Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia

Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia
Bab 14


__ADS_3

Setelah mendapatkan izin dari Lauren Nathalia pergi bersama Nathan untuk memenuhi undangan makan malam dari orang tua Nathan.


Lauren sendiri memilih untuk menyelesaikan pekerjaan di butiknya dibantu dengan Fikri.


" Jadi apa sekarang kamu akan benar-benar berhenti untuk mencari informasi tentang Nathan yang saat ini sedang dekat dengan putrinya?"


" Hei Bukankah kamu sendiri yang mengatakan bahwa aku harus mencoba untuk menerima Nathan mengingat bahwa di dunia ini bukan hanya ada satu nama Nathan."


" Aku suka gayamu." Pekik Fikri.


Mereka kemudian saling bercanda tawa sambil meneruskan pekerjaan mereka.


Fikri sendiri sebenarnya mempunyai usaha otomotif. Namun dirinya lebih suka menghabiskan waktu di butik dan menemani Lauren.


Fikri dan Lauren adalah sahabat dari tempat asal mereka. Fikri pindah dan menetap di Inggris karena mengetahui bahwa Lauren akan tinggal dan menetap di Inggris juga.


Fikri selalu mengikuti kemanapun Lauren pergi. Fikri sendiri sebenarnya sudah lama menyimpan perasaan kepada Lauren tapi dia tidak pernah mengungkapkannya karena takut Lauren akan menjauhinya.


Jadi Fikri rela hanya menjadi seorang sahabat, asalkan itu akan membuat Fikri selalu dekat dengan Lauren.


Dan benar saja, mereka sudah bersama hampir 30 tahun lamanya.


Sementara itu di kediaman rumah Nathan suasana makan malam tercipta begitu hangat.


Mama sangat bahagia akhirnya dirinya bisa makan malam bersama dengan Natalia.


Papa juga demikian namun Papa merasa mereka seperti sedang makan malam bersama dengan satu keluarga yang utuh.


Setelah selesai sarapan Mama mengajak Natalia untuk berbincang-bincang setelah sebelumnya Mama mengucapkan rasa terima kasih kepada Natalia.


Mama hanya berterima kasih karena sudah mau menjadi bagian dalam diri Nathan tanpa memberitahukan alasannya


Mama takut Natalia akan mencari tahu tentang apa yang terjadi pada Nathan.


Biarlah Natalia tidak akan pernah tahu tentang Nathan, begitu yang ada di pikiran mama Nathan.


" Bagaimana dunia kerja?. apakah lebih menyukai dunia kerja atau dunia perkuliahan?" Tanya Mama.

__ADS_1


" Entahlah aku tidak tahu, terkadang aku merasa bahwa aku lebih suka hidup dalam dunia pekerjaan. Tapi terkadang aku merasa bahwa hidupku terasa tidak se aman saat aku masih kuliah."


" Terkadang, berbagai hal jahat dan baik seringkali beriringan di dalam hidup kita." Ucap Mama Nathan.


" Tak sedikit pula dari orang yang datang silih berganti membawa banyak pelajaran hidup. Meski demikian, banyak dari pelajaran hidup tersebut yang dibawa melalui perlakuan jahat ataupun buruk." Imbuhnya


Natalia kemudian teringat dengan kejadian-kejadian saat dia bersama dengan sahabatnya di mana setiap bersama dengan sahabatnya Natalia selalu mendapat kesialan.


Tapi Natalia tidak ingin mencurigai dari salah satu temannya. Seperti saat mereka bersama-sama hendak membeli makanan Nathalia seolah-olah terdorong saat lampu sedang hijau.


Dan banyak hal lainnya yang terjadi setelah Natalia memutuskan untuk membuka hati dan menjalin hubungan dengan Nathan.


" kita harus senantiasa mampu mengambil hal-hal baik dari perlakuan tersebut. Selain itu, tak ada salahnya pula untuk membaca serta membagikan kata-kata bijak tentang jahat."


" Hehe seandainya aku punya waktu untuk membaca dan merekam setiap kata-kata bijak tentang kejahatan, mungkin aku dapat memberikan pelajaran bagi pelaku maupun orang lain agar tak berlaku jahat." Ucap Nathalia yang merasa bahwa ada salah satu dari sahabatnya yang tidak menyukai dirinya bersama dengan Nathan.


Natalia sendiri tidak ingin terlalu mengambil pusing akan hal itu karena Natalia sendiri tidak tahu pasti siapa orangnya. Walaupun sebenarnya Natalia sangat penasaran tentang orang yang selalu saja membuatnya merasakan kesialan.


Nathalia tidak bisa mencari tahu karena Natalia takut hal itu bisa memicu kesalahpahaman dan merusak persahabatan yang sudah lama terjalin.


" Apa Mama tentang seseorang yang membenci kita?" Tanya Nathalia.


"Pada umumnya, alasan mengapa orang lain membencimu adalah karena mereka menganggapmu sebagai ancaman, karena mereka membenci diri mereka sendiri atau karena mereka ingin menjadi sepertimu."


Natalia memandang jauh ke depan mencoba untuk mencari tahu sesuatu yang ada pada dirinya yang mungkin dibenci oleh salah satu sahabatnya itu.


Tapi sayangnya Natalia tidak bisa menemukan apapun karena Natalia adalah orang yang sangat jauh dari kata mewah dibandingkan dengan mereka semua.


"Sebaik apapun kita, yang benci tetaplah benci. Seburuk apapun kita, yang cinta tetaplah cinta. Tak perlu menjelaskan kebaikan kita karena yang menyukai kita tidak memerlukannya. Dan yang membenci kita tak akan mempercayainya."


" Mama benar, kehidupan itu bagai kotak misteri di setiap harinya. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di hari itu sebelum kita berhasil melaluinya."


"Tersenyumlah di hadapan hinaan. Orang yang menghina orang sabar adalah orang hina yang sesungguhnya." Ucap Mama Nathan dan Nathalia dalam waktu yang bersamaan.


Nathan tersenyum melihat kedua wanita yang begitu dia cintai sedang duduk dan berbicara dengan akrab.


" Kamu sedang lihat apa?" Tanya papa Nathan.

__ADS_1


" Melihat mereka yang sudah akrab walaupun mereka hanya menghabiskan makan malam bersama." Ucap Nathan menuju ke arah Mama dan Nathalia.


" Bagaimana bisa kamu menentukan Natalia sebagai wanita yang layak untuk berada di hatimu?" Tanya Papa


" Entahlah, sejak awal aku bertemu dengan Natalia Aku merasa bahwa Natalia adalah obat dari kerinduan yang ada dalam hatiku."


" Hanya itu?"


" Aku merasa bahagia berada di dekatnya dan aku merasa sangat rindu ketika aku berada jauh darinya. Aku merasa bahwa aku sudah menjadi sangat candu akan dirinya. Karena itu aku menginginkan dia menjadi milikku selamanya."


" Papa bolehkah aku menikahinya setelah..."


" Setelah kamu setuju untuk menjalani operasi." Ucap papa yang langsung memotong pembicaraan dari Nathan.


" Papa bercanda."


" Papa serius, papa akan memberikan waktu kamu satu tahun untuk berpikir." Ucap Papa.


Nathan terdiam, operasi adalah salah satu hal yang paling membuatnya takut.


Nathan bukan takut terhadap jarum suntik ataupun dengan alat-alat medis lainnya. Tapi yang Natan takutkan adalah ketika dia berbaring di meja operasi sambil menutup mata namun ternyata dia tidak dapat lagi membuka matanya.


" Papa tahu apa yang kamu khawatirkan, karena itu Papa memberi mu waktu satu tahun untuk memutuskan. Setelah itu papa akan melamar Natalia untukmu." Ucap papa sambil menepuk-nepuk baru Nathan sebelum akhirnya meninggalkan Nathan sendirian.


Nathan terdiam dengan pemikiran sendiri terutama tentang ketakutan nya ketika dia memutuskan untuk menjalani operasi, Nathan selalu takut saat dia memejamkan mata. Takut tidak akan bisa kembali membuka mata dan melihat dunia.


Tapi sekarang, papanya memberikan hadiah yang sangat istimewa saat dirinya bersedia untuk melakukan operasi.


Apa yang akan dilakukan Nathan?


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2