Creations Isekai

Creations Isekai
Vol. 3 Bab. 45 : Awal mula


__ADS_3

Sepuluh tahun berlalu, Kekaisaran Resfl kian membesar hingga menguasai hampir setengah benua yang ada. Karena kepemimpinan Kaisar yang ramah dan berwibawa, banyak sekali raja-raja yang merelakan wilayah mereka berada di dalam wilayah kekaisaran Resfl. Selama kepemimpinan masih berada di tangan mereka masing-masing, para raja tidak mempermasalahkan untuk menjadi bagian dari kekaisaran Resfl.


Dan saat itulah, kekaisaran Resfl mulai membuat kalender baru yang ditetapkan secara sah dengan cara perhitungan pergerakan planet.


<"Buatlah negara!"> saat Layha tengah hamil muda anak pertama mereka sejak awal mereka berhubungan, tiba-tiba saja Archela memberikan perintah yang tidak masuk diakal setelah menerima laporan bahwa Kekaisaran Resfl berkembang dengan begitu pesat.


Jika perkembangan kekaisaran tidak segera dihalau, maka, kehancuran akan terpampang jelas di depan mata. Begitulah pikir Archela dan para kawanannya.


"Kau tahu? Aku sudah keguguran sebanyak 5 kali gara-gara kamu terus memaksa diriku untuk banyak bergerak! Seharusnya ibu hamil itu diam di rumah!" ucap Layha yang mencoba menolak perintah dari Archela.


<"Ini demi anak cucumu.">


Karena perkataan Archela adalah mutlak, Layha pun mulai memutar otaknya untuk mencoba mendirikan sebuah Negara. Awalnya dirinya berkelana ke sebuah kota kecil yang berpotensi menjadi sebuah negara.


Di kota yang jauh dari wilayah kekaisaran Resfl, Layha dan Azn, singgah selama beberapa tahun hingga mereka mampu mendirikan sebuah negara.


Tentu saja, mendirikan sebuah negara itu tidak mudah untuk dilakukan. Membutuhkan banyak sekali sumber daya serta kepercayaan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin supaya dapat mendirikan negara dengan baik.


Sumber daya ada namun kepercayaan tidak ada, akan sama saja dengan kegagalan. Kunci utama dari seorang pemimpin adalah kedua hal di atas. Jika salah satu dari kedua hal di atas tidak dimiliki oleh seorang pemimpin maka, Negara tidak mungkin berdiri dengan baik.


Berjuang dengan keras selama masa hamilnya, Layha yang dibantu oleh Azn, mencoba mencari tahu tentang tempat-tempat yang sesuai untuk mendirikan sebuah negara. Pertama-tama mereka akan mencari dataran yang setidaknya kaya akan sumber daya alam berjenis tambang. Dari sanalah penghasilan negara dapat didapatkan dengan baik.


Setelah menemukan dataran yang dicari, Layha meminta Archela untuk mengirim beberapa orge untuk membangun pondasi negara. Sama seperti negara pada umumnya, sebagai permulaan, mereka membangun dinding yang mengklaim wilayah kosong menjadi milik mereka. Dinding yang cukup besar serta luas.


Di dalam dinding masih ada dinding supaya kalau terjadi penyerangan, para rakyat bisa kabur ke tembok yang lebih dalam lagi.


Bangunan yang dibangun pertama kali adalah Istana, dengan menggunakan kekuatan Orge, serta desain perancangan yang dibuat oleh Azn, mereka akhirnya berhasil menciptakan sebuah istana yang terletak di dataran yang tidak rata.


"Ini yang kau inginkan?" ucap Layha mempertanyakan keinginan Archela yang sesungguhnya.


<"Ya, sekarang, tinggal bagaimana kita mengumpulkan rakyat yang bersedia tinggal di negara kita, serta mendeklarasikan pendirian negara kita!">


"Itu sulit kamu tahu? Apalagi sekarang ini aku telah memiliki seorang anak perempuan. Aku akan kesulitan jika disuruh mengurus dua hal penting secara bersamaan," ucap Layha.


<"Untuk itulah Azn di sini, Azn akan menjadi Raja. Karena dia pahlawan, dia memiliki kemampuan keabadian yang sama seperti dirimu. Kalian berdua nantinya harus berpura-pura mati atau menghilang agar keturunan kalian berkembang dengan sendirinya.">


"Apa rencanamu sih?!"

__ADS_1


<"Kita akan membiarkan keturunan mu yang memimpin. Memang benar awalnya adalah Azn yang mendeklarasikan berdirinya kerajaan yang akan kita buat namun, setelah anakmu tumbuh dewasa, biarkan dia memimpin kerajaan. Kita hanya perlu melihat dari jauh.">


".... baiklah baiklah, toh aku tidak paham dengan maksudmu, yang terpenting, Azn, anak ingin dijadikan bahan eksperimen oleh Archela, bagaimana ini?" ucap Layha yang didampingi suaminya sedari tadi.


"Kasihan."


"Sejujurnya aku juga merasa seperti itu. Namun, berhubung aku tak tahu apa rencananya yang sebenarnya, lebih baik kita lakukan yang terbaik," ucap Layha kepada Azn yang melihat keluar istana sembari memikirkan tentang bagaimana caranya menambah populasi di negaranya.


"Layha."


"Ya?!" tiba-tiba Azn menatap Layha dengan tatapan yang serius. Layha sempat gugup dan khawatir, serta, ia takut dengan diri Azn yang mulai menatap tajam ke arahnya. Namun, semua rasa itu hilang setelah Azn melanjutkan kalimatnya.


"Aku ingin bicara dengan Archela!" begitulah ucapnya. Layha merasa lega karena Azn tidak melakukan sesuatu yang buruk kepada dirinya. Sebaliknya, Layha merasa sedikit cemburu lantaran Azn yang ingin berbicara dengan wanita selain dirinya. Meskipun, wanita itu menggunakan tubuhnya.


"Eh, jadi kamu mau menggunakan iblis untuk membuat kekacauan supaya warga sekitar sini dapat dengan mudahnya menempati kerajaan kita?", ucap Archela yang telah menggantikan kesadaran Layha.


"Jika dilihat dari secara seksama, meskipun kita hanya mengirim monster-monster lemah..."


"Hoi, kau mengejek bawahanku?"


"Bukan itu maksudku. Intinya, meskipun kita tak bisa membuat warga meninggalkan kota tempat kelahiran mereka, setidaknya kita bisa membuat mereka menjadi bagian dari negara kita."


"Tetapi, aku rasa itu perlu di coba. Namun, untukmu, Layha. Kau perlu mempelajari tentang bagaimana caranya merubah penampilan keabadianmu."


<"Huh?">


"Singkatnya, mustahil kita membiarkan dirimu memimpin negara bersama Azn dengan tanduk, ekor, gigi, serta bagian tubuh lainnya yang dimiliki oleh seorang iblis."


<"Kau benar, namun, apakah itu mungkin?"> tanya Layha mempertanyakan apakah benar dirinya bisa merubah wujud tubuhnya?


Semua itu akan diketahui oleh Layha tak lama lagi, setelah penyerangan yang dilakukan sesuai rencana.


Archela mengerahkan banyak pasukan ke berbagai tempat, adapun dia menaruh beberapa pasukan iblis untuk menghalau warga yang hendak kabur ke negara-negara lain supaya mereka tak memiliki pilihan lain selain mengadu nasib ke negara yang baru saja dibuat oleh Azn, Layha dan Archela.


Nama dari negara atau kerajaan tersebut adalah, Ralley. Begitulah awal kisah pembentukan kerajaan Ralley yang sesungguhnya.


Awalnya, para manusia masih merasa tidak percaya bahwa negara yang baru saja berdiri, dapat melindungi mereka dari berbagai serangan. Namun, setelah melihat potensi yang dikeluarkan oleh Azn dengan melawan seluruh iblis yang ada, sendirian menggunakan sebuah pedang dua tangan yang tampak tua.

__ADS_1


Hanya dalam satu tebasan, iblis yang mengejar para manusia tersebut, langsung terbelah menjadi dua bagian yang kemudian berubah menjadi debu.


"Iblis!!"


"Huh?!"


Melihat ke atas langit yang tampat cerah, bagaikan terlihat seorang gadis yang melayang dengan sayap kelelawar di atas sana, terlihat dirinya memiliki tanduk dan ekor yang menyerupai seorang iblis. Gadis tersebut, adalah Archela.


'Apa yang dia rencanakan...? Ah, apa mungkin.... Namun, apa Layha setuju dengan rencananya?' begitulah isi hati Azn setelah menyadari rencana Archela yang menginginkan pertandingan ulang dengan diri Azn.


<"Hiks...">


"Ayolah, jangan lebay. Dalam kurun waktu sekitar 100 tahun lebih, mungkin kamu bisa bertemu dengan Azn kembali."


<"Jahat....">


"Tenang saja, tidurlah, akan aku bangunkan kamu setelah kita mencapai tujuan yang telah lama kita impikan."


<"Lebih tepatnya tujuan yang kau impikan. Sialan, seharusnya aku melakukan nya lagi dengan Azn jika tahu akan begini.">


"Bodoh, kau pikir pertarungan ini tidak akan melukai tubuhmu? Janinmu bisa saja gugur karena beberapa luka tusukan."


<"Ah, kau benar-benar jahat!">


"Aku iblis sih."


*****


"Lalu, di tahun 192 tahun kekaisaran Resfl, kau dan aku ada di sini, Zerlicia."


"Tunggu, jika didengar dari ceritamu, dengan kata lain, kau sengaja membiarkan dirimu disegel oleh, leluhurku supaya aku terlahir dengan baik?"


"Yah, itulah niatku yang sebenarnya. Namun, sepertinya rencana ku sedikit melenceng dari jalan yang seharusnya. Tak aku sangka, akan ada kejadian kudeta yang membuat keluargamu diasingkan sebelum kamu lahir."


"....."


"Lalu, bagaimana dengan....?"

__ADS_1


"Entahlah, namun yang jelas, aku telah berjanji pada dirinya untuk mempertemukan dirinya kembali dengan Azn. Dan juga, aku ingin kamu bertemu dengan leluhur mu, Zerlicia."


__ADS_2