Cool Tuan Vampire

Cool Tuan Vampire
Hilangnya Ioan/Aku minta maaf


__ADS_3

Eveline menganguk saja dan memalingkan tubuhnya lalu tidur membelakangi Vano.


"Tukang tidur!"


Vano hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah Eveline, hidupnya lebih banyak cobaan dan masalah dengan Istrinya hanya karena kehadiran Clarissa.


Tok


Tok


Tok


Vano membuka pintu kamarnya karena suara ketukan pintu, melihat siapa yang ada di balik pintu wajah Vano menjadi berapi-api.


"Ada apa, hah?! Tak cukup kau membuatku menderita?! Apa rencanamu selanjutnya, hah?"


Yaps, itu adalah Clarissa yang datang mengetuk pintu.


"Aku... aku datang kemari hanya mau meminta maaf padamu dan juga Istrimu." Clarissa memasang wajah bersalah.


"Arg! Baiklah, sekarang kau pergi dan jangan pernah kau kembali lagi!"


Clarissa mengangguk dan pergi dari Kerajaan Manhive.


Vano berjalan gusar menuju ruang kerjanya, rasanya pikirannya sangat kacau karena Clarissa. Ia juga harus memikirkan rencana apa lagi yang akan dilakukan Daniel dan juga Adiknya itu.

__ADS_1


Eveline tidak tidur dan dia mendengar semua apa yang Vano serta Clarissa katakan, dari itu Eveline sudah percaya Vano tidak berbohong padanya.


"Hm, Ioan kemana ya? Nggak biasanya dia jarang muncul." Eveline menggaruk lehernya yang tidak gatal.


Eveline kemudian menuju aula depan untuk mencari Ioan, ternyata tidak ada di sana. Eveline beberapa kali bertanya pada para Pelayan tetapi tidak satupun diantara mereka tahu dan hanya mengatakan jika Ioan tidak pulang ke Istana dari saat Eveline melindungi satu Pelayan.


"Ais, di mana kau Ioan? Ah, mungkin Julian tahu di mana Ioan berada ya?" Eveline mengelus-elus dagunya, mempertimbangkan pikirannya.


Eveline akhirnya memilih pergi menemui Julian di belakang Istana namun nyatanya Julian tidak ada di sana.


"Aish, kemana semua orang? Ioan nggak ada, Julian juga nggak ada!" Eveline kesal sendiri.


Tiba-tiba saja pendengaran Eveline mendengar suara air terjun dan auman Wolf di kejauhan. Eveline tampa pikir panjang berlari kilat mengikuti suara aie terjun, dia berharap ada Julian di sana.


Eveline berlari semakin dekat karena dia tahu postur tubuh itu milik Julian, Eveline melompat tinggi dan langsung duduk di batu besar samping lelaki itu.


"Hey, Julian jumpa lagi, he he he!" sapa Eveline sedikit tertawa kecil.


Julian sendiri sedikit terkejut melihat kehadiran Eveline yang menurutnya tiba-tiba.


"Ah, Engkau ternyata Eve, ada apa kau kemari?" tanya Julian dan tersenyum hangat.


Eveline membalas senyuman Julian, baginya Julian murah senyum dari pada Vano yang jarang tersenyum. Memang lah Julian tidak setampan Vano namun jika masalah sifat Julian yang Eveline pilih.


"Julian, kau tahu nggak Ioan kemana?"

__ADS_1


"Loh, kan waktu itu kalian habis latihan bersama ya? Aku soalnya nggak tahu Ioan ke mana." Julian tersenyum canggung


"Ke mana ya dia? Huhff, aku sangat bosan dan muak melihat keadaan di Istana tahu nggak Julian!" Eveline mengeluh sendiri.


Julian tersenyum hangat dan mengacak-ngacak rambut Eveline.


"Sudah kalau begitu, soal Clarissa nggak usah dibawa pusing nanti dia bosan sendiri."


Eveline mengangguk-anggukkan kepalanya, perkataan Julian ada benarnya juga.


"Dari pada kamu sedih, ayo ikut aku ke suatu tampat yang belum kamu lihat sebelumnya."


Julian tidak menunggu respon dari Eveline, dia langsung menarik tangan Eveline ke suatu tempat.


Eveline menatap kagum pemandangan tempat dia dibawa oleh Julian, sebuah bukit yang tak terlalu tinggi namun bisa melihat semua pemandangan hutan dari atas sana.


"Wah, bagus banget tempat ini apalagi jika malam-malam, Ah, Julian ini tempat apa memangnya?" Eveline yang berdiri di atas bukit yang sedikit tinggi menoleh kepada Julian.


"Oh, ini adalah perbatasan antara Kerajaanku dengan Kerajaan Werewolf di sini juga dekat dengan Kerajaan Vampire lain seperti Kerajaan Blacking." Jelas Julian.


Eveline mendengarnya sedikit terkejut, dia ingat peringatan atau permintaan Vano untuk dia patuhi. Tetapi mengigat kejadian Vano dan Clarissa, Eveline memilih tidak terlalu peduli dengan permintaan itu.


***Di sini, Eveline akan berjumpa salah satu Vampire penting dari Kerajaan Blacking yang membuat dirinya menjadi sangat benci dengan Vano.


Oke, Jangan lupa Vote author*** ;-)

__ADS_1


__ADS_2