Couple Soulmate

Couple Soulmate
18


__ADS_3

Hana menoleh pada temannya berharap mendapat bantuan,tapi yang ada teman temannya kecuali Lily kini tengah menikmati pertengkaran itu.Bahkan mereka menontonnya penuh minat bagai langsung di bioskop.Hana mencabik melihat para sahabatnya, dimana Mira tengah meyerup juice nya dengan pandangan pada ia dan dua kekasih yang tengah bertengkar itu,Kia yang menguyah kentang goreng,Lily yang sedikit terlihat kawatir tapi menatap penuh minat,dan yang paling mengesalkan adalah Syakila yang bersedekap dengan senyum devil nya.


Ia benar benar tidak punya harapan.


Hana kembali menatap dua insan yang beradu pandang itu,jujur dia juga sedikit penasaran.


"Justru denganmu seleraku terlalu rendahan."Bowo berkata dingin.Gadis itu mundur beberapa langkah,kaget dengan perkataan bowo.Tanpa diminta,air matanya luruh.Ia menatap kembali pada Hana ,lalu segera berlalu dari sana.


Hana menatap punggung gadis itu yang bergetar.Lalu ia menatap cowok itu kembali,ia memasang wajah tidak enak dan merasa bersalah,kali ini sangat,"Se..sekali lagi maaf.Duh..maaf yah bukan maksud buat lo dan cewek lo bertengkar,tapi bener tadi gue ngak sengaja."Hana tersenyum getir,dalan hati ia menyumpah serapai sahabatnya dan TOD yang membuat ia jadi terkena masalah.


"Tidak papa."setelah mengatakan itu,Bowo pergi meninggalkan Hana.

__ADS_1


Hana mengedip edip kan matanya,baru ia kembali ke tempat sahabatnya tadi.


"Gimana? Seru ngak?,"kia menaik turunkan alisnya membuat Hana jengkel,"seru ndas mu."ketus Hana,yang dihadiai kekehan dari para sahabatnya.siall!!


"Lanjut!"sambungnya dengan kesal.Para sahabatnya menganggukkan kepala dan mereka melanjutkan permainan mereka.


Perlahan mood Hana membaik,sekarang ia yang melihat teman temannya yang tersiksa merasakan dare musibah dari Syakila.Hampir dua jam mereka bermain,dan hampir semua sudah terkena dare bahkan ada yang sampe 4 kali seperti Hana,tapi ada juga yang tidak perna kena seperti Syakila.


Dan botol itu berhenti tepat pada.....


"Syakila." Teriak mereka senang mengabaikan tatapan aneh dari para pengunjung cafe,kecuali Syakila yang sudah menggerutu kesal.

__ADS_1


"Karna tadi dare dari lo susah susah semua ,jadi..."Hana menatap Syakila puas,"Kita semua buat dare untuk lo yang susah juga."


"Iya iya ,buruan."Syakila menatap malas pada para sahabatnya.


"Ngak sabaran amat.Oke,karna kita udah mau pulang dare dari kita cuma lo ngerangkul cowok,sementara kita pulang duluan.Dan untuk buktinya lo harus poto sama tuh cowok dengan gaya merangkul.Gak ada protes!" Kali ini Hana yang melayangkan serigai pada Syakila.Hana,Mira,Kia dan Lily menatap puas pada Syakila yang sudah memucat.


"Ngak ada yang lain ,nih! " tawar Syakila metapa para sahabatnya penuh harap.


"Ngak!, kita pulang yuk!" Mira,Kia,Lily dan Hana melangkah pergi meninggalkannya.Oh,yang benar saja Syakila harus merangkul cowok jangan lupa dengan bukti berupa poto dan sekarang dengan teganya para sahabatnya meninggalkannya.


Syakila mengusap frustasi kepalanya.Teman temannya benar benar tega padanya,padahal tadi dare dari tidak ada yang sekejam ini.Ia tadi hanya meminta mengandeng tangan cowok yang ia tidak tau akan berakhir jadi tontonan seru dimana pemeran utamanya adalah temannya sendiri Hana,untuk Mira dare darinya hanya meminum minuman orang dengan alibi cegukan,untuk Kia hanya menyuruhnya menyenggol pria yang sedang bertengkar hebat dengan kekasihnya yang membuat cowok itu terdorong dan berakhir memeluk sang cewek,itu mulia kan.Dan untuk Lily ,ia hanya menyuruh gadis itu meminjam hp seorang pria dengan alibi untuk menelpon selingkuhannya.

__ADS_1


__ADS_2