CINTA TIADA AKHIR

CINTA TIADA AKHIR
persiapan vino


__ADS_3

sayang,aku antar pulang ya,ucap vino sambil menggenggam erat tangan stefi.


*stefi pun menggangguk pelan.mereka berdua berjalan ke arah mobil vino yang terparkir diujung jalan,sambil vino memeluk pinggang kekasihnya itu.


silahkan masuk sayangku,sambil membukakan pintu mobil untuk stefi.


di dalam mobil,vino berbicara panjang lebar pada stefi.mereka sesekali terlihat tertawa bersamaan.


sayang,ini mau langsung pulang atau makan dulu??tanya vino.


aku mau langsung pulang aja sayang.aku udah capek banget,ucap stefi seraya meraih lengan vino untuk bergelayutan disana.


oke siap sayangku.laksanakan perintah dengan segera sambil mencubit pipi stefi.


sesampainya digerbang rumah stefi,vino hendak turun untuk membukakan pintu mobil sang kekasihnya,"vino,kamu gak mau masuk dulu apa??sudah lama kan kamu nggak main kerumahku.ucap stefi sambil menarik tangan vino.


hmmmm gimana ya sayang,aku masih ada urusan dengan mama nih,kapan-kapan aja ya aku mampir kedalam.ucap vino lirih karena takut stefi akan marah lagi.

__ADS_1


kamu gak bisa ya,ya udah deh gak apa-apa.kamu hati-hati dijalan ya.ucap stefi yang terlihat sedikit kecewa disana.


vino pun langsung bergegas turun dan membuka pintu mobil untuk stefi.


sayang kamu marah ya,aku janji besok akan mampir kerumah kamu ya,sekarang ini aku sudah ada janji sama mama sayang.jangan marah ya!!!!


hemmm..........aku gak marah kok.ya udah kamu cepetan balik ya,nnti kalau udah sampai rumah kabari ya.ucap stefi seraya berjalan menuju gerbang.sontak vino meraih tangan stefi memegang bahunya lalu mengecup mesra kening stefi.


vino pun langsung melanjutkan perjalanannya menuju tempat yang akan digunakannya untuk melamar stefi kelak.disana sudah ada mamanya yang menunggu.


mama baru sampai nak,ayo cepat kesini,ini manager nya,kamu yang susun acara nya sendiri ya nak,mama kan cuma mendampingi.ucapnya sambil tersenyum.


vino pun meraih kursi kosong disebelah sang mama.perkenalkan pak nama saya vino,saya ingin konsep yang romantis pak.ucap vino tegas.


vino dan manager berbicara panjang lebar tentang konsepnya.mama yang sedari tadi duduk disamping vino hanya cengar cengir mendengarkan kemauan sang anaknya.dan akhirnya pembicaraan selesai dengan ucapan terimakasih.


ma,anterin vino ya untuk membeli cincin untuk stefi,vino kan gak tau selera perempuan kayak gimana ma,nanti takutnya salah beli.

__ADS_1


mama dina mengangguk dengan antusiasnya.


tak butuh waktu lama bagi vino dan mamanya untuk pergi ke toko perhiasan.


mereka memilih-milih perhiasan mana yang bakal cocok untuk stefi,hampir seluruh perhiasan ditunjukkan kepada vino dan dina,mereka belum menemukan yang cocok,hingga mata vino tertuju ke salah satu perhiasan bertahta berlian,cincin yang meliuk melingkar dengan berlian di tengahnya yang tidak terlalu besar dirasa cukup indah bagi vino.


ma,ini gimana??tanya vino


wow nak ini bagus sekali,ini pasti akan cocok dijari stefi.


vino pun langsung meminta pramusaji untuk membungkusnya.


nak,mama juga mau membeli satu set perhiasan untuk stefi ya,dia kan calon mantu mama.masak iya mama gak kasih apa-apa.


hmmmm baiklah ma,silahkan mama pilih ya,vino tunggu disini saja.


tak lama kemudian dina sudah menemukan satu set perhiasan yang imut dan lucu untuk calon mantunya*.

__ADS_1


__ADS_2