DEAR ANGKASA

DEAR ANGKASA
BAB 40: CINTA TAK SEJALAN.


__ADS_3

Penjelasan hubungan Renata dan Angkasa kini berakhir, Angkasa benar-benar menunjukkan amarahnya tidak tanggung-tanggung Angkasa juga menyuruh Renata untuk menjauhi nya bahkan Angkasa mengancam akan memenjarakan Renata jika terjadi sesuatu pada Risa.


Namun cerita itu berputar balik dan membuat Angkasa kembali lemah dihadapan semua orang yang ada di sana, Karena tiba-tiba Renata mengancam akan mengakhiri hidupnya jika Angkasa berani meninggalkan nya.


"Jika kamu berani meninggalkan aku,Maka aku akan mengakhiri hidup ku"Teriak Renata menodongkan sebuah pisau tajam pada lehernya.


"Renata letakkan, Kamu apa-apa sih"Teriak Angkasa.


"Sekarang kamu pilih, Kembali bersama ku atau kamu pilih melihat aku mati"Ancam Renata.


"Renata kamu jangan gila, Letakkan pisau itu"Ujar Nizam pelan-pelan mendekati Renata.


"Jangan mendekat atau aku akan.."


"Renata hentikan"Teriak semua orang yang ada disana.


Amel merasa geram dengan sikap Renata yang semakin menjadi-jadi, Hingga akhirnya Amel menyuruh Renata untuk membuktikan bahwa dia memang benar-benar berani mengakhiri hidupnya.


"Sekarang buktikan,Bunuh diri saja kita nggak ngelarang kok"Ucap Amel menarik senyumnya .


"Ok,Kamu mau bukti kalau aku berani melakukan nya"Kata Renata melayangkan pisau itu hingga menyayat sedikit kulit leher hingga berdarah.


"Renata"Teriak semua orang kaget, Ketika Renata benar-benar melukai tubuh nya.


Walaupun luka itu hanya kecil dan tidak akan mengancam hidupnya tapi itu seperti peringatan bagi Angkasa untuk tidak main-main dengan ancaman Renata.


Entah kenapa tiba-tiba Renata jatuh pingsan hingga membuat semua orang panik dan segera memanggil Dokter.


"Ada apa dengan Renata?"Tanya ibu Renata yang baru masuk membawa makanan ringan ditangannya.


Tidak lama kemudian Dokter berlari masuk dan memeriksa keadaan Renata, Dokter mengatakan bahwa Renata baik-baik saja hanya saat ini suasana hati nya sedang tidak baik.


"Dokter tidak akan terjadi sesuatu pada nya kan"Tanya ibu Renata menggenggam tangan Renata yang terbaring pingsan di atas tempat tidur.


Amel hanya terdiam takut saat melihat semua orang menyalakan perbuatan ceroboh nya itu.


"Angkasa jelaskan sama Tante Sebenarnya ada apa, Kenapa Renata bisa sampai seperti ini?"Tanya ibu Renata menatap Angkasa yang hanya diam membisu.


"Lebih baik kalian semua keluar dari ruangan ini,Saya nggak mau anak saya kenapa-kenapa karena kalian"Teriak Ibu Renata mengusir Angkasa dan teman-temannya.


***************

__ADS_1


Ketika berada diparkiran Mereka melihat seorang wanita yang memperlihatkan Mereka dari jauh, Wajahnya tidak terlihat karena orang itu langsung pergi ketika mereka belum sempat mengamatinya.


"Orang itu mencurigakan"Kata Nizam.


"Iya,Tapi udah keburu pergi jadi kita tidak bisa mengetahui wajah nya"Sahut Reza.


"Heh,Amel kamu itu nggak berfikir dulu apa kalau ngomong, Kamu tau nggak sih tindakan kamu tadi itu bisa mengancam nyawa seseorang tau"Ungkap Tasya marah perihal tadi.


"Aku kira Renata nggak akan berani melakukan itu,Aku minta maaf"Ucap Amel.


"Gara-gara tindakan bodoh kamu itu,Kita hampir membuat orang mati"Teriak Angkasa sadis menunjuk Amel yang tertunduk diam.


"Kenapa sih kalian nyalahin aku atas kejadian ini"Kata Amel meninggikan suaranya.


"Ya emang semua ini gara-gara kamu"Sahut Tasya.


"Salahin aja aku terus,Kalian nggak tau kan kalau sebenarnya Renata itu hanya pura-pura,Aku yakin kok dia nggak akan berani melukai dirinya sendiri"Tutur Amel.


"Kenapa sih nggak pernah menghargai apa yang aku lakukan, Yang kalian lihat hanya kesalahan ku saja kalian nggak emang nggak pernah bisa melihat ketulusan ku"Ungkap Amel kesal dan langsung pergi meninggalkan Mereka.


"Amel, Kamu mau kemana"Nizam menyahut tangan Amel.


"Kamu sih Tasya,Ayang Amel jadi ngambek kan"Ujar Reza.


"Ya emang semua ini kesalahan dia"Sahut Tasya sewot.


"Semua ini nggak bisa sepenuhnya kesalahan Amel, Penyebab utamanya adalah Angkasa sendiri"Kata Nizam menatap sinis Angkasa yang berdiri beriringan dengan nya.


"Kok kamu jadi nyalahin aku"Sahut Angkasa.


"Ya emang kan, Semua ini sepenuhnya adalah kesalahan kamu, Kesalahan kamu karena mencintai dua wanita sekaligus"


"Tutup mulut kamu itu"


"Jika saya kamu nggak bermain-main dengan perasaan,Mungkin saat ini Risa masih ada diantara kita dan semua kejadian ini nggak akan terjadi"Tutur Nizam.


"Udah-udah cukup, Jangan membuat suasana semakin buruk sekarang yang terpenting adalah bagaimana cara kita menemukan Risa"Tutur Tasya menengahi perkelahian adu mulut Antara Angkasa dan Nizam.


Akhirnya mereka merampungkan perdebatan dua orang yang sedang saling menyudutkan itu, Karena hari semakin siang Tasya menyuruh Angkasa untuk kembali ke ruangan nya karena mungkin ini adalah jam dimana Angkasa harus meminum obat.


"Aku mau ikut kalian cari Risa"Ujar Angkasa enggak menuruti perintah Tasya yang menyuruh nya masuk.

__ADS_1


"Kamu itu belum sepenuhnya sehat Angkasa,Biar kita aja yang coba cari Risa"Tutur Tasya.


Terlihat dari jauh mobil hitam ayah Angkasa masuk kedalam area parkiran rumah sakit, Setelah itu tidak lama kemudian dua orang keluar dari mobil tersebut.


"Angkasa kenapa kamu keluar"Tanya Wira menghampiri Angkasa yang berdiri di sekitar area parkiran.


"Karena Tante sama om udah datang kita pamit dulu ya Tante"Ucap Tasya .


"Kalian mau cari Risa?"


"Iya om,Kita mau cari Risa"Kata Reza.


"Kalau begitu kita cari sama-sama ya,Kita cari pakai mobil om"Ujar Toni.


"Ide bagus itu Om"Sahut Nizam.


"Pah, Angkasa mau ikut"Tutur Angkasa.


"Angkasa kamu itu belum sembuh,Sudah lebih baik kamu masuk.Mah antar Angkasa masuk"Perintah Toni mendorong pelan tubuh Angkasa untuk segera masuk kedalam.


Setelah Wira mengajak Angkasa masuk dan yang lainnya bergegas pergi mencari Risa.


"Om kita cari kemana dulu ini?"Tanya Nizam.


"Kita cari ketempat yang sepi dan jarang terpantau orang, Karena biasanya itu penculikan terjadi ditempat-tempat seperti gedung-gedung tuan atau bangunan-bangunan"Jelas Toni memberi arahan.


Mobil mereka mulai memasuki jalanan dalam, Gedung-gedung tua berjejeran di sekitar ruas jalan.


Suasana semakin terasa hambar dan seram karena jalanan ini adalah jalur menuju kota tua yang banyak menyimpan misteri,Kota mati ini cukup terbilang sangat lama karena kota sudah tidak ditempat sekitar dua puluh tahun lamanya.


Selain banyak menyimpan cerita misteri dari terbunuhnya pasukan anggota pemberontak dan pembantaian yang terjadi pada sebuah keluarga kaya pada masa itu,Kota mati ini juga banyak menyimpan kekayaan alam yang luar biasa.Selain berada diatas bukit berbatu kota ini juga mempunyai desa cabang yang letaknya tidak jauh dari kota mati.


Katanya semua penghuni kota mati ini berpindah dan membangun desa kecil untuk menyambung hidup mereka.


"Kita yakin Om,Risa disembunyikan disekitar sini?"Tanya Reza yang merinding ketika melihat sekeliling jalanan yang dipenuhi bangunan-bangunan tua dan reruntuhan.


"Coba kita tanya orang-orang yang tinggal di desa yang ada disekitar sini,Siapa tau mereka menemukan Risa atau melihat nya"Terang Toni membelokkan mobilnya masuk kedalam sebuah desa kecil.


Akankah Risa ada di desa itu?


Tinggalkan jejak kalian yang teman-teman ku sayang, Author sayang loh sama kalian makanya mencoba update setiap hari.

__ADS_1


__ADS_2