Cool Tuan Vampire

Cool Tuan Vampire
Tipu Daya Raja Blacking


__ADS_3

Keindanan tempat perbatasan kekuasaan itu membuat Eveline takjub apa lagi mereka datang pas malam hari.


"Suka ya?"


"Iya, Julian tempatnya sangat indah."


Julian diam-diam tersenyum kecil, di hati kecilnya dia sangat ingin memiliki Eveline namun apalah dayanya, Eveline sudah ada yang punya dan pemiliknya adalah Vano.


Dan tidak mungkin Julian bisa bersama dengan Eveline karena Eveline adalah Vampire sedang dirinya adalah Wolf, bangsa Wolf punya peraturan sendiri.


Tak terasa malam semakin menjadi larut, Eveline harus pulang sebelum matahari pagi terbit dan membakar tubuhnya.


"Ah, Julian... aku pulang dulu ya? Kita bisa berjumpa lagi esok hari." Pamit Eveline membuyarkan lamunan Julian.


"Aha, ya Eve." Julian terbata-bata, merasa malu sendiri ditangkap basah oleh Eveline yang sedang memandang dirinya.


Eveline tersenyum canggung begitu pun dengan Julian.


"Mau aku antar Eve sampai di daerah kekuasaan Kerajaan Manhive?" tawar Julian ketika Eveline hendak melompat turun dari atas bukit.

__ADS_1


Eveline berbalik menghadap Julian yang kebetulan memandang dirinya juga.


"Enggak... enggak, enggak usah Julian. Nanti malah merepotkan kamu, lagi pula aku bisa menggunakan kekuatanku untuk berlari."


"Oh, ya sudah kalau kayak begitu. Hati-hati saja Eve."


Eveline pun langsung melompat turun dari atas bukit yang sukses membuat Julian menganga tak percaya. Bukit yang mereka tempati sangat lah tinggi hingga semua kawasan kekuasaan bisa terlihat begitu pun juga dengan atas pepohonan.


"Cucu Tuan Glade memang sangat unik ya? Eveline contohnya, aku pun tidak berani jika harus melompat turun dari atas bukit setinggi ini." Julian bergidik ngeri membayangkan jika dia harus lompat seperti Eveline.


***


*Hariku berubah menjadi malam yang kelabu, aku memilih berhenti di jalan dan memilih untuk jalan biasa dari pada meleset atau dalam kata lain berlari dengan secepat kilat.


Aku memutuskan duduk sebentar di batang pohon besar yang aku tumbangkan hari lalu, duduk untuk meratapi nasib yang entah kenapa malang banget. Bintang-bintang malam ini terlihat indah dengan cahaya gemerlapnya, ah aku ingin seperti mereka.


Srekk!


Sreekkkk!!

__ADS_1


Jantungku berdegup tak menentu saat ada suara yang entah dari mana, aku tajamkan pendengaranku dan yah! Suaranya berasal dari semak-semak belukar yang ada di depanku.


Aku langsung menutup mata namun hatiku penasaran jadi aku mengintip di sela-sela jemari jariku, ku akui aku sangat takut ya, meski sekarang aku adalah Vampire tapi tetap saja aku takut dengan hantu ya aku takut dengan hantu sejak aku kecil.


Dari dalam semak-semak itu muncul seorang Laki-laki berjubah hijau dan berlari di hadapanku, ku akui dia... dia sangat tampan dari postur tubuhnya yang tinggi tegap tapi eh, masih cakepan Vano he he he tapi dia nggak kayak Monster wkwk.


Aku pun membuka mataku karena menurutku dia tidak berbaya*.


"*Siapa kau? " meski sedikit ragu aku pun bertanya padanya, hitung-hitung obat penasaran ya 'kann? He he he.


"Ooh, hey, Beby. Ah, tak disangka jodohku datang begitu cepat. Kukira aku akan bertemu dengan waktu yang sangat panjang, namun sekarang aku bertemu denganmu Beby."


Apa-apaan katanya? Beby? Cuiihh! Sungguh menjijikkan. Sepertinya aku harus mandi kembang 7 rupa. Dari lencana di jubah hijaunya, aku langsung tahu jika dia adalah anak dari Tuan Blacking, ya siapa lagi kalau bukan si Daniel Blacking.


***Oke Jangan lupa dukung Cool Tuan Vampire dengan Vote yah.


Vote bonus 3 Chapter


Tip bonus 5 Chapter

__ADS_1


Rilis langsung satu hari ya Guys, jadi Vote dan Tip biar Author bisa puasin bacanya***.


__ADS_2