CINTA TIADA AKHIR

CINTA TIADA AKHIR
sebuah kebetulan


__ADS_3

ditempat vino,vino sedang bersiap-siap,karena ia harus segera menjemput mamanya dirumah temannya.


*vino pun tak mengetahui alamat teman mamanya itu.drttttt.....ponselnya bergetar menerima sebuah pesan dari mamanya,mberi alamat keberadaan mama.


vino pun bergegas melajukan mobilnya,ia menyusuri jalanan ibu kota yang lumayan macet,ia sudah tak sabar ingin segera bertemu mamanya,karena rasa rindu yang telah lama dirasakannya,ya karena mamanya yang tinggal di negara berbeda dengan vino.untuk mengurus bisnis keluarga mereka.


vino sudah memasuki kawasan perumahan elit,ia baru sadar,lohhhh ini kan daerah rumah stefi,ucap vino.vino pun terus mencari alamat yang diberikan mamanya,betapa terkejutnya ia bahwa alamatnya sama dengan alamat rumah stefi.


vino menelfon ke mamanya untuk memastikan alamat keberadaan mama.halo ma,mama dimana aku da sampai perumahan mawar ni.apa alamat yang mama kasih bener.ucap vino untuk meyakinkan dirinya.


ia nak,mama sudah kasih alamat bener kok,perumahan mawar no 04 ya.ucap mama vino.


tak lama vino pun turun,digerbang depan vino sudah disuruh masuk oleh penjaga rumah.


tok.......tok.....tok.......vino mengetuk pintu.


sebentar ya dina,ucap mama ani.

__ADS_1


kriiiekkkkk,mama ani membuka pintu,sebelum vino mengutarakan maksud kedatangannya,mama ani langsung nyerocos,,,,ehhhh ada nak vino,silahkan masuk nak,cari stefi ya??stefi lagi gak ada dirumah,apa tadi gak telfon stefi dulu!!!!


ehhhhh anu.....tante....hmmmm....saya mau jemput...........kata-kata vino terhenti ketika melihat mamanya dibelakang mama ani.


anak mama........ucap mama dina.sambil memeluk vino.


mama ani seakan tak percaya pemandangan di depan matanya tersebut.


din ini siapa??


vino pun dengan ragu dan malu-malu menjabat tangan mama stefi.hai tante.ucap vino.


ehhhhh ini aku juga udah tahu din,dia kan juga pernah main kesini.


mama dina melongo mendengar ucapan mama ani.


yang bener kamu ni!!!!apa vino ini pacarnya stefi ya???selidik mama dina.

__ADS_1


vino dan mama ani pun tersenyum dan menggangguk bersamaan.


akhirnya mereka bertiga pun ngobrol banyak,


nak kenapa gak kamu nikahi saja si stefi itu,ucap mama dina yang membuat vino tersipu malu.


hmmmmm tapi stefi masih belum lulus kuliah ma,nanti takutnya ganggu konsentrasi belajarnya.dia kan juga semester akhir juga ma,kasihan kan.


mama dina hanya manggut-manggut,kemudian tercetus ide"ya dilamar dulu nak,nanti kalau gak segera dilamar bisa kabur tuhhhhh,ya kan ani!!!ucap mama dina sambil cengengesan.


kalau aku terserah anak-anak din!!!tergantung merekanya gimana,aku sihh setuju aja kalau punya mantu kayak vino,udah ganteng,pinter,penyanyang lagi,ucap mama ani,dan membuat vino langsung tersipu malu.


gini aja ani,kita gak usah kasih tahu stefi tentang ini,nanti kita kasih surprise dia waktu makan malam bersama.bagaimana kalau minggu depan kita makan malam bersama,sambil nunggu suami kamu pulang.ucap mama dina yang langsung diangguki oleh mama ani.


gimana pendapat kamu vino,ucap mama dina.


terserah mama aja dehhhh,baiknya gimana.aku akan nurut aja.ucap vino yang membuat mamanya tersenyum bangga karena anaknya penurut*.

__ADS_1


__ADS_2