Couple Soulmate

Couple Soulmate
20.


__ADS_3

' Duh..ini manusia apa dewa sik?,tampan amat.Itu lagi matanya ya Allah ,natap gue tejam bener kaya gue maling bini nya ajah.Duh..ni bule kesasar kalik.Aiss..cara ngomongnya gimana nih.Bahasa ingris gue kan parah abis.' Syakila membatin.


"Eh iya.Yang melintirin tangan gue mana yah?,ngak mungkin kan nih bule,kenal juga enggak.'lanjutnya membatin.


Syakila celingak celinguk mencari seorang yang sudah berani memelintir tangannya.Nihil,karna jalan yang ia lewati lumayan sepi.Ia kembali menatap pria bule dihadapannya.Cuma ia dan bule itu yang ada disana,Syakila mengacukan bahunya kembali.Mungkin orang yang memelintir tangannya sudah lari karna bertemu bule gagah perkasa.Lama terdiam, Syakila memilih beranjak dari sana.


"Excuseme,Mr." Syakila sedikit membungkukkan badannya ,lalu ia beranjak pergi dari sana.Untung Syakilah masih mengingat kata lain dalam bahasa ingris  selain yes dan no,sehingga ia yah..setidaknya bisa terlihat ramah sebagai seorang berkewarganegaraan indonesia.Ia tersenyum bangga ,bangga karna bisa berinteraksi dengan bule kesasar.Walau hanya mengatakan Excuseme saja,tapi kan lumayan.


"Adu..adu aduhhh."ringis Syakila kembali kesakitan ,merasakan tangannya di plintir kembali.Dan kembali juga tubuhnya diputar secara cepat membuat Syakila merasa pening,untung ia tidak muntah.


Syakila mengeryit dahi bingung.'Lah..si Mr.bule lagi.' Dewi batinnya.


Pria itu menatap Syakila semakin tajam saja,membuat Syakila meremang dan menegug salivanya kasar.


"Jangan lari! "Syakila semakin merinding kala mendengar suara bariton pria itu.


'Dia bisa bahasa indonesia ,***.Jadi malu aku.' Syakila kembali membatin.

__ADS_1


"Tu..tuan ,sa..saya salah apa yah sampe tangan saya di pelintir."Syakila meringis,menyesal karna sudah bertanya karna pria didepannya itu terlihat sangat marah.Bahkan tangannya sudah terkepal kuat.


Pria itu memandang Syakila dengan tatapan tajam yang menusuk,"Salah apa katamu!!."geram pria itu.Lagi lagi Syakila menelan salivanya kasar. Sekarang ia berharap akan ada seseorang yang akan menyelamatkannya dari pria bule gilakk didepannya itu.


Pria itu menyeringai,seram."Tidak akan ada yang bisa menyelamatkanmu dariku,sayang."


Syakila melotot,pria itu berkata seakan akan bisa membaca pikirannya saja.Dan apa tadi,pria itu memanggilnya sayang? Yang benar sajah.Kenal juga enggak.


"Yasudah deh tuan ,saya minta maaf jika punya salah dengan anda."Syakila memasanga raut wajah sok merasa bersalah.


Dan berhasil,karna tatapan pria itu sedikit melunak,"Saya tidak suka kamu dekat dekat dengan pria lain.Apalagi sampai merangkulnya."


Syakila benar benar sangat terkejut.Apa yang dikatakan pria tadi merupakan kesalahannya? Woi..yang benar saja .Pria itu marah marah sampe memelintir tangannya yang sekarang tangan Syakila masih sakit hanya karna Syakila dekat dan merangkul teman adiknya tadi?


Syakila menggeleng gelengkan kepalanya frustasi.Haruskah Syakila meneriaki pria itu sudah gilak? Wajar bila pria itu marah marah seperti tadi pada istrinya yang kepergok selingkuh. Lah ini..,emang Syakila siapanya? Bukan siapa siapa kan.


"Kau milik ku,Syakila Pasya Ahmad."Syakila kembali terkejut.Pria itu tau namanya bahkan nama lengkapnya.

__ADS_1


Belum sampai disitu ,pria itu kembali mengejutkannya,"Jika kau sampai melakukan hal seperti tadi,maka siap siap tidak memiliki tangan."Pria itu berucap serius dengan mengintimidasi .Syakila hanya mengagguk patuh,entah ia menyetujuinya atau refleks karna takut.


"Ingat Syakila,my queen.Kau adalah milikku dan aku tidak suka milikku dekat dengan pria lain."Pria itu terlalu mengintimidasi ,membuat Syakila hanya bisa menganggukkan kepalanya.Seluru tubuhnya bahkan sekarang terasa kaku bak patung.


"Dia psychopath gilak .Mungkin kesasar juga kalik." Batin Syakila.


Entah sejak kapan mereka berdua sama sama terdiam.Haya mata mereka yang beraduh,mengucapkan perasaan masing masing.Hingga ponsel pria itu berdering ,barulah mereka memutuskan kontak mata.


Bukan,hanya pria itu saja yang mengalihkan perhatiannya pada ponselnya,sedangkan Syakila masih menatap pria itu dengan mendongak .Karna pria itu tinggi dan Syakila hanya sampai dagu pria itu saja.


Syakila menggelengkan kepalanya,berusaha mengembalikan kesadarannya yang hampir direnggut oleh makhluk tanpam didepannya itu.Setelah kesadarannya sepenuhnya kembali,ia segera melarikan diri saat pria itu masih sibuk dengan panggilannya.


"Baiklah,ma.Aku akan segera pulang." Rafael memutuskan panggilannya sepihak.Ia mengumpat mengetahui gadisnya sudah melarikan diri,"Dham it".


Tapi tak lama ,seringai di wajahnya muncul,"Larilah sebisamu ,my queen.Tapi ingat,sejauh manapun kau berlari kau hanya berakhir pada ku."katanya entah pada siapa.


.......................$.......................

__ADS_1


     "Duh gusti....,gilak bener tuh bule,tampan tampan tapi nyeremin."Syakila bergidik ngeri membayangkan dirinya yang hampir saja menjadi sasaran psycopath kesasar.Syakila semakin mempercepat langkahnya kala ia melihat kontrakannya yang sudah dekat.Bahkan ia sampai berlari,takut pada pria yang ia klaim sebagai psychopath itu mengejarnya.


.....€¥£.....


__ADS_2