Cool Tuan Vampire

Cool Tuan Vampire
Aksi Clarissa BlacKing


__ADS_3

" 'Kan penawarku adalah Istriku yang cantik ini, " ucap Vano tersenyum-senyum.


" Vano, Vano jangan mabuk dong! Ish, gimana sih? 'Kan gotongnya nanti berat, kamu kira enteng apa?!" panik Eveline, ia mengguncang-guncang tubuh Vano yang mulai meracau tak jelas.


" Nggak Sayang, aku nggak akan mabuukk.... "


Vano menarik tengkuk Eveline berniat menciumbya namun ditolak keras oleh Eveline, bukannya merasa sakit Vano malas tertawa kecil.


Vano berjalan sempoyongan menuju kursi yang sudah disediakan untuk para tamu.


Sementara Eveline ditarik oleh seseorang ke belakang Istana yang penuh dengan pekarangan bunga-bunga.


***


" Eve, kamu ngapain ada di kerumunan orang-orang gila itu? " tanya Ioan dan Evelyn hanya mengangkat bahu.


" Eh, Jack, Julian kalian kenapa nggak gabung di pesta? Itukan pesta kalian. " Sapa Eveline.


Julian juga Jack menggelengkan kepala dan memberi hormat pada Eveline.


" Mending kita di sini saja Eve, karena memang pesta itu untuk kesenangan. Ayahku memang kejam dan keterlaluan dia membuatnya jadi mabuk seperti itu! "


Eveline meraih buah apel dan memakannya.

__ADS_1


" Oh, tadi aku lihat kok banyak juga perempuan yang mabuk di dalam, " ucap Eveline santai.


Julian tersendak buah raut wajahnya berubah panik.


" Ioan! Kakakmu!! Jangan sampai dia terpengaruh oleh Clarissa, karena tadi baru saja Daniel juga Clarissa tiba di Istana. Tahu sendiri kalau Vano sudah mabuk kayak apa? Sampai nggak bisa bedakan mana Istrinya mana bukan, " ucap Julian panik.


Eveline dan Ioan langsung terbelak kaget, mereka langsung masuk kembali ke dalam mencari Vano Sang Kakak.


Di dalam ruangan dipenuhi oleh bau alkohol, mereka bertiga berpencar. Ioan mencari ke semua kamar yang disediakan untuk para tamu.


Eveline mencari Vano di sela para tamu namun tak menemukannya dan malah ia bertemu Raja BlacKing, Daniel.


" Oh, kita bertemu lagi calon Ratu Manhive ahaha! Kau ini panik pasti mencari sesuatu bukan? Apa kau mencariku? " tanya Daniel mengulurkan tangannya untuk merangkul Eveline.


" Ohh, coba lihat dirimu malam ini ehmm... begitu cantik dan menggoda, kau begitu mempesona kemari mendekat padaku, " ucap Daniel ngelantur tak jelas.


" Cih, menjijikkan sekali dia! Mabuk pun aku tak akan mau padamu! "


Eveline tak lagi menghiraukan Daniel ia langsung meleset ke arah Ioan berada.


°°°°^


Posisi Vano...

__ADS_1


Vano sedang dihasut si wanita murah Adik Daniel, siapa lagi jika bukan Clarissa BlacKing.


Clarissa yang melihat Vano sedang dalam keadaan sangat mabuk karena selalu dijajahi minuman dan makanan oleh Pelayan memanfaatkan kesempatan itu dengan baik.


Clarissa langsung membawa Vano ke kamar yang disediakan untuk para tamu, letak kamarnya paling atas agar tak ada yang tahu.


" Kau Eveline 'kan? " tanya Vano tak berdaya.


Mereka sudah tiba di kamar dan membaringkan tubuh Vano di atas kasur King Size, Clarissa memulai aksinya. Clarissa menggoda Vano dengan ala manja-manjanya.


" Aku menginginkannya Sayang. " Bisik Clarissa tepat di telinga Vano.


" Apa pun untukmu Sayang. " Vano tersenyum menggoda.


Clarissa tersenyum miring, malam ini rencananya tak boleh gagal lagi. Clarissa mulai menciumi leher juga bibit Vano, Vano menggulingkan tubuhnya menjadi menindih Clarissa.


Clarissa semakin tersenyum miring, Vano sudah masuk ke dalam perangkapnya.


" Ayo, cepatlah Sayang aku sudah tidak sabar! " bisik Clarissa dan mengalunkan tangannya di leher Vano.


BRAKKK!!!


Owh, apa yang terjadi?

__ADS_1


Like dan Like ya, Author sedih dengan like Chapter kemarin huaaa kisahnya jelek ya? Maaf deh, sebisa mungkin Author usahain biar kisahnya bagus.


__ADS_2