DEAR ANGKASA

DEAR ANGKASA
Cinta tak bisa mengubahnya.


__ADS_3

Setelah kejadian antara Angkasa dan Risa,pada akhirnya Angkasa meminta maaf akan sikapnya tadi pada Risa pada saat Angkasa meminta maaf padamu Risa tiba-tiba Risa mengeluarkan sebuah kalung dari tasnya dan memberikan kalung tersebut pada Angkasa yang masih tertunduk diam akan kesalahannya.


"Aku mau mengembalikan ini,aku rasa kalung ini tidak bisa lagi aku simpan lebih lama"Tutur Risa menyerahkan kalung pada tangan Angkasa.


"Kalung ini kamu masih menyimpannya"Tanya Angkasa terkejut ketika kalung yang ia berikan 5 tahun lalu pada Risa kini masih terpakai dilehernya.


"Iya aku masih memakainya,aku selalu menjaganya dan berharap aku akan selalu memakai nya tapi sekarang aku rasa itu tidak lagi"Jelas Risa pergi meninggalkan angkasa yang masih terpaku dengan benda ditangannya.


"Risa tunggu,lebih baik kamu simpan saja kalung ini"Kata Angkasa menyerahkan kembali kalung tersebut pada Risa.


"Angkasa aku tidak berhak lagi atas kalung itu"Risa menolak dan kembali melanjutkan langkahnya sebelum ayahnya dan ayah Angkasa menghampiri mereka berdua.


"Loh, kalian lagi ngapain disini?"Tanya Niko melihat Risa yang berjalan meninggalkan angkasa.


"Ayo masuk,,udara diluar makin malam makin dingin"Sahut Toni mengajak Angkasa yang berdiam diri untuk segera masuk kedalam.


"Pah kita pulang sekarang ya,soalnya Risa ada tugas"Ucap Risa meraih tangan ayahnya.


"Nanti dong sayang,papa belum puas ketemu om Toni nih"Gela tawa Niko mengelus rambut putrinya itu.


"Yaudah Risa pulang naik taxi aja kalau gitu"Tutur Risa menyahut tas yang ada dimeja dekatnya.


"Yaudah nggak kalian pulang nggak papa,lain kali kan bisa ketemu lagi nik"Tutur Toni menepuk pundak Niko yang membalasnya tersenyum kecil.


"Ya sudah kita pulang dulu ya"Ucap Niko sembari memeluk Toni.


Risa kamu sengaja kan berbohong kalau kamu ada tugas, padahal jelas-jelas hari ini nggak ada tugas sama sekali, kamu sengaja pulang lebih awal karena nggak mau liat muka brengsek aku ini kan.


maaf Angkasa bukanya aku gimana-gimana tapi untuk saat ini hati aku benar-benar masih sakit nggak bisa melupakan begitu aja, mungkin dengan adanya waktu aku bisa menyembuhkan nya.

__ADS_1


angkasa yang masih berdiri didepan pintu tak lagi berkutik ketika Risa pergi meninggalkan rumah nya.


Risa bukanlah gadis lemah yang ada diluar sana tapi dia adalah gadis pemilik nyawa terbanyak, meskipun ia sering terluka tapi ia tidak pernah mati untuk bangkit kembali,hati Risa terbuat dari sutra yang halus walaupun seringnya putus tapi dia tetap berusaha menyambung nya.


"Kamu kenapa sih sayang, tiba-tiba minta pulang kamu berantem sama Angkasa"Tanya Niko yang fokus mengemudi mobil.


"Nggak pah,kan Risa udah bilang Risa ada tugas sekolah"Ucap Risa menyenderkan kepalanya pada kaca mobil dan menatap ruas jalanan yang ramai dengan lampu-lampu mobil yang melaju menghiasi kota tersebut.


Sebenarnya ada apa Antara Risa dan Angkasa seperti mereka menyembunyikan sesuatu dari kami,aku sering melihat tingkah mereka yang tak sama seperti dulu.


Di rumah Angkasa semua pekerja sibuk membereskan bekas acara pesta yang diadakan dirumahnya.


"Loh Risa mana kok nggak kelihatan?"Tanya Wira berjalan kearah angkasa dan Toni yang terduduk diruang tamu.


"Risa sama Niko sudah pulang mah"Jawab Toni melirik istrinya yang berdiri disampingnya.


"Angkasa masuk dulu ya mah,,pah"Ucap Angkasa pergi berjalan keatas menuju kamarnya.


"Angkasa tunggu,, kamu berantem yang sama Risa makanya dia pulang duluan"Teriak Wira membuat Angkasa menghentika langkahnya.


"Nggak mah Angkasa nggak berantem,Risa pulang karena besok ada tungas yang harus dikumpulkan"Ucap Angkasa tanpa menoleh sedikitpun dan langsung berlalu melangkahkan kakinya menuju kamar nya.


"heh"desah angkasa melemparkan tubuhnya diatas tempat tidur sembari meraih buku yang tergeletak di atas meja dekatnya.


"Kalung ini,,udah lama banget tapi Risa tetap menyimpan nya,segitu besar harapan mu pada ku Risa tapi aku juga tidak salah dalam keadaan ini, setelah kamu pergi dan meninggalkan ku sejak itulah aku merasa kesepian dan hancur,lalu datanglah Renata yang mengubah dunia ku lebih baik dan sekarang kamu datang begitu saja setelah sekian lama kamu meninggalkan ku,apa aku salah mencintai orang lain"Gumam Angkasa lirih menatap kalung yang ia genggam.


Sepulang dari rumah Angkasa Risa langsung pergi kekamar dan melepaskan perasaannya pada buku diary milik nya.


Dear Angkasa:

__ADS_1


Aku nggak tau sikap apa tadi,tapi kamu benar-benar keterlaluan sekarang kamu berani berteriak kejam bahkan menyakitiku.Kamu benar-benar telah berubah total Angkasa kamu bukan lagi laki-laki yang lembut seperti dulu,tadi berteriak pada ku mengenai hubungan ku dengan Nizam apa itu penting untuk mu, sehingga kamu Semarah itu apa kamu cemburu.


"Non risa"Panggil seseorang dari balik pintu.


"Iya bik,ada apa"Risa menutup bukunya dan menyimpannya kembali ke dalam laci lalu menghampiri suara yang memanggil nya.


Cklek,,Risa membuka pintu dan mendapati seseorang wanita tua didepan dengan segelas susu hangat ditangannya.


"Ini non susu nya"Ucap wanita tua itu sembari menyerahkan susu yang ia bawa.


"Makasih ya bik"Risa meraih segelas susu yang disodorkan pada nya.


"Sama-sama Nono,selamat malam non"Wanita tua itu beranjak pergi.


"Aku tidur ajalah dari pada aku terus terusan mikirin yang nggak harus dipikirin"Risa meneguk segelas susu tersebut dan melelapkan matanya diatas tempat tidur.


Tolonglah malam ini biarkan aku tertidur pulas tolong jauhkan pikiran ku dari Angkasa,aku mohon tuhan .


"Aaaa, kenapa sih aku terus mikirin Risa dan Risa"Teriak Angkasa bangkit dari tidurnya.


"Gimana aku bisa tidur dengan nyenyak kalau pikiran ku terus menerus melayang-layang "Angkasa mengusap wajah dengan kasar.


"Apa si Nizam itu suka dengan Risa,Risa adalah gadis paling cantik mungkin saja Nizam suka dengan Risa Karena selama dia datang banyak laki-laki yang mulai mendekati nya,,aaaaa!!! aku ini kenapa sih, kenapa aku nggak bisa melepaskan Risa bersama orang lain"Ucap Angkasa memukul dinding yang tak jauh dari nya.


Sekarang rasa cemburu mulai Hadir menyelimuti hati Angkasa,dia mungkin akan sering merasa tersaingi oleh Nizam dan mungkin akan berubah menjadi laki-laki kasar ketika melihat Risa bersama Nizam,mungkin dia akan menjadi seorang pisycopat yang kejam dan akan menghabisi siapa saja yang ia menghalangi jalan nya.


...Cerita cinta Angkasa dan Risa memang bisa disebut seperti cerita dongeng yang nggak ada habisnya....


...____Kau milikku___...

__ADS_1


__ADS_2