
Imah berjalan menuju meja telepon, diangkatnya gagang telepon yang terletak diatas meja.
☎ " Hallo, Assalamu'alaikum.. "
Sapa Imah saat gagang telepon sudah berada disamping telinganya.
☎ " Waalaikumsalam, apa kabar Imah?" tanya bang Zack yang ada di seberang telepon.
Ternyata bang Zack yang menelepon Imah siang ini.
☎. " Bang Zack? Imah kira siapa yang siang-siang begini menelepon Imah. "
kata Imah dengan nada riang.
☎ " Abang kan sudah bilang, jika hari. kamis abang akan ke Jakarta, dan akan mengabari Imah jika abang sudah sampai. " kata bang Zack yang mengingatkan jika ia pernah berkata akan ke Jakarta dan akan mengabari Imah jika sudah sampai.
☎ " Ah, iya, Imah lupa jika ini hari Kamis dan bang Zack berjanji pada Imah akan mengabari Imah jika sudah tiba di Jakarta. " kata Imah yang baru mengingat janji Zack beberapa hari yang lalu.
" Jadi sekarang abang sudah di Jakarta? Bagaimana dengan kegiatan abang? "
tanya Imah beruntun pada bang Zack.
☎ " Alhamdulillah abang sudah sampai di Jakarta pagi tadi.
Semua pekerjaan abang juga sudah selesai abang kerjakan.
Abang sengaja mengerjakan pekerjaan abang lebih cepat agar bisa menghubungi Imah. "
Bang Zack menjelaskan pada Imah jika ia sudah berada di Jakarta dan sudah menyelesaikan pekerjaannya.
☎ " Syukurlah jika pekerjaan abang bisa cepat diselesaikan. " kata Imah pada bang Zack.
Imah merasa gembira karena bang Zack. menepati janjinya untuk menghubungi Imah lagi.
☎ " Imah, malam ini ada waktu tidak? Abang mau mengajak Imah makan malam jika Imah sedang tidak sibuk. "
Bang Zack mengajak Imah untuk makan malam.
Ia ingin menghabiskan waktu berdua dengan Imah sebelum besok ia melanjutkan perjalanannya.
☎ " Benarkah bang Zack akan mengajak Imah makan malam? Bukankah bang Zack sedang sibuk saat ini? " tanya Imah yang tidak percaya jika bang Zack mengajaknya makan malam.
☎ " Iya, jika Imah tidak keberatan bang Zack ingin mengajak Imah makan malam. " jawab bang Zack yang menegaskan jika ia memang benar ingin mengajak Imah makan malam.
" Semua pekerjaan sudah abang selesaikan, jadi abang ingin menghabiskan waktu bersama Imah sebelum besok abang berangkat lagi."
Bang Zack. mengatakan jika semuanya pekerjaannya sudah selesai dan ingin menghabiskan waktu bersama Imah.
☎ " Baiklah, Imah bersedia untuk makan malam bersama bang Zack.
Jam berapa abang akan menjemput. Imah? " Imah bersedia untuk makan malam bersama bang Zack, dan menanyakan jam berapa bang Zack akan menjemputnya.
☎ " Abang akan menjemput Imah jam lima sore, apakah Imah tidak keberatan?" tanya bang Zack yang akan menjemput Imah jam lima sore.
__ADS_1
" Kita akan berkeliling kota terlebih dahulu sebelum kita makan malam. "
kata bang Zack lagi pada Imah.
☎ " Baik, bang! Imah bersedia jika kita akan berangkat jam lima sore.
Nanti Imah akan pamit sama ayah dan ibu, sekalian meminta izin jika kita akan melakukan makan malam. "
kata Imah yang menyetujui ajakan bang Zack. Bahkan Imah akan meminta izin pada ayah dan ibunya, jika ia akan pergi makan malam bersama bang Zack.
☎ " Baiklah jika begitu, nanti abang akan menjemput Imah jam lima sore.
Sekarang abang akan beristirahat sebentar, masih ada waktu dua jam sebelum abang ke rumah Imah. "
Bang Zack mengatakan jika ia akan beristirahat sebentar sebelum pergi menjemput Imah.
" Abang akhiri dulu ya? sampai bertemu nanti jam lima sore.
Assalamu'alaikum. "
Bang Zack mengakhiri sambungan teleponnya dengan Imah.
☎ " Baik, bang! Selamat beristirahat.
Waalaikumsalam. "
Kata Imah yang menjawab salam dari bang Zack.
Lalu keduanya sama-sama meletakkan gagang telepon pada tempatnya.
" Sudah jam tiga lewat lima menit, sebentar lagi jam empat dan ayah akan pulang dari kantor.
Mungkin sebentar lagi ibu dan bang Andika akan pulang.
Sebaiknya aku ke kamar dulu untuk beristirahat sambil menunggu ayah pulang.
Aku akan mengatakan pada ayah jika aku akan makan malam bersama bang Zack.
Biasanya, ayah tidak akan keberatan, tapi ibu yang rada susah memberi izin. "
Imah berbicara pada dirinya sendiri sambil menaiki tangga menunju ke kamarnya.
Diujung tangga, Imah berpapasan dengan tante Arin yang akan turun kebawah.
" Ada Imah, kok tante lihat kamu berbicara sendiri? " tanya tante Arin yang merasa heran karena melihat Imah yang berbicara sendiri.
" Ah, tidak ada apa-apa tante, Imah tidak sedang berbicara sendiri.
Tadi Imah sedang mengingat tugas kuliah untuk besok. " kata Imah pada tante Arin.
Imah mengelak ketika tante Arin mengatakan jika Imah berbicara sendiri, ia mengatakan jika sedang mengingat tugas kuliah.
" Imah mau ke kamar dulu ya tante, mau mengerjakan tugas dulu. "
__ADS_1
Imah buru-buru pamit pada tantenya untuk masuk ke kamar.
Imah takut jika tantenya banyak bertanya dan ia akan ketahuan jika sedang berbohong.
" Ya sudah kalau begitu, tante juga mau kebawah dulu, mau melihat apa yang bisa dikerjakan dibawah. "
kata tante Arin pada Imah, dan tante Arin pun melanjutkan langkahnya menuruni tangga.
Imah masuk ke kamarnya dan melihat jadwal mata kuliahnya untuk besok.
Imah ingin mempersiapkan sore ini agar besok tidak ada yang tertinggal.
Imah takut jika tidak disiapkan dari sekarang ia akan lupa karena nanti malam ia akan pergi dengan Zack dan tidak ada waktu untuk menyiapkan untuk mata kuliahnya besok.
Jam lima sore, Zack menepati kata-katanya yang akan menjemput Imah ke rumahnya.
Imah telah menunggunya diruang tamu dengan tengah duduk dengan ayahnya.
Tadi Imah telah meminta izin pada ayah dengan ibunya jika ia akan makan malam bersama bang Zack.
Awalnya ibu tidak mengizinkan, tetapi setelah dibujuk dan diberi pengertian oleh ayah, akhirnya ibu memberi izin pada Imah untuk pergi dengan Zack.
" Assalamu'alaikum. "
Zack mengucapkan salam didepan pintu rumah yang sengaja dibuka oleh Imah.
" Waalaikumsalam. "
jawab ayah dan Imah yang sedang duduk diruang tamu.
Imah berdiri dari duduknya dan menghampiri bang Zack yang masih berdiri didepan pintu.
" Silakan masuk dulu, bang Zack. " pinta Imah pada bang Zack.
Bang Zack pun mengikuti langkah Imah memasuki ruang tamu.
Ayah berdiri dari duduknya untuk menyambut kedatangan Zack.
Zack menyalami tangan ayah dan menanyakan kabarnya.
" Apa kabar, pak? " tanya bang Zack sambil bersalaman dengan ayah.
" Alhamdulillah kabar baik, Zack.
Zack sendiri apa kabar? sepertinya saat ini sedang sibuk sekali. " jawab ayah pada Zack, ayah juga menanyakan tentang kabar Zack.
" Ayo Zack, silakan duduk dulu. " kata ayah yang mempersilakan Zack untuk duduk.
Zack pun mengikuti kata ayah dengan duduk dihadapan ayah dan Imah yang duduk disamping ayah.
Ayah mengajak Zack untuk mengobrol sebentar sebelum ia dan Imah pergi menghabiskan waktu mereka.
Ayah menanyakan seputar pekerjaan dan kegiatan Zack saat ini yang dijawab oleh Zack mengenai semua kegiatan dan kesibukannya.
__ADS_1
Setelah mengobrol sebentar, ayah mengizinkan Zack untuk mengajak Imah makan malam dengan catatan tidak pulang terlalu larut karena Imah besok masih harus kuliah.