sakit karena dia akan kembali dipertemukan dengan Natalia wanita yang begitu dia cintai. Namun juga ada rasa sakit karena Olaf datang saat semuanya sudah terlambat.


Setelah menekan tombol bell 3 kali seorang satpam datang dan mempersilahkan Olaf masuk setelah satpam itu menelpon Fikri dan mengatakan bahwa ada seorang pria yang bernama Olaf datang untuk berkunjung.


" Olaf Setelah lama menghilang akhirnya kamu muncul juga. Apa yang membuatmu tiba-tiba kembali ke permukaan apa kamu sudah bosan bermain salju?"


" Paman Fikri Ayolah, itu bukan kata-kata yang ingin aku dengar darimu."


" Baiklah baik, aku tahu apa yang ingin kamu dengar. Tapi sebaiknya kita duduk dulu agar aku bisa memberimu sedikit gambaran tentang apa yang terjadi sekarang."


Olaf bakalan nafas panjang kemudian mengikuti langkah kaki Fikri untuk duduk dan bersantai di depan rumah.


" Kenapa kamu menghilang Kenapa kamu tidak membiarkan Nathalia dia bisa menghubungimu?"


" Maaf, aku terlalu sibuk dengan sesuatu yang harus aku memenangkan dan sekarang sesuatu itu sudah ada di dalam tanganku karena telah ku kembali."


" Kamu yakin kembali karena sesuatu itu telah kamu dapatkan?" Tanya Fikri.


" Tidak sebenarnya aku kembali saat aku tidak sengaja bertemu dengan Jacob."


" Jacob?"


" Ya dia datang ke perusahaanku sebagai perwakilan dari perusahaan yang akan melakukan kerjasama dengan perusahaan ku, dia menceritakan apa yang sudah terjadi di antara Nathan dan Natalia sehingga aku langsung memutuskan untuk terbang ke sini."

__ADS_1


" Astaga, aku baru tahu seberapa besar cintamu kepada Natalia setelah kamu melakukan ini. Kamu jauh-jauh dari Amerika meninggalkan segalanya hanya demi kisah bertemu dengan Natalia."


" Kamu tahu aku ada di Amerika?"


" Olaf seberapa pun kamu berusaha untuk menyembunyikan diri dari teman-temanmu kamu tidak akan bisa bersembunyi dari aku karena walaupun kamu bersembunyi di balik lubang kutu saja aku bisa menemukan keberadaanmu."


" Lalu kenapa jika kamu bisa mengetahui keberadaanku kamu tidak langsung memberitahu aku ketika Nathan dan Natalia tidak bisa menikah?"


" Untuk apa? Bukannya kamu sendiri yang memutuskan tidak ingin mereka mengetahui di mana kamu berada?. Mungkin kamu butuh waktu sendiri untuk menerima kenyataan bahwa wanita yang kamu cintai akan menikah dengan pria."


Olaf langsung menatap tajam ke arah Fikri. Dia benar-benar tidak menduga bahwa Fikri bisa membaca pikirannya.


" Apa Kamu adalah penyihir yang bisa membaca pikiran seseorang?"


" Tidak, aku hanya melihat dirimu dan aku seperti melihat diriku sendiri."


" Apa maksud mu?"


Fikri kemudian menceritakan bagaimana ketika dia sangat mencintai Lauren tapi harus merelakan Lauren menikah dengan pria yang dia cintai.


Saat itu juga Fikri melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Olaf hari itu. Pergi dan menghilang sehingga tidak ada yang tahu ke mana dia pergi. Lalu kemudian Fikri kembali karena dia tidak bisa berjauhan dengan Lauren.


Olaf menundukkan kepalanya. Dia menyesalkan kenapa dia tidak pulang begitu hari pernikahan Nathan dan Natalia di gelar. Seandainya saja dia ada di sana saat itu. Mungkin dia sudah bisa memberikan bahu nya untuk tempat bersandar Nathalia.


" Istirahatlah Aku tahu kamu lelah kamu bisa berteman dengan Natalia nanti."


" Tidak bisakah aku ketemu dengannya sekarang?"


" Kamu dan dia sama-sama merasakan lelah kamu lelah karena kamu sudah melakukan perjalanan dari Amerika ke Inggris sementara Natalia lelah karena tadi kami menghabiskan waktu berbelanja dan berbenah rumah baru ini."


" Kenapa membiarkan Natalia untuk melakukan semuanya?"


" Karena Ya sudah berani memutuskan untuk membuka lembaran yang baru Jadi kami membiarkan dia melakukan apapun yang dia sukai selama itu tidak membuatnya bersedih mengingat apa yang sudah terjadi."


" Apa yang terjadi pada Nathan?"


" Nathan baru saja mendapatkan donor jantung."


" Nathan sakit apa?"

__ADS_1


Fikri kemudian ceritakan bahwa sejak lahir Nathan memiliki kelainan jantung. Dan sebenarnya Fikri juga baru mengetahui saat Felix mengatakan apa yang menjadi permintaan terakhir dari Hektor.


" Hektor?"


" Ya, Hektor yang selama ini dikenal sebagai saudara dari orang tua Nathan ternyata dia adalah ayah kandung dari Nathan dan Natalia. Hektor tidak bertahan lama karena dia menderita leukimia. Dan dia menginginkan jantungnya untuk Nathan agar Nathan bisa hidup lebih lama di masa depan."


Olaf menyandarkan tubuhnya dan mengusap wajahnya dengan kasar. Dia benar-benar telah melewatkan banyak hal. Bahkan dia tidak bisa mengetahui bahwa Nathan selama ini penderita kelainan jantung.


Tapi yang paling Olaf sesali di antara semua kejadian yang telah menimpa adalah dia terlambat untuk memberikan bahunya dan memeluk Natalia ketika Natalia bersedia.


Selama ini Olaf kalau ada untuk Natalia terutama saat Natalia merasa sedih dan kecewa dengan kehidupan.


Fikri kemudian mengajak Olaf untuk beristirahat di kamar tamu sebelum dia bertemu dengan Natalia.


" Nathalia aku sudah ada di sini dan aku berjanji akan membuat kebahagiaan kembali ke dalam hidupmu dan aku tidak akan membiarkan sedikit saja luka dan kesedihan menyentuhmu lagi." Pekik Olaf.


Fikri kembali ke kamar dan memberitahukan kepada Lauren siapa yang datang.


Lauren sangat senang karena akhirnya Olaf datang, Lauren tahu bahwa jika ada yang bisa membuat Natalia kembali tersenyum dan benar-benar melupakan luka di dalam hatinya orang itu adalah Olaf.


" Sama sepertimu yang selalu ada saat aku merasakan luka maupun duka. Olaf juga selalu ada untuk Natalia dan saat kamu mengatakan bahwa yang datang adalah Olaf sungguh aku merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa."


" Benar, aku melihat Olaf seperti aku melihat diriku sendiri yang rela mengorbankan apapun demi melihat kebahagiaan mu."


" Dan sekarang kita akan selalu berbagi kebahagiaan." Ucap Lauren sambil memeluk Fikri.


" Apa kamu tidak menyesal karena kamu tidak bisa menemani Nathan dalam proses penyembuhan?"


" Nathan. Dia sudah memiliki banyak orang yang akan mendukungnya tapi Natalia, dia tidak memiliki siapapun kecuali kita."


" Dan Olaf." Pekik Fikri.


" Ya Olaf."


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2