Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia

Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia
Bab 24


__ADS_3

Tak bisa dibayangkan bagaimana kehidupan tanpa adanya rasa cinta dan kasih sayang. Sejak lahir, setiap orang sudah bisa merasakan cinta dan kasih sayang. Misalnya, bayi yang baru lahir mendapatkan cinta kasih dari orang tua yang merawatnya.


Bicara seorang bayi...


Ada sepasang keluarga di negara kecil bagian Indonesia yang sedang memandangi foto bayi kembar mereka.


Sang istri menangis mengingat betapa rindunya dia dengan kedua buah hatinya yang sudah beranjak dewasa mengingat ini sudah tahun ke 21.


" Semoga kalian selalu diberikan kesehatan dan umur panjang..." Ucap nya sambil meneteskan air mata.


Sang suami yang juga ikut sedih memutuskan untuk memeluk istrinya dan memberikan kekuatan akan rindu walaupun sebenarnya dirinya juga sangat rindu.


"Kekuatan keluarga tidak ditentukan oleh jumlah anggota, melainkan oleh jumlah cinta yang diberikan dan diterima. Yakinlah mereka akan hidup dalam cinta yang melimpah." Ucap sang suami.


"Tidak ada cinta yang lebih besar dari cinta yang dibagikan dalam keluarga. Semua keluarga berbeda dan unik, tetapi mereka semua memiliki satu kesamaan, yakni cinta."


" Kenapa ini terjadi padaku?. Apa karena ini adalah karma?"


" Jangan pernah menyesali apa yang sudah terjadi karena penyesalan tidak akan memperbaiki keadaan yang sudah terlanjur terjadi." Ucap sang suami.


"Tidak ada cinta yang lebih kuat dari yang dirasakan oleh orang tua terhadap anaknya. Sebuah keluarga adalah siapa yang kamu pilih untuk berada di sisimu dan mencintai tanpa syarat." Isak sang istri kembali pecah tak kala mengingat momen di masa lalu saat dia mencoba mempertahankan sesuatu yang harus dia pertahankan.


"Sebagian dari kesempurnaan kebahagiaan di dunia adalah memiliki keluarga yang bahagia. Dan aku merasa hidupku sudah jauh dari kata sempurna sejak tidak adanya si kembar." Imbuh sang istri.


"Keluarga, seperti sebuah cabang pohon, walau semua tumbuh ke arah yang berbeda, namun akar nya tetap satu. Percayalah jika Tuhan menginginkan, kita bisa bertemu dengan mereka lagi.."


"Terima kasih telah menjadi seseorang yang menanyakan apa makna tangisanku, bukannya langsung menghapusnya." Ucap Natalia saat Nathan bertanya tentang air mata yang keluar saat mereka sedang bersama dengan teman-teman dan Natalia mengatakan bahwa itu adalah air mata bahagia karena dia telah mendapatkan kembali apa yang pernah hilang dari dirinya terutama karena kembali nya Nathan.


"Seorang sahabat tidak akan membuatmu kehilangan harapan, ia akan berusaha membuatmu percaya bahwa kamu sangat berharga, Dan terkadang kamu menggenggam tangan seseorang hanya untuk membuktikan kamu masih hidup, dan orang tersebut akan menunjukkannya." Ucap Nathan


" Aku bahagia karena aku mendapatkan kembali persahabatan ku dan dirimu..."


" Dan aku akan selalu bersama mu.." Ucap Nathan.


" Nathan, aku ingin membicarakan sesuatu."


" Tentu, apa itu?"


" Maukah kamu bernyanyi untuk ku?"


Nathan tersenyum dan langsung meninggalkan Nathalia untuk mengambil gitar nya.


" Aku tahu jika kamu pasti akan meminta ku bernyanyi. Karena itu aku membawa nya bersama ku." Pekik Nathan yang sudah kembali membawa gitar.


Nathalia tersenyum dan langsung merekam momen itu.


Ya, Seperti sebelum sebelumnya. Nathalia selalu merekam momen saat mereka akan bermain dan menyanyikan lagu berdua.


Satu..

__ADS_1


Dua...


Tiga...


Senar gitar mulai dipetik dan mereka bernyanyi bersama...


Tak tahu aku gila atau bodoh..


Semalam ku bermimpi tentang mu..


Saat buka mulut keluar sebuah lagu .


Kau tahu liriknya dan nyanyian bersama.


Melodi di mainkan pada senar jiwa..


Iramanya bergetar sampai ke tulang..


Cinta kita akan hidup selamanya...


Dalam setiap detak jantung ku..


Cinta kita akan hidup selamanya...


Dalam setiap detak jantung ku..


Oh kekasihku ku..


Kau belahan jiwaku..


Nyanyi bersama biar orang tahu...


Cinta kita akan hidup selamanya..


Dalam setiap detak jantung ku..


Meninggalkan kebahagiaan yang kini telah dirasakan Nathan dan Natalia, ada seorang wanita yang sedang berteriak frustasi. Dia kemudian merasakan amarah yang meningkat. Wanita itu kembali ke butik Lauren dan menyiramkannya bensin sebelum membakarnya.


" CCTV aman nona.." Ucap seorang pengawal.


Wanita itu tersenyum...


" Sudah aku bilang, jika aku tidak bisa bahagia maka kamu juga tidak."


Api dengan cepat berkobar mengingat banyaknya bensin yang di siramkan pada butik yang sudah tutup 4 jam laku itu.


Lauren yang saat itu sedang membuat kudapan ringan untuk Nathan terkejut saat Fikri mengatakan bahwa butik miliknya terbakar.


prang !!!!

__ADS_1


Lauren menjatuhkan nampan yang sudah ada di tangannya.


Suara pecahan itu membuat Nathan dan Natalia langsung berlari menemui Lauren.


Lauren sudah bersimpuh di lantai dengan tatapan kosong.


" Mom.. ada apa?" Tanya Natalia.


Sementara Nathan langsung membersihkan pecahan kaca agar tidak terkena kaki.


" Mom..."


" Natalia, butik kita...,"


" Kenapa dengan butik?"


" Butik kita terbakar."


Deg!!!


Nathan yang saat itu juga sedang membersihkan pecahan kaca ikut terkejut mendengar apa yang Lauren katakan.


Terbakar??


Bagaimana bisa..


Mereka baru saja meninggalkan butik itu dalam waktu 4 jam dan buat kita sudah terbakar.


Tanpa pikir panjang lagi ketiganya langsung berjalan menuju lokasi untuk membenarkan informasi yang baru saja didapatkan Lauren dari Fikri.


Dan betapa terkejutnya mereka saat mereka sampai di butik dan mengetahui sudah ada tempat mobil pemadam kebakaran yang mencoba untuk memadamkan api berlantai dua itu.


Lutut Lauren langsung lemas ketika melihat pemandangan di mana api berkobar dan melahap semua isi butik.


Bagaimana tidak, usaha yang dia dirikan selama 20 tahun ini berakhir dalam hitungan jam saja.


" Fikri dengan sigap menangkap tubuh Lauren dan membawanya pergi sedikit menjauh dari sana."


Natalia berkali-kali mencoba membenarkan apa yang di lihat sebelum akhirnya dia juga menangis.


Kata sabar terkadang menjadi ungkapan yang sering terucap saat seseorang terkena cobaan hidup. Mudah memang mengatakan sabar saat mendapat musibah tapi menjalani nya adalah hal yang sangat sulit.


"Setiap musibah mengandung permata yang berharga, tapi hanya orang-orang yang bersabarlah yang berhak mendapatkannya." Pekik Fikri.


"Jadikan cobaan sebuah pelajaran, jangan pernah mengeluh karena kesusahan, karena disitu kita diajarkan untuk menjadi orang yang sabar." Imbuhnya.


" Tapi kenapa?? Kenapa harus butik?. Jika memang ada yang tidak menyukaiku atau membenci ku. Kenapa dia justru membakar butik." Pekik Lauren saat petugas pemadam kebakaran mengatakan bahwa kebakaran ini terjadi karena unsur kesengajaan karena mereka menemukan sebuah wadah bekas bensin tidak jauh dari lokasi kebakaran.


"Kesabaran bukan berarti diam tak bergerak saat mendapatkan musibah. Tapi sabar adalah tingkah laku untuk menjaga kebaikan saat musibah datang."

__ADS_1


"Musibah tercipta bersamaan dengan jalan keluar. Jangan fokus pada cobaannya tapi fokuslah pada jalan keluarnya. Aku akan membantumu mencari jalan keluarnya dan menemukan siapa yang telah melakukan ini." Pekik Fikri.


Nathalia menghampiri Lauren dan memeluknya.


__ADS_2