
" Imah merasa tidak pantas bu jika harus pergi dengan Sandy. " kata Imah pada ibunya.
Imah kembali masuk ke dalam kamar dengan membawa bukunya.
Imah tahu jika ibunya berusaha agar Imah tidak menunggu Zack dan melupakan Zack dengan cara meminta Imah untuk bisa lebih dekat dengan Sandy.
Ibu tahu jika Sandy menyukai Imah dari gerak geriknya pada Imah.
Maka dari itu ibu meminta agar Imah sesekali pergi keluar agar Imah tidak selalu berada di rumah.
Maksud ibu agar Imah bersedia pergi keluar dengan Sandy agar Imah bisa lebih dekat dengan lelaki itu.
" Imah tidak bisa hanya berdiam diri dikamar dan selalu menolak ajakan Sandy. " kata ibu yang mengadukan sikap Imah pada ayah
Ibu juga menyayangkan sikap Imah yang tidak mau menuruti keinginannya.
" Tidak ada komitmen apapun diantara Imah dan Zack. Mereka bukan dijodohkan ataupun dalam keadaan bertunangan. " kata ibu pada ayah.
" Komitmen yang terjadi antara Imah dan Zack merupakan komitmen yang lahir dari hati dan pikiran mereka masing-masing. Hati mereka yang saling berjanji dan mengikat tanpa ada kata-kata yang terucap diantara keduanya. "
Kata ayah yang berucap dengan tenang tanpa ada rasa emosi ataupun nada datar dari suaranya.
Ayah merasa khawatir dengan keadaan Zack, juga menaruh simpati pada putrinya, Imah.
Ayah tidak menaruh kecurigaan apapun pada Zack seperti yang dilakukan oleh ibu.
Menurut ayah, Zack adalah seorang pria yang hebat.
" Ibu tidak yakin jika Zack bisa membuat sebuah komitmen. " kata ibu dengan cemas pada ayah.
" Ayah kira, Zack seorang laki-laki yang bertanggung jawab. Zack tidak mungkin akan membuat Imah menjadi seorang janda di usia muda. Zack sudah melakukan hal yang tepat menurut ayah."
Ayah mengatakan jika ia percaya pada Zack bahwa Zack merupakan sosok laki-laki yang bertanggung jawab.
" Ibu pikir, pria seperti Zack tidak akan pernah melakukan sebuah komitmen dengan sungguh-sungguh. " kata ibu yang tetap dengan pendiriannya.
" Tujuan hidup Zack hanya mengenai dunia penerbangan. Semua dalam kehidupan Zack akan menjadi yang nomor dua setelah dunianya itu. "
Ibu berkata bahwa dalam hidup Zack hanya ada dunia penerbangan.
" Zack tidak akan pernah memberikan apa yang Imah butuhkan.
Cinta pertama Zack berupa dunia penerbangan. " kata ibu yang merasa yakin dengan pendapatnya.
Ayah hanya bisa tersenyum mendengar penuturan ibu tentang Zack.
__ADS_1
Entah mengapa sejak awal mengenal Zack, ibu seperti tidak menyukainya.
Sudah beberapa kali juga ayah berusaha memberi pengertian pada ibu mengenai Zack dan Imah, tapi ibu tetap dengan pendiriannya yang merasa illfeel pada Zack.
Entah kesalahan apa yang Zack lakukan pada ibu sehingga ibu tidak suka pada Zack.
" Seorang penerbang tidak selalu seperti itu. Lihatlah Denis temannya Zack, Denis menikah dengan Anna dan mereka dikaruniai dua orang anak.
Dan Anna hidup bahagia bersama suaminya yang seorang penerbang sama seperti Zack juga dua anak mereka. "
Ayah mengatakan jika tidak semua penerbang lebih mencintai pekerjaan mereka.
Seperti contohnya Denis, teman Zack yang mereka kenal karena memiliki kasus dengan babysitter nya.
Denis hidup bahagia bersama istri dan anak-anaknya.
" Siapa yang tahu, apa istri Denis benar-benar bahagia hidup bersama Denis?" tanya ibu dengan nada sinis pada ayah.
Ayah hanya diam dan tidak menanggapi kata-kata ibu.
Ayah tidak mau ada perselisihan dengan ibu hanya gara-gara ibu yang tidak menyukai Zack.
Tetapi, apapun yang ada dipikiran dan perasaan kedua orang tuanya, Imah tetap melanjutkan apa yang dilakukannya.
Imah tetap tinggal di rumah selama libur puasa dan hari raya.
Setelah menyelesaikan masa liburan, Imah kembali masuk ke kampus.
Imah bertemu dengan beberapa temannya yang menikah sebelum suami mereka dikirim ke daerah konflik, ada juga yang bertunangan sebelum calon suami mereka pergi bertugas.
Imah tidak menyangka jika teman-temannya banyak yang menikah dengan para tentara yang dikirim ke daerah konflik.
Mereka bercerita bahwa mereka hanya bisa berkomunikasi lewat surat.
Itu pun memakan waktu yang lama, menunggu hingga ada yang akan ke kota dan menitipkan surat mereka untuk dikirim lewat pos.
Ada juga yang mengirimkan foto saat tengah bertugas di hutan dan di perkampungan.
Teman-teman Imah menceritakan suka duka mereka menjadi istri tentara yang ditugaskan ke daerah-daerah konflik.
Imah ingat jika ia tidak memiliki satu pun foto Zack.
Tapi Imah memiliki setumpuk surat yang sering Zack kirimkan melalui alamat kampus.
Imah sengaja tidak mengirim menggunakan alamat rumah karena takut akan dibuang atau dibakar oleh ibunya.
__ADS_1
Imah menyibukkan diri dengan belajar, dan sesekali Imah akan menemui Sandy jika ia datang berkunjung ke rumah Imah.
Imah selalu menolak jika Sandy mengajaknya berkencan.
Tapi Imah tetap mau berteman dengan Sandy.
Sandy sering mengajak Imah berjalan-jalan melewati taman kampus, lalu mereka akan ke kantin dan makan di sana.
Sandy sering menggoda Imah tentang romantisnya makan malam yang mereka lakukan berdua.
Tapi selama mereka makan berdua di kampus, Imah tidak menganggap jika itu sebuah kencan.
Dan imah tidak merasa sedang mengkhianati Zack jika ia berjalan bersama Sandy disekitar kampus.
Sandy sering membujuk Imah untuk pergi bersamanya, tapi Imah selalu menolak dengan berbagai alasan.
" Imah, mengapa kau selalu menolak jika aku mengajakmu ke suatu tempat yang indah dan romantis? "
Tanya Sandy suatu saat ketika Imah menolak ajakan Sandy untuk makan di sebuah restoran mewah.
Imah malah mengajak Sandy untuk. makan di kaki lima.
Mereka hanya makan pecel ayam dan ayam bakar.
Walaupun makanannya enak, tapi Sandy merasa itu bukan tempat yang romantis.
" Aku rasa kita tidak pantas untuk makan ditempat mewah dan romantis, bagiku ditempat seperti ini sudah cukup bagus jika kita hanya ingin sekedar makan.
Toh makanan disini juga enak. "
Jawab Imah ketika Sandy memprotes tempat mereka makan berdua karena Imah menolak diajak ke restoran mewah.
" Bagus? tempat seperti ini kamu bilang bagus? Ini hanya warung tenda biasa, Imah! "
Sandy merasa kesal ketika Imah berkata warung tenda merupakan tempat yang bagus untuk mereka makan.
Sandy menggerutu dengan keinginan Imah untuk makan di warung tenda.
Imah tidak mendengarkan gerutuan Sandy. Imah justeru ingat pada Zack, pada jatah makan yang diterima oleh Zack.
Rasanya tidak adil bagi Zack jika Imah pergi makan di restoran mewah bersama Sandy, untuk itu Imah selalu menolak ajakan Sandy.
Jika Sandy mengajak Imah makan, mereka cukup makan di kantin kampus atau makan di warung tenda.
Jika Sandy tidak menyukai hal itu, maka dengan senang hati Imah akan menolak ajakan Sandy.
__ADS_1
Imah tidak perduli jika Sandy marah padanya karena selalu menolak ajakan Sandy.
Imah hanya ingin berusaha belajar untuk setia pada Zack karena Imah mencintai Zack.