
Syakila memasuki kontrakannya dengan tergesah gesah,ia bahkan mengabaikan sahabat sahabatnya yang menatap ia dengan bingung.Tanpa mengatakan apapun,Syakila memasuki kamarnya yang memang dari awal ia tidur sendiri disana.
"Tuh bocah kenapa,yah..?"Mira menatap pintu kamar Syakila yang sudah tertutup.Hana hanya mengacukan bahunya,ia juga tidak tahu kenapa Syakila si queen tidur itu berlagak aneh.
"Syaki terlihat ketakutan yah."Lily ingat betul ekspresi Syakila saat memasuki kontrakan.Gadis bersurai hitam mengkilat itu masuk dengan tergesah gesah serta menutup pintu dengan terburu buru dan kuat.Seakan akan gadis manis itu tengah diikuti seseorang.
"Ha ah.Tapi,jarang jarang loh Syaki kayak tadi,ketakutan dan panikan gituh."Hana mengangguk menyetujui ucapan Kiandra.
Lily beepikir sejenak,"apa tadi Syakila digangguin preman?.Kan ini udah larut,"kiandra mengangguk,mungkin bisa jadi Syakila diganggu trus dia lari ketakutan.
__ADS_1
Hana mendengus,"mana ada sejarah nya si Syaki takut diganggu preman.Yang ada nih,dia yang nyari tuh markas preman buat di gangguin."
Mira membenari perkataan dari Hana.Dulu pas mereka masih SMA,Syakila memang suka berurusan dengan preman jalanan serta anak geng sekolahan.Dan dari situ juga Syakila dulu bertemu dengan Nathan sang ketua geng motor dari sekolah lain.Gadis yang memiliki tingkat penasaran yang tinggi serta kesukaan ekstrim nya pada pemberontak ,demo dan perkelahian itu diam diam ikut tauran untuk pertama kalinya dan yang menjadi musuh dari sekolah mereka waktu itu tidak lain adalah sekolah Nathan.Dengan berpakaian ala pria ,Syakila dengan mudah melakukan baku hantam dengan musuh nya hingga ia dan Nathan berhadapan.Dan singkat cerita kedok Syakila ketahuan ,saat Nathan berhasil menjatuhkannya dan tanpa sengaja melihat kuku Syakila yang di cat warna pink.Semenjak kejadian itu,entah karna apa Nathan jadi sering dekat dengan Syakila.
"Woi..Mir,sadar woi."Hana melambaikan tangannya di depan wajah Mira.
Mira tersentak kecil saat kesadaraannnya kembali,ia memukul jidatnya pelan.Tidak menyangka ia akan sempat sempatnya flace back-an tadi.
Hana memotong kalimat Mira cepat,"Minggu,kalo situ ngak lupa."
__ADS_1
"Makanya jangan potong dulu,begok.Besok kita banyak tugas kuliah."Setelah itu Mira beranjak dari sana.
Hana ,Kia dan Lily juga ikutan beranjak dari sana.Kia dan Mira masuk kekamar disebelah kiri Syakila ,Hana dan Lily masuk ke kamar disebelah kanan kamar Syakila.
...(¤®©¤)...
Minggu kali ini mungkin akan menjadi minggu yang terburuk bagi Mira dan para sahabatnya.Karna sejak tadi pagi sampai menjelang sore meraka masih disibukkan dengan tugas kuliah dari mata kuliah yang berbeda beda.Kecuali Syakila sik,sebab gadis itu sudah menyelesaikan tugasnya 3 jam yang lalu dan kini gadis itu sedang asyik mendengarkan musik sambil bermain game di hp-nya dan ditemani dengan segelas coklat hangat favoritnya.
"Sya..,bantuin napa."Bujuk Mira dengan memales yang tentunya di abaikan Syakila karna gadis itu sedang menutup telinga dengan handset serta terlalu fokus pada game nya.
__ADS_1
"Ihhh..si Syaki.Woi..Syakila." Syakila mendongak menatap Mira bertanya tanya,masa bodo Syakila melanjutkan game nya.
"Kayak ngak tau ajah tuh anak kalo udah main game sambil dengerin musik."Mira mendengus,ia menatap Hana males dan dengan setengah iklas ia kembali melanjutkan tugasnya dimana mulutnya tidak ada hentinya menyumpah serapai Syakila dan game sialannya.