DEAR ANGKASA

DEAR ANGKASA
BAB 10:LEBIH INDAH DI BANDING EMBUN PAGI.


__ADS_3

"Risa sayang"Wira membuka pintu kamar Angkasa dan membawa kue yang ia buat dan meminta Risa untuk mencicipi nya, Mereka yang tadinya sibuk melipat-lipat baju diatas tempat tidur Angkasa tiba-tiba Wira masuk dan mengagetkan mereka yang langsung beranjak berdiri dari tempat tidur itu.


"Upss,,Maaf tadinya Tante cuman mau nyuruh Risa buat cicipi kue buatan mama, Maaf ya Angkasa mamah jadi ganggu kalian deh"Cletuk Wira tersenyum ketika melihat dua remaja yang tiba-tiba beranjak kaget ketika kedatangannya.


"Nggak kok Tante, Tadi kita nggak ngapa-ngapain kok cuma Risa bantuin Angkasa buat beres-beres kamarnya itu aja kok Tante"Sahut Risa mengelak ucapan Wira yang mengira mereka sedang berpacaran didalam kamar.


"Iya apa-apaan sih mama,Kita itu lagi beres-beres doang kok pasti mama ngiranya kita lagi aneh-aneh ya"Angkasa menimbali ucapan Risa yang terus tertunduk malu.


"Ih, Mama loh nggak mikir sampai situ Angkasa kamu ini,, Lagian bukanya kamar kamu baru diberesin mama beresin ya kok udah berantakan lagi"Tanya wira melihat sekeliling ruangan kamar.


"Ya Angkasa ngaku salah tadi angkasa yang berantakin lemari,Ya habisnya mama nyimpan kaos dalam ku dimana?"Angkasa menunjukkan kaos dalam yang tadinya ia pakai ke wira.


"Mama udah simpan ditempat biasa kok, Kamu aja yang nggak sabaran nyarinya"Tutur Wira menunjuk lemari pakaian yang ada dihadapan mereka.


"Angkasa emang nggak berubah ya Tante,Sering nggak sabaran"Risa tersenyum menatap wajah Wira yang menyodorkan sepiring kue yang ia bawa tadi.


"Ya gitulah Angkasa,Liat tuh gimana sayang nya Risa sama kamu sampai sekarang masih ingat aja kebiasaan kamu itu"Wira tersenyum setelah Risa mengacungkan dua jempolnya,Isyarat bahwa kue yang dibuat Wira sangat enak.


Ri**sa-risa sampai sekarang kamu masih ingat kalau aku ini memang orang yang nggak sabaran,Saking nggak sabarannya aku nggak bisa nunggu kamu lama-lama.


"Yaudah berhubung Risa sudah menilai kue buatan mama,angkasa kalian boleh lanjutin beres-beres nya"Wira tersenyum beranjak melangkahkan kakinya keluar dari kamar Angkasa dan meninggalkan dua cople itu yang terus berdiri saling tatap.


"Yaudah kita lanjutin yuk,Beres-beres nya"Risa mengalihkan pandangan nya dan mengajak Angkasa melanjutkan pekerjaan yang tertunda tadi.


"Iya"Angkasa menganggukkan kepalanya.


Semakin aku sering melihat mu kenapa hatiku semakin terasa sakit dan napas ku menjadi sesak ketika mengingat-ingat yang kamu lakukan pada ku angkasa.


Setelah beberapa menit usai membereskan kembali baju-baju milik angkasa yang berserakan tadi,Risa dan Angkasa kembali turun kebawah melihat Wira yang sibuk membuat kue didapur.


"Tante aku pulang ya"Risa menjulurkan tangannya pada wanita yang sibuk meletakkan kue dipiring.


"Eh, Tunggu dong masih jam berapa ini lagian kamu kan baru datang Tante masih kangen apalagi angkasa tuh pasti masih ingin kamu disini"Wira mengajak Risa duduk diruang makan dan menyuruhnya menikmati kue buatannya.


"Inikan udah sore Tante"Jawab Risa yang tersenyum ketika wanita yang akrab dengan nya menyodorkan sepotong kue kemulutnya.


"Nanti kalau kesorean kan bisa diantar sama angkasa sekalian jalan-jalan malam dikota ini sayang, Apalagi sekarang banyak cafe-cafe baru disini"Terang Wira menatap Angkasa yang berdiri tepat dibelakang Risa.

__ADS_1


Tante maafin risa,Melihat kasih sayang Tante yang begitu tulus semakin membuat Risa nggak tega buat ngomong yang sebenarnya.


Dring,, Dring


Panggilan masuk terlihat muncul dari layar hp Angkasa yang berdiri menatap pembicaraan dua wanita didepan nya, Dengan buru-buru Angkasa mengangkat panggilan masuk itu dan pergi menjawabnya ditempat yang berjauhan.


Pa**sti itu Renata kalau bukan nggak mungkin kan Angkasa menjawabnya sampai pergi ketempat yang jauh dari kami, Sebenarnya apa Tante Wira benar-benar nggak tau kalau Angkasa sudah punya pacar baru.


"Hallo sayang"Angkasa dengan antusias menjawab telepon yang ia genggam.


"Sayang kamu dari tadi ditelpon kok nggak dijawab-jawab sih"Tanya suara dari balik telfon tersebut.


"Iya maaf Renata sayang, Tadi aku istirahat jadi mungkin nggak dengar ada telfon"Ujar Angkasa mengelak.


"Kamu beneran sakit kalau begitu aku kerumah kamu ya!"Tutur Renata panik dari obrolan itu.


"Nggak usah, Nggak usah lagian aku baik-baik saja kok,cuma kecapean dan butuh istirahat nanti kalau kamu kesini malah aku nggak bisa istirahat lagi"Tutur Angkasa meyakinkan Renata yang terus ngotot ingin menjenguk nya.


"Yaudah kalau kamu baik-baik saja aku cuman mau pastiin kalau kamu beneran baik-baik saja kok, Oh iya aku lagi disuruh bantui mama kemasin barang-barang yang mau diantar besok"Lanjut Renata .


"Ok sayang daaa"Renata menutup telfonnya dan Angkasa kembali menghampiri obrolan dua wanita yang asik menikmati kue diruang makan.


"Tante udah sore nih,Risa pulang dulu ya"Risa berdiri setelah Angkasa menghampiri mereka berdua.


"Tunggu sampai om Toni pulang,papanya Angkasa kan belum ketemu sama kamu sayang"Ujar Wira meraih tangan Risa yang berdiri dari duduknya.


"Om Toni pulangnya jam berapa Tante?"Tanya Risa Kembali duduk.


"Nggak terlalu malam kok"Wira tersenyum meringis sambil mengedipkan matanya pada angkasa agar ikut membujuk Risa supaya menunda keinginannya untuk pulang.


"Iya bentar lagi juga aku pulang, Mungkin 4 jam lagi nggak lama kan"Sahut Angkasa mengambil kue yang tertata dipiring.


"Hah,Empat jam lumayan lama ya"Risa melirik arloji ditangannya yang menunjukkan pukul 3 sore.


"Nggak lama kok sayang, Nanti sekalian kamu ngobrol-ngobrol sama Tante,Iyakan Angkasa"Wira menganggukkan kepalanya menatap wajah angkasa yang berdiri dibelakang risa.


"Tapi Tante Risa masih pakai seragam sekolah,Belum ganti pakaian gimana kalau kapan-kapan Risa datang lagi"Risa menunjukkan seragam sekolah yang ia pakai.

__ADS_1


"Ya ampun kamu tenang aja Tante punya banyak kok baju desainan Tante yang nggak sempat kepakai sama model-model karena kekecilan tapi kalau sama kamu kayaknya muat deh,Sini ikut Tante"Wira mengajak Risa melihat pakaian yang ia desain sendiri untuk model-model projects iklan nya.


"Lihat ini bagus kan, Tapi sayang nggak kepakai"Keluh Wira menunjukkan koleksi baju desainannya pada risa.


"Bagus tante,Wah Tante hebat ya bisa desain baju-baju sebagus ini"Puji Risa meraih baju yang diberikan Wira padanya.


"Kamu cobain ya ini deh sayang,Ini adalah baju paling bagus yang pernah Tante desain tapi malah nggak muat"Ujar Wira menyuruh Risa mencobanya dan menunjukkan penampilan itu padanya.


Angkasa masih santai duduk diruang makan menikmati sepiring kue yang dibuat ibunya tadi.


"Ya ampun Risa kamu cantik banget pakai baju itu,Pas lagi dibadan kamu"Puji Wira setelah melihat Risa keluar dari ruang ganti dengan baju yang ingin sekali ia kenakan oleh seseorang dan ternyata kini dikenakan oleh Risa.


Baju berwarna coklat susu dengan balutan motif rajut dibagian atasannya membuat wajah cantik Risa terlihat sempurna dan dewasa.



"Muat Tante"Ujar Risa memutarkan badannya dan memperlihatkan baju yang ia pakai.


"Perfect,, Benar-benar cantik sekali"Ujar Wira meraih tangan Risa dan mengajaknya keluar dari kamar.


"Angkasa lihat deh risa, Cantik kan"Wira memanggil angkasa yang sibuk memainkan hp ditangannya.


"Apa sih mah"Angkasa menoleh kearah sumber suara yang memanggil nya tadi dan ia terkejut ketika melihat sosok Risa yang begitu cantik dengan balutan busana yang fashionable berdiri dihadapannya.


"Risa"Angkasa menatap lekat Risa.


"Gimana Risa benar-benar kaya super model kan angkasa"Puji Wira menatap wajah Angkasa yang terduduk mematung dihadapan Risa.


Kenapa dia menatapku sambil segitunya,Sampai nggak mengedipkan matanya secantik itukah aku.


"Eh, Iya cantik kok mah"Angkasa terbangun dari lamunannya dan mengalihkan pandangan dari sosok bidadari didepannya.


Akankah kejadian itu membuat Angkasa menyesalinya karena telah meninggal kan wanita secantik bidadari seperti Risa atau tetap mempertahankan hubungan nya dengan Renata.


...Kecantikan memang tidak bisa dinilai dari luar nya saja tapi juga dari hatinya tapi sepertinya Risa memiliki segalanya...


...__ Beautiful Women__...

__ADS_1


__ADS_2