
"Tolong..."
Halo, namaku Zerlicia Namsaka, usia 17 tahun!! Aku hidup sebatang kara...? Tidak, aku memiliki 25 adik yang mendadak menjadi keluargaku.
Yah itu... karena kota kecil kami dijarah serta digusur. Kemungkinan, banyak perempuan di kota itu yang ditangkap dan dijadikan budak, untuk laki-laki, mungkin mereka dibunuh karena melakukan perlawanan.
Semuanya hilang tak bersisa dari kota itu. Hanya tinggal aku dan adik-adikku saja yang selamat dari kejadian keji itu.
Ngomong-ngomong soal kata tolong... aku kelaparan. Sudah sehari penuh aku berjalan dari panti asuhan ke kota terdekat yang memiliki kantor guild petualang di dalamnya.
Aku tergeletak dan meminta bantuan kepada para penjaga gerbang namun mereka tidak mempedulikan ku...
Yah begitulah, misi makan gratis telah gagal. Aku kembali bangun lalu pergi memasuki kota. Awalnya mereka menolakku namun pada akhirnya, aku dipersilahkan masuk setelah memohon ke mereka.
Untuk permulaan, aku mencari penginapan sebelum pada akhirnya aku gunakan uang dari panti untuk membuat kartu petualang lalu berpetualang!
Sebagai permulaan, aku hanya diperbolehkan mengambil misi sesuai dengan peringkat(Rank) ku saja. Sedikit aku jelaskan....
Rank petualang terbagi menjadi 6 tingkatan.
*Rank S : Kelas pemburu iblis.
*Rank A : Kelas penebas Naga.
*Rank B : Kelas pemburu dungeon.
*Rank C : Kelas pemburu hewan buas.
*Rank D : Kelas penjelajah hutan.
*Rank E : Kelas pemula.
Biasanya pemula hanya diberi misi mudah seperti mengumpulkan batu sihir dari slime yang bertebaran di padang rumput... mencari aneka tanaman herbal yang ada layaknya seorang Ranking D, dan mencari slime.
Tidak ada pekerjaan lain selain berburu slime untuk petualang kelas pemula. Dan untuk naik peringkat, diperlukan kerja ekstra.
Misalnya, Rank E dapat menjadi Rank D seketika hanya dengan menemukan tanaman herbal yang populasinya kian menipis.
Lalu Rank D dapat menjadi Rank C hanya dalam waktu hitungan hari untuk memburu dan membawa pulang sekitar 20 Serigala hutan liar.
Rank C dapat menjadi Rank B hanya dengan melaporkan adanya kejanggalan tentang kondisi dunia pada saat ini. Misalnya, terjadi gempa bumi yang menyebabkan munculnya dungeon yang mana dungeon itu, di dalamnya terdapat sarang monster.
Untuk Rank B menjadi Rank A, petualang harus memberanikan diri mengikuti pemburuan naga. Biasanya peserta yang berburu naga dipenuhi oleh Rank B dan hanya sedikit Rank A. Ketika mereka berhasil mengalahkan satu naga dan membawa pulang kepalanya ke kantor guild petualang, mereka akan langsung dipromosikan menjadi Rank A.
Dan untuk Rank A menjadi Rank S... itu cukup sulit karena diharuskan membawa setidaknya 3 ekor iblis yang berhasil mereka kalahkan. Iblis jarang muncul, jadi agak sulit menempati Rank S meskipun seharusnya mudah bagi penebas Naga untuk mengalahkan tiga ekor iblis sendirian.
Dan beruntungnya, aku berhasil menemukan ketiga iblis yang tengah berkeliaran dan membunuh mereka lalu aku pun menjadi petualang dengan peringkat tertinggi tanpa aku sadari.
Yah.... maaf... sedari tadi kalian hanya membaca riwayat hidupku sebelum aku berhasil menjadi petualang dengan Ranking S.
Hahaha, aku malu mengatakan hal ini namun... aku benar-benar kecanduan berpetualang sembari mengumpulkan uang...
Sudah sekitar satu bulan dari kali pertamanya aku menginjakan kakiku di kota ini. Kini, aku benar-benar terkenal dengan sebutan, Crazy Women....
Namanya juga crazy, pasti artinya gila. Hahahaha, SIAPA YANG MEMBUAT SEBUTAN ITU UNTUK DIRIKU!!!??
Meskipun dia tidak salah, menyebutku gila itu... keterlaluan!!!!
"Eh, Zerlicia, kenapa?"
"Kenapa? Aku sedang pulang kampung...."
"Pulang kampung?"
Ibu panti merasa heran. Dia juga nampaknya khawatir karena aku kembali dengan begitu cepatnya.
"Aku membawakan uang dan makanan untuk anak-anak."
"Uang?"
Saat aku memberinya sekotak penuh koin emas, dia mendadak berkata dengan wajah serius, "Aku tidak pernah mengajarimu mencuri! Sekarang cepat kembalikan apa yang kamu curi ini!"
Ahahaha, sudah jelas dia akan beranggapan demikian. Bahkan senior ku saja membutuhkan waktu sekurang-kurangnya 3 tahun untuk menengok tempat mereka tumbuh.
Ketika aku datang dengan membawa uang sebanyak ini, pasti itulah yang akan beliau katakan.
"Ini murni kerja kerasku. Yah, aku terlalu bersemangat, hehehe...."
"Terlalu bersemangat?"
"Tentu, bahkan, tanpa sadar aku menjadi petualang dengan Ranking S sedunia."
"Rank S?! Apa kamu bercanda?!"
"Tidak jika ibu menganggap nya tidak. Selain itu, adik-adikku baik-baik saja 'kan?" Aku sedikit khawatir dengan mereka... meskipun aku telah menyerahkan mereka ke adik tertua setelah aku, aku tetap khawatir.
__ADS_1
"Ah Kakak."
"Yo, Rleas! Apa kamu sanggup menjaga adik-adik mu?" Dia anak tertua yang aku bawa. Usianya kini 15 tahun, dia bercita-cita ingin menjadi pendekar pedang. Wajar saja, dia laki-laki.
"Iya! Meskipun, mereka terus merengek karena telah lama tidak melihat dirimu."
"Yah. Aku melakukan ini juga demi kalian. Jangan nakal!" Aku menyentil kening nya.
"Aw."
"Kalau begitu, aku pamit lagi."
"Eh, cepat sekali?"
"Iya Kak, cepat sekali!?"
"Aku inginnya menginap namun, aku rasa adik-adik kita tidak akan membiarkan ku pergi. Itu akan merepotkan...."
"Kau benar. Namun...."
"Tenang saja, aku akan sering mampir dan menafkahi kalian beserta anak panti lainnya. Jangan terlalu mengkhawatirkan ku. Kamu harus menjadi Kakak pengganti selagi aku pergi. Apa kamu mengerti?"
"Iya..."
Lalu, aku pergi dari panti asuhan dengan meninggalkan sekotak sayur-sayuran serta sekotak koin emas yang akan berguna untuk mereka semua.
Kepulangan ku ke panti bukan hanya karena rindu semata saja. Aku sekalian melihat panti asuhan tempatku mendapatkan ingatan lamaku. Sekalian? Ya, aku pergi dari kota lama ku karena mereka sudah tidak memerlukan ku. Quest atau misi yang ada di sana, semuanya sudah aku kerjakan seorang diri. Oleh karena itulah aku disebut sebagai Crazy Women. Dan oleh sebab itulah, aku di-banned dari kantor guild di kota itu.
Petualang tingkat tinggi diperbolehkan mengambil misi sebanyak mungkin selama mereka mampu menyelesaikannya. Entah misi rank berapa pun, jika rank mu S, maka kamu boleh mengambil misi di bawah rank mu!
Huhu....
Satu setengah hari aku berjalan menuju ke kota berikutnya, setelah perjalanan yang cukup panjang, akhirnya aku melihat kota tersebut!
Kota yang cukup besar. Aku tidak tahu ini kota negara bagian mana namun yang jelas, aku menyukai tantangan!
"Permisi."
"Baik-baik...."
"Aku, Zerlicia Namsaka, petualang Rank S."
"Petualang wanita cantik dengan Rank S?" Malunya... dia menyebutku cantik meskipun rambutku selalu pendek seperti ini.
Rumornya sudah sampai di kota ini ya?
"Crazy Women yang gila berpetualang?"
"Ah ya, itu aku."
"Wow!!!! Sebuah keberuntungan dapat bertemu Anda di sini."
Apa memang selangka itu?
"Apa Rank S itu sangat langka?"
"Iya! Apalagi, kamu seorang perempuan!"
Hah.... aku rasa ini akan melelahkan.
"Jadi, apa perlumu, Nona petualang?"
"Panggil saja Zerlicia. Kau 'kan lebih tua dari ku."
"Ah begitu ya?"
"Ngomong-ngomong, apa kamu punya misi yang tidak dapat diselesaikan?"
"Hmm... seperti yang diharapkan dari Crazy Women," setelah ia mengatakan hal itu, kemudian dia menunduk dan mencari berkasnya. "Ada! Namun.... aku ragu Anda dapat menyelesaikan nya."
"Eh... apa itu?"
Ketika aku melihat secarik kertas yang berisikan sebuah misi Rank S, satu-satunya yang tidak dapat diselesaikan.
Misi tersebut adalah.... pemburuan bandit. Aku juga mendapat 5 kertas berisikan informasi mengenai beberapa orang bandit dengan bahaya kelas tinggi itu.
Ketika aku melihatnya, maksudku, ketika aku melihat hadiah yang mereka berikan untuk misi sesulit ini, seketika aku bersemangat.
Bagaimana tidak?! Hadiahnya 1.000 koin emas dan itu adalah permintaan langsung dari seorang bangsawan ternama.
Otomatis, dengan senang hati aku menerima misi sesulit ini dan kemudian pergi menuju ke tempat dimana mereka bersarang.
Katanya mereka sering merampok pedagang yang lewat di dalam hutan yang kini di sebut sebagai hutan terlarang.
Hutan tersebut merupakan sebuah hutan yang selalu dipergunakan untuk jalur perdagangan antar negara, oleh sebab itu, mereka meminta seseorang untuk memberantas para bandit yang ada karena itu akan mengganggu aktivitas perdagangan.
__ADS_1
Apalagi, hutan itu merupakan jalan tercepat satu-satunya yang ada untuk pergi antar negara.
Dengan demikian, aku pergi ke lokasi dengan dibantu oleh pedagang yang kebetulan ingin mengekspor barang ke negara tetangga.
"Maaf merepotkan."
"Tidak kok. Justru aku terbantu karena Nona bersedia mengambil misi sulit semacam ini."
"Yah... hadiahnya juga gak main-main sih soalnya."
"Dasar mata duitan. Apa Nona tidak takut?"
"Aku takut? Mana mungkin Crazy Women sepertiku takut. Pokoknya, aku akan bekerja sesuai jumlah uang yang dihadiahkan!"
"Wah-wah...."
Aku menaikki kereta kuda pedagang tersebut dan berbincang-bincang sampai kami berdua sampai di lokasi. Membutuhkan sekitar setengah hari untuk sampai ke lokasi. Setelah sampai, aku turun lalu meregangkan tubuhku dan kemudian mengambil peralatan ku.
"Sebuah pedang ya, Nona?"
"Iya... meskipun jarang aku gunakan sih. Bisa dibilang, hanya hiasan."
"Eh... jadi Nona ini tipe penyihir?"
"Begitulah."
"Kalau memang seperti itu, akan mudah mengalahkan mereka."
"Kau benar. Ngomong-ngomong, ini gratis 'kan?"
"Iya-iya kok, Nona. Tak perlu khawatir."
"Terimakasih."
Setelah mempersiapkan semuanya, aku naik ke kereta kuda dan mengawasi kereta kuda dari belakang gerbong.
"Yo...."
Datang ya? Aku rasa, mereka berjumlah lebih dari 5. Apa mereka salah?
"Apa kau membawa sesuatu yang bagus?"
".... Ya..."
Pedagang ini sedang dijarah? Aku harus segera keluar.....
Setelah aku keluar dan melihat, mereka.... mengerikan! Seperti yang tertulis di kertas informasi... namun....
"Gadis manis... tidak buruk, Pak tua."
"Hahaha..."
Hah?
"Hati-hati, dia petualang Rank S."
Bentar.... apa tadi mereka berbincang-bincang layaknya seorang rekan?
Apa dia sedang ketakutan..? Atau mungkin, dia menjebak diriku? Apapun itu, aku harus siap-siap. Sebelum mereka menjalankan rencana mereka, aku harus mampu mengantisipasinya.
"Nona, kenapa kamu takut seperti itu?"
Dia memulainya....
*Mereka memulai....
Mereka mendekati Zerlicia dengan menodongkan belati mereka masing-masing. Jika dilihat dari mata manusia normal, Zerlicia sekarang ini sedang terkepung dan tidak dapat kabur lagi. Meskipun begitu, Zerlicia menghunuskan pedangnya lalu memasang kuda-kuda bersiap.
"Ayolah Nona, mending ikut kami baik-baik. Asal kamu tahu saja, kami ini cukup kuat jadi, menyerahlah. Kami bahkan sering menangkap petualang Rank A. Mereka yang tertangkap, akan menjadi budak... budak ****... khusunya wanita cantik seperti dirimu ini. Kamu sangat cocok dengan kriteria yang diminta oleh pelanggan kami," oceh salah seorang bandit yang menjadi ketua di dalam kumpulan orang-orang brengsek itu.
Zerlicia semakin meningkatkan kewaspadaannya ketika dirinya mendengar pernyataan dari ketua bandit tersebut. Menurutnya, setidaknya memerlukan penyihir yang mampu menggunakan sihir pelumpuh lawan untuk dapat menangkap petualang tingkat tinggi seperti Rank A dan kadang Rank S.
Saat melihat salah seorang yang memicu pertarungan, Zerlicia sontak melompat dan berputar balik di udara kemudian dirinya berdiri membelakangi bandit yang memulai serangan. Setelah mendarat, Zerlicia kemudian mengayunkan pedangnya, tepat pada bagian punggung si bandit dan membuat luka dalam yang membuatnya harus terjatuh lalu kehilangan banyak darah.
"Oioioi, sepertinya aku terlalu meremehkan dirimu."
"...." Zerlicia tidak menanggapi ucapan ketua bandit dan tetap mewaspadai tingkah laku mereka jika ada yang menyerangnya lagi.
"Ah sudah... langsung saja..." Ketua bandit berbalik badan. Dirinya berjalan seakan mundur dari pertarungan padahal sebenarnya...
Dirinya memanggil seorang penyihir yang digunakan untuk menangkap petualang petualang dengan kelas yang tinggi.
'Bola hipnotis?!' Zerlicia bergeming ketakutan setelah melihat bola hipnotis yang mampu menghipnotis bahkan petualang Rank S seperti dirinya.
'Tidak.....' ketika menatap bola itu, Zerlicia mendadak merasa pusing... rasanya sangat mengantuk hingga membuatnya jatuh tersungkur ke tanah.....
__ADS_1