Couple Soulmate

Couple Soulmate
7


__ADS_3

Judul yang sedikit ekstrim mengingat ia sekarang mahasiswi dan berada didepan sang dosen tampan dan bodohnya entah kenapa tadi ia malah mengamini judul buku itu saat dibaca oleh sang dosen dalam hati.


"Aduhh...Han,brisik banget sik."gadis yang terlelap tadi menggerutu dengan keadaan yang sudah duduk.Ia mengucek matanya menahan kantuk yang amat berat.


" Ouh..nona Kiki,anda sudah bangun?" seketika Syakila membulatkan matanya mendengar suara yang jelas ia tau itu suara sang dosen,kantuk melandanya tadi pun langsung hilang.


Gadis bersurai Hitam mengkilat itu mendongak,matanya langsung menangkap sosok dosen yang berdiri tidak jauh darinya sambil bersedekap.Spontan ia berdiri," eh pak Memar.." gadis itu tersenyum memperlihatkan gigi mungilnya.


Marcus mendengus kala mendengar namanya yang diubah seenak jidat oleh mahasiswi didepannya itu.Tapi mau bagaimana lagi,ingin protes tidak bisa karna ia juga melakukan hal yang sama,mengubah nama panggilan gadis itu menjadi Kiki sehingga teman seruangannya ikut ikutan memanggilnya Kiki,tapi tidak dengan sahabat gadis itu yang masih memanggilnya Sya.

__ADS_1


" Apa mimpimu sangat indah da-.." Syakila langsung memotong kalimat sang dosen" ya pak,sangat indahhh!!.Di mimpi saya ada banyak makanan."ucapnya riang dengan senyum lebar.Empat gadis yang berada disampingnya yang tidak lain adalah sahabatnya hanya mendengus lalu dengan bersamaan memukul kening pelan.


'Punya teman kok gini amat yahh?'


'Nih anak tak tau kondisi kah.'


'Pintar boleh tapi oon ngak deh.'


' Dasar,niat menyindir malah di anggap gurauan.' Marcus mendengus ,ia menggeleng kepala lalu menghela nafas frustasi.Menghadapi mahadiswi dengan tingkat kekonyolan dan sifat dominan kekanak kanakan sekaligus menyebalkan seperti gadis bernama Syakila didepannya itu memang harus dengan kesabaran tingkat dewa,itupun jika ada.

__ADS_1


" Loh.Bapak malah diam.Bapak ngak nanya lagi nih makanan apa ajah yang ada di mimpi indah aku itu."Marcus tidak menjawab,ia hanya menatap datar pada Syakila lalu tatapannya beralih pada Mira,Kia,Hana, Lily dan kembali pada Mira," Saya menyuruh kalian kesini buat meyalin materi pertemuan selanjutnya,bukan tidur atau membaca novel menggelikkan."tutur nya tegas.Ia segera beranjak dari sana,namun masih satu langkah Marcus kembali berbalik,"Oh iya,kuharap kalian tabah menghadapi teman seperti Kiki."setelah itu,sang dosen benar benar pergi.


"Iya pak,makasih atas pujiannya,saya emang cantik,pak .Bapak juga ganteng kok..,"ucap Syakila sedikit berteriak,tentunya membuat Marcus yang masih mendengarnya mendegus kesal.'Dasar mahasiswi gilak' batinnya.


Sedangkan Mira,Hana,Kia dan Lily serta beberapa orang yang mendengarnya hanya menatap Syakila horor.Bagaimana tidak, Marcus adalah salah satu dosen killer tapi gadis bersurai hitam itu sama sekali tidak takut,bahkan berani membuat sang dosen beraura menegangkan itu kesal.Apa gadis manis dan periang itu tidak takut nilainya atau yang lebih para mengulang di tahun depan?.


Ah,mereka hampir lupa,Syakila itu Mahasiswa kesayangan sang dosen killer yang menjadi idola kampus.Diluar memang mereka seperti musuh,lebih tepatnya seperti tom and jerry .Tapi kalau sudah dikelas,apalagi pas belajar atau materi sedang berlangsung maka mereka seperti mahasiswa aktib dan dosen jenius,dimana Syakila berubah jadi mahasiswa yang kritis dan Marcus sebagai dosen yang siap siaga menjawab pertanyaan sang mahasiswa favoritnya.


Karna itu,tidak sedikit yang iri pada Syakila yang dengan mudahnya bisa dekat dengan sang idola kampus.Bahkan Mira ,Kia ,dan Hana sebagai fans berat Marcus meneladani Syakila menjadi siswa yang aktif terutama pada jam kuliah Marcus yang tak ada efek nya sama sekali.

__ADS_1


Jelas mereka tidak akan bisa menjadi mahasiswa favorit sang dosen karna apalah arti mahasiswa yang suka bertanya hanya untuk mencari perhatian.


__ADS_2