
Cinta adalah anugerah berupa perasaan istimewa yang bisa dirasakan oleh siapa saja. Perasaan cinta membuat hidup seseorang jadi lebih berwarna dan berbahagia. Itulah mengapa penting untuk menyebarkan rasa cinta ke orang-orang terkasih di sekitar kita.
Cinta tidak saja membuat hidup terasa lebih indah. Cinta juga banyak mengajarkan perilaku bijak dalam menyikapi kehidupan. Lewat cinta seseorang bisa belajar indahnya mengasihi sesama dan menghindari perasaan benci.
" Bagaimana bisa kamu hidup seperti ini kamu menyukai gadis itu tapi kamu masih tetap berada di sisinya walaupun gadis itu sudah menolakmu." Tanya sepupu Olaf saat dia tahu bahwa Natalia adalah gadis yang disukai oleh Olaf dan Olaf juga sudah berulang kali menyatakan perasaannya namun Natalia menganggapnya hanya sebuah candaan.
"Dicintai secara mendalam oleh seseorang memberimu kekuatan. Mencintai seseorang secara mendalam memberimu keberanian." Lirih Olaf sambil melihat Natalia yang sedang asyik bercanda tawa bersama dengan anggota keluarga yang lain.
Ini sudah sepekan Natalia berada di Amerika dan dia sangat diterima baik oleh seluruh jajaran keluarga.
Tak sedikit yang mendoakan agar Natalia dan Olaf menjadi pasangan suami istri.
Olaf menyambut baik doa dari saudara-saudaranya dan Natalia...
Tidak ada yang tahu apa yang ada dalam pikirannya karena dia selalu saja tersenyum ketika ada yang mendoakan agar dirinya dan Olaf menjadi pasangan.
Besok mereka harus kembali ke Inggris karena Natalia akan menghadiri undangan di salah satu perusahaan terbesar yang akan segera launching produknya di mana Natalia menjadi desainer dari produk tersebut.
Karena malam ini adalah malam terakhir Natalia berada di tengah-tengah keluarga besar Olaf. Maka kakek mengajak semua keluarganya untuk bermalam di pulau pribadi mereka dan menghabiskan waktu bersama dengan menyalakan api unggun dan memasang tenda.
Natalia sangat bahagia dia benar-benar merasa disayangi dan sudah melupakan luka dan juga kesedihannya.
Olaf merasa menjadi pria yang paling beruntung karena mampu menghapuskan segala luka dan kesedihan yang ada di hati Natalia.
" Maafkan aku Nathan, aku tidak bermaksud untuk menutup segala akses dirimu untuk mencari keberadaanku dan Natalia Aku hanya ingin menjaga Natalia dan memastikan bahwa dia benar-benar siap ketika dia akan bertemu denganmu." Ucap Olaf ketika dia mendengar kabar dari orang-orangnya bahwa selama ini Nathan selalu mencoba mencari keberadaannya dan Natalia karena Nathan curiga bahwa Natalia pergi bersama dengan Olaf.
" Sebenarnya aku tidak membawa pergi Natalia. Dan sebenarnya juga Natalia tidak pernah pergi dia masih tetap berada di Inggris hanya saja di tempat yang tidak pernah kamu pikirkan." Lirih Olaf.
Ya...
Nathan memang mengira bahwa Natalia pergi keluar Inggris. Tapi yang terjadi sebenarnya Natalia justru tetap berada di Inggris hanya berada di sisi lain yang Nathan tidak menduga bahwa selama ini Natalia berada di sana.
" Apa yang sedang kamu lakukan di sini?" Tanya Olaf saat dirinya melihat Natalia tengah duduk di sebuah batang pohon yang besar dan sedang memandang ke arah bintang yang seolah-olah bintang itu menyentuh permukaan air danau di ujung sana.
__ADS_1
" Tidak ada, Aku hanya tidak menyangka bertemu denganmu membuatku merasakan bahwa ada banyak kebahagiaan yang sebenarnya berada di lingkaran hidupku."
" Aku pikir kamu akan mengatakan bahwa "Bertemu denganmu adalah takdir, menjadi temanmu adalah pilihan, tapi jatuh cinta denganmu benar-benar di luar dayaku.' " Kekeh Olaf.
" Kenapa kamu selalu menemukan kata-kata untuk membalikkan ucapanku?" Tanya Nathalia.
" Entahlah, Aku tidak pernah tahu dan tidak pernah merangkai kata-kata yang keluar begitu saja ketika aku berada di dekatmu." Pekik Olaf.
" Aku jadi teringat dengan seseorang yang pernah menjadi dosen kita selama satu hari dan mengajarkan kita tentang cinta." Ucap Nathalia.
"Sentuhlah cinta seseorang, maka ia akan menjadi puisi cinta." Ucap Olaf dan Nathalia secara bersamaan.
Mereka tertawa sebentar kemudian saling berpandangan.
"Ketika kamu telah menemukan cinta sejati, jangan berniat untuk menemukannya lagi. Peluk dan genggamlah ia selama kamu masih memilikinya. Dan Jangan lupa untuk mencari tentang identitasnya sampai ke akar-akarnya agar apa yang terjadi padaku tidak terjadi padamu."
" Apa Kamu masih menyesalkan apa yang pernah terjadi padamu?"
" Tidak, Aku mengatakan ini karena aku peduli padamu dan aku menyayangimu." Ucap Nathalia.
" Olaf Bagaimana bisa kamu mencintaiku sebesar itu sementara aku tidak pernah membalas perasaanmu?"
" Mudah. Jika kamu mencintai seseorang, bebaskanlah mereka. Jika mereka kembali maka ia milikmu. Jika tidak, tinggalkanlah. Tapi janji pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan pernah meninggalkanmu sebelum kamu menemukan orang yang bisa membuatmu bahagia."
" Nathalia, kamu adalah kekasihku, janganlah engkau menangis, berbahagialah kekasihku, jangan ada duka yang menyelimutimu. Aku berharap kau selalu dalam keadaan bahagia meski aku saja tak bisa membahagiakanmu dan membuatmu tertawa seperti tawa dan juga bahagia yang kamu inginkan." Imbuh Olaf.
" Walaupun kamu berniat untuk meninggalkan aku ketika aku telah menemukan kebahagiaan tapi Aku tidak akan pernah meninggalkanmu, karena aku adalah tulang rusuk mu dan kamu adalah hidup, dan matiku." Bisik Nathalia sambil berlari meninggalkan Olaf dan bergabung bersama dengan anggota keluarga yang lain.
Olaf tersenyum dan menjatuhkan diri di atas pasir tanpa berniat menoleh ke arah Nathalia yang sudah bergabung dengan keluarga nya.
Cinta itu hadir pada pandangan pertama, pandangan terakhir, dan semua pandangan yang pernah dialami keduanya.
Sederhana dalam mencintai, ikhlas menerima kekurangan, dan setia dalam menjalin hubungan.
__ADS_1
Mungkin ketidaksempurnaan kita yang membuat kita begitu sempurna satu sama lain.
Meninggalkan Olaf yang rasa bahagia karena baru saja wanita yang dia cintai menyatakan perasaannya secara tidak langsung, ada Nathan yang sedang duduk di taman seperti biasanya namun kali ini duduknya dia bukan lagi mengenang tentang Natalia tapi dia berharap dia bisa bertemu dengan Nayla.
Nathan tidak tahu apapun tentang Nayla jadi dia tidak bisa menemukan keberadaannya akhirnya malam itu Nathan memutuskan untuk kembali ke taman dan duduk di bangku di mana saat itu dia tengah bersedih dan tiba-tiba Nayla datang.
Nathan terus melihat jam tangannya karena ini sudah 1 jam dia duduk di sana namun belum ada tanda-tanda Nayla akan datang.
Nathan kemudian mengusap kasar wajahnya dan menutup wajah sambil sedikit membungkukkan badan.
"Seberapa pun masalah yang kamu hadapi, kamu tidak sendiri. Percayalah, hari buruk tidak akan berlangsung lama."
Nathan tersenyum dia Lalu menegakkan tubuhnya dan menoleh ke asal suara dan betapa hatinya sangat bahagia melihat Nayla berdiri di depan nya.
" Nayla..."
" Hai..." Ucap Nayla sambil duduk di samping Nathan dan memberikan sebuah bungkusan yang berisi roti serta air mineral.
" Makanlah Aku tahu kamu lapar karena kamu sudah duduk di sini selama 1 jam." Ucap Nayla saat Nathan hanya memandangi bingkisan yang dia berikan.
" Nayla Bagaimana bisa kamu menjalani hidupmu sementara sejauh penglihatanku bahwa berita yang kamu alami jauh lebih menyakitkan dan lebih sulit dari apa yang aku alami."
" Mudah. Jika pagi ini kita dapat melangkah dengan penuh keyakinan, dalam doa dan pengharapan, maka kita sudah meraih separuh kemenangan."
" Hanya itu?"
" Ya hanya itu..."
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...