DEAR ANGKASA

DEAR ANGKASA
BAB 37: LANGKAH KAKI KITA SAMA .


__ADS_3

"Ya benar saja kamu jangan mengada-ada"Teriak Angkasa dari dalam telfon nya.


"Siapa?"Tanya Risa lirih.


"Ok,Ok saya segera kesana"Tutup Angkasa melempar hp nya begitu saja diatas tempat tidur lalu ia bergegas cepat mengambil jaketnya tanpa memperdulikan pertanyaan Risa.


"Angkasa"Sahut Risa sebelum Angkasa menghilangkan dari daun pintu kamarnya.


Setelah mereka berdua pulang dari rumah sakit Angkasa mengantarkan Risa pulang kerumahnya dan merencanakan untuk tinggal disana sementara waktu sampai kondisi tubuh Risa stabil namun tiba-tiba Angkasa mendapatkan telfon dari Reza bahwa Renata baru saja mengalami kecelakaan hingga harus dibawa kerumah sakit,Tentu saja hal itu membuat Angkasa panik dan bergegas pergi ke rumah sakit.


Sedangkan Risa yang masih diam dipinggiran tempat tidur dengan wajah penuh pertanyaan, Akhirnya memutuskan untuk mengikuti kemana Angkasa pergi.


Angkasa mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi sampai-sampai ia menerobos jalur yang masih diperbaiki guna cepat sampai dirumah sakit dan memastikan keadaan Renata yang entah bagaimana kabarnya.


Risa yang mengikuti Angkasa dari belakang menggunakan taxi tiba-tiba dikejutkan dengan cara mengemudi Angkasa yang menerobos jalur sembarangan apalagi saat itu masih ada perbaikan jalan disetiap tepi jalanan.


"Angkasa mengemudi Sampai menerobos jalur perbaikan Sebenarnya dia tergesa-gesa seperti itu mau kemana sih"Gumam Risa menyipitkan matanya menatap ke lajuan mobil didepannya.


Sesampainya dirumah sakit Angkasa langsung menuju tempat dimana Renata dirawat,Saat itu Renata tidak sendirian diruangan itu ada ibu nya dan suster yang sedang memeriksa kestabilan tubuh Renata.


"Kamu nggak apa-apa kan?"Tanya Angkasa khawatir melihat kondisi tubuh Renata yang terbaring di ruang rawat nya.


"Aku nggak apa-apa kok Angkasa, Kamu tau dari siapa aku ada disini?"Ujar Renata tersenyum tipis.


"Aku tau dari Reza,Dia bilang kalau mengalami kecelakaan jadi aku langsung kesini"Ucap Angkasa.


"Kamu tadi kemana sih Angkasa tiba-tiba menghilang di acara pesta,Aku kan khawatir"Tutur Renata.


"Ee,Tadi aku harus mengantarkan Risa kerumah sakit karena tiba-tiba ia nyeri lambung"Sahut Angkasa menatap lekat wajah Renata yang menyipitkan matanya.


"Mah boleh nggak tinggalin kita berdua, Soalnya Renata mau ngomong empat mata sama Angkasa"Tutur Renata menatap ibunya yang langsung menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Ibu juga mau pergi ke administrasi dulu,Ya udah kalian lanjutkan ngobrol aja"Sahut Ibu Renata sambil tersenyum.


Setelah mereka berdua saling tatap dan Angkasa duduk dipinggiran ranjang sambil menggenggam erat tangan Renata yang membalasnya dengan senyuman,Renata mulai bertanya pada Angkasa mengenai hubungan mereka.


"Aku tau mamah kamu nggak setuju dengan hubungan kita tapi bukankah kita saling mencintai,Aku tidak bisa jauh-jauh dari mu Angkasa"Tutur Renata.


"Aku juga sama aku paling lemah jika harus mengasingkan diri dari mu,Renata aku mencintaimu"Ucap Angkasa sontak membuat Risa yang berdiri didepan pintu menguping pembicaraan mereka tersedak menangis.


Apa semua ini Angkasa masih mencintai Renata ,Apa dia selama ini berbohong pada ku dia bilang bahwa mereka mengakhiri hubungannya lalu apa semua ini, Jelas-jelas aku mendengar dan melihat bagaimana mereka saling bertukar cinta.


Risa yang tak tahan membendung air matanya,Dengan sigap ia langsung pergi dari tempat itu, Tapi tanpa sengaja Risa menabrak ibu Renata yang membawa surat administrasi, Dengan tersenyum Risa mengatakan minta maaf dan membantu wanita tersebut mengambil surat administrasi yang jatuh dilantai.


"Maaf saya tadi tidak melihat"Ucap Risa menundukkan kepalanya.


"Apa kamu menangis?"Tanya wanita tersebut melongok wajah Risa yang tertunduk diam.


"Tidak buk saya tadi habis periksa mata dan mungkin ini adalah pengaruh obatnya"Tutur Risa tersenyum dan langsung berlalu pergi.


Setelah Ibu Renata masuk dan mengatakan bahwa dia melihat seorang gadis menangis yang menabraknya, Karena Angkasa merasa penasaran dengan ciri-ciri yang disebut oleh ibu Renata yang mengarah pada sosok Risa ,akhirnya Angkasa memutuskan untuk melihat nya sendiri karena ia takut itu benar-benar Risa karena tadi ia telah meninggalkan nya.


"Bukannya ini milik Risa,Aku tau betul dengan gantungan kunci ini karena aku yang memberikannya"Lirih Angkasa melihat sekeliling area rumah sakit yang mulai sepi karena malam menunjukkan pukul setengah satu.


"Berarti Risa benar-benar kesini tadi,Tapi sekarang dimana dia?"Gumam Angkasa menelfon hp Risa namun tidak ada jawaban.


Karena khawatir Angkasa pun langsung menancap gas menunju rumah Risa dan Angkasa kembali dibuat cemas karena pembantu dirumah Risa mengatakan bahwa Risa tidak ada dikamarnya.


"Kemana dia pergi?"Tanya Angkasa pada pembantu yang ada dirumah Risa.


"Saya kira non Risa pergi dengan Aden Angkasa"Ucap pembantu itu.


"Hp nya tidak aktif lagi"Gumam Angkasa semakin gelisah.

__ADS_1


"Hp non Risa saya lihat ada dikamar nya"Sahut pembantu itu.


"Dia meninggalkan hpnya dan entah pergi kemana,Dengar kabari aku jika Risa sudah berada dirumah aku akan mencarinya disekeliling kota"Ucap Angkasa berlalu meninggalkan rumah Risa.


Angkasa mencoba mencari disekeliling area jalanan kota namun tetap saja tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Risa.


Setelah hampir mencari Risa semalam dan tidak membuahkan hasil akhirnya Angkasa menghubungi seluruh teman-teman nya untuk membantu mencari keberadaan Risa.


Sedangkan Wira yang terus menangis dirumah karena tidak mendapatkan berita mengenai keberadaan Risa yang sudah menghilang semalam.


"Hubungi polisi saja Angkasa"Teriak Wira tersendu-sendu menangis.


"Tidak bisa mah,Risa menghilangkan belum ada 24 jam"Sahut Angkasa yang duduk diruang tengah.


Apa mungkin Risa mengetahui segalanya mengenai hubungan ku dengan Renata yang ku sembunyikan dari nya, Karena malam itu aku benar-benar yakin Bahwa Risa mengikuti ku sampai kerumah sakit dia juga meninggalkan jejak tapi sekarang dia dimana?Ini benar-benar tidak biasanya Risa marah dan meninggalkan rumah hampir semalam, Kenapa aku merasa terjadi sesuatu pada nya.


"Mah Angkasa pergi dulu ya"Ucap Angkasa menyahut kunci mobilnya.


"Kamu mau kemana?"Tanya Wira menatap langkah Angkasa.


"Angkasa mau coba cari tempat dimana Risa biasa pergi"Sahut Angkasa.


Dring,,Dring.


"Angkasa kamu ada dimana,Aku dari tadi menunggu mu"Ucap Renata dari dalam telfon.


"Aku masih ada urusan, Kamu tidak perlu menunggu ku''


"Kamu kenapa sih? Memangnya ada urusan apa Sampai kamu tidak bisa menemui ku"


"Renata aku akan menemui mu setelah semua urusan ku terselesaikan,Yasudah aku tutup dulu"Angkasa menutup telfonnya dan masuk kedalam mobil.

__ADS_1


Dimana sebenarnya keberadaan Risa?


Akankah Risa bisa memaafkan penghianatan Angkasa untuk kedua kalinya?


__ADS_2