Contradictory Love

Contradictory Love
06 - Pertemuan Kembali 02


__ADS_3

Daniel benar-benar terperangah dengan sosok charming didepannya. Bukan apa-apa tapi kata-katanya itu benar-benar mengisyaratkan ketegasan yang sarat keangkuhan.


Daniel mengisyaratkan Albert untuk meninggalkan dia Dan Calista. Ruang rapat menjadi sunyi, hanya Daniel Dan Calista yang berdiri saling berhadapan.


"Ehm...aku tak menyangka kita bertemu lagi setelah peristiwa di pesawat itu." ucap Daniel setengah ragu.


Calista tak bergeming. Dia hanya memandangi kukunya yang berada didepan matanya. "Kalau anda hanya akan membahas masalah yang tidak penting itu, maaf, sebaiknya aku pergi sekarang." Calista mengambil tasnya, memandang Daniel dengan tatapan tajam. "Sampai ketemu lusa jam 10." dan dia berlalu tanpa menoleh lagi.


Daniel hanya terdiam. "Sial! sejak kapan aku kelu dihadapan seorang wanita? Dia sungguh jauh berbeda dengan waktu pertama bertemu. Kalau tidak memandangnya dari jarak dekat, aku pasti tidak mengenalinya."


Daniel meninju meja rapat. Ia belum pernah merasa diremehkan oleh seorang sebelumnya. Dan kini orang pertama yang meremehkannya adalah seorang wanita yang jauh dibawah umurnya!


"Albert benar, dia bukan wanita biasa. Terlalu bodoh jika perusahaannya menganggap seorang Calista Chiu hanyalah gadis muda kurang pengalaman. Nyatanya, beberapa manajernya sedikit banyak kewalahan menjawab pertanyaan-pertanyaan wanita itu tadi.

__ADS_1


Daniel benar-benar merasa harga dirinya sebagai seorang pimpinan ditantang dan dia tak akan pernah merelakan siapapun meruntuhkan prinsip hidup yang sudah ia bangun, yaitu tidak boleh terkalahkan dalam hal negosiasi bisnis. Baginya kemenangan adalah tujuan Dan tak seorangpun dapat merubahnya, tidak terkecuali seorang Calista Chiu!


"Albert...Albert!" teriak Daniel. Berlari kecil, Albert memasuki ruangan rapat.


"Maaf, Pak. Ada yang bisa saya bantu?"


Tanya Albert dengan nafas yang masih tersengal-sengal.


"Tolong baca informasi yang aku lihat tadi pagi tentang Nona Calista." ucap Daniel dengan nada sedikit kesal.


"Miss Calista Chiu lulusan Leiden University di Belanda jurusan International Business and Accounting. Ia mahasiswa yang lulus dengan predikat cumlaude. Ia langsung dikontrak perusahaan Sanyoin Group ketika lulus. Ia hanya menyelesaikan studi S1 nya selama dua tahun yang seharusnya 3,5 tahun karena prestasi dan kepinterannya. Ia bisa berbahasa Indonesia dengan lancar karena ibunya orang asli Indonesia. Ayahnya orang Taiwan dan sejak umur 8 tahun, ia dan saudara kembarnya mengikuti orang tua mereka untuk menetap di Taiwan sampai sekarang. Ada lagi yang ingin Bapak ketahui?" Tanya Albert mengakhiri informasinya.


"Cukup untuk sekarang. Sudah hampir jam makan siang. Tolong telpon restorant dilantai satu dan atur menu saya. Kali ini saya mau makan yang dekat-dekat saja." Perintah Daniel dan langsung direspon oleh Albert dengan menelpon restoran yang dimaksud.

__ADS_1


.


.


.


Calista menuju restoran yang berada di lantai satu. Dia ingin minum kopi saja dengan sepotong kue. Hari ini dia tidak merasa begitu lapar. Calista mengambil meja di pojok dan memesan. Dia menekan nomor di hapenya dan berbicara dalam bahasa Cina dengan orang diseberang yang ternyata adalah Boss utamanya.


"Bagaimana pertemuannya?" Tanya suara diseberang.


"Semua berjalan lancar, Pak. Saya hanya masih perlu memastikan isi perjanjian yang mereka ajukan. Saya masih harus mempelajarinya. Kayaknya saya butuh tambahan waktu lagi berada disini karena perusahaan Wikatama adalah perusahaan besar dan sangat professional. Saya harus mampu mengimbangi kekuatan mereka agar bisa sama-sama untung." jelas Calista.


"Bagus. Lakukan tugasmu dengan sebaik-baiknya. Jika berhasil dan sesuai harapan, ada kompensasi besar yang menunggumu." ucap bossnya. Calista tersenyum dan pamit.

__ADS_1


Ia tersenyum melihat pelayan membawa kopi dan sepotong kue pesanannya. Tanpa dia sadari, sepasang mata sedang memperhatikannya dari jarak empat meter. Ya, orang itu adalah Daniel yang tidak fokus lagi pada makan siangnya. Ia benar-benar penasaran, seangkuh apa makhluk itu jika berada diluar.


__ADS_2