DEAR ANGKASA

DEAR ANGKASA
BAB 52: ROMEO AND JULIET.


__ADS_3

Setelah hampir dua minggu melepas kepergian ayah nya,Risa dan seluruh teman-teman nya mendatangi sebuah acara pembukaan resmi restoran milik Bintang, acara yang digelar tidak terlalu mewah hanya mengundang kerabat dekat dan keluarganya tapi ada hal yang membuat Bintang sedih, karena ibunya yang ada di desa tidak bisa hadir menemani awal kerja kerasnya.


"Terimakasih banyak atas kehadiran kalian semua di acara sederhana ini, terimakasih banyak juga untuk seseorang yang membawa saja menuju awal baru ini,yaitu Risa"Ucap Bintang tersenyum menunjuk ke arah Risa yang duduk berdampingan dengan Tasya dan Amel.


Semua orang tersenyum bangga atas kebaikan yang telah dilakukan seorang gadis remaja itu,Wira berlari kecil menghampiri Risa dan ikut duduk didekat nya,Wira merasa senang karena setelah berhari-hari akhirnya Risa bisa keluar juga dari kesedihan nya.


Tidak lama dari penyambutan dari Bintang, muncullah seorang Renata yang mengenakan dress berwarna pink Salem, berdiri dihadapan semua tamu undangan.


"Berdiri nya saya disini,bukan untuk mengusik atau mengganggu acara ini, pertama saya ingin berterimakasih pada Bintang karena dia mau mengundang saya ke acara ini,saya hanya ingin menyampaikan bahwa saya mengaku salah pada Risa,saya ingin minta maaf atas semua kesalahan yang telah saya lakukan"Jelas Renata.


Kemudian Risa sambil tersenyum lega berjalan menghampiri Renata,wajah tulus Risa menatap wajah Renata dan berusaha meyakinkan bahwa dia sudah memaafkan nya.


"Aku tidak tau harus bagaimana untuk memulai nya,aku juga tidak tau cara yang tepat untuk minta maaf kepada mu"Ucap Renata menggenggam tangan Risa.


"Aku sudah memaafkan mu sejak awal, bahkan aku sudah melupakan semua kejadian itu"Tutur Risa memeluk Renata dengan hangat.


"Paling juga cuman modus, sandiwara tuh"Lirih Tasya memutar bola matanya.


"Husstt,kamu jangan ber prasangka buruk gitu,siapa tau dia memang benar-benar tulus"Sahut Amel.


"Sejak kapan kamu suka bela dia, biasanya kamu paling sering ber prasangka buruk sama orang"Tutur Tasya.


"Aku udah berubah kalik"


"Berubah jadi apa? Superman atau wonder woman"Lirih Tasya mengejek Amel.


"Apaan sih"


Setelah acara penyambutan selesai,semua tamu undangan dipersilahkan untuk menikmati makanan yang ada dipesta tersebut,Nizam yang mengajak Amel makan dalam satu piring itu, membuat semua orang terkejut dan bertanya-tanya.


"Kalian makan berdua satu piring?"Tanya Risa menatap Nizam yang duduk disebelah Amel dengan beberapa tusuk sate dipiring nya.


"Memang kenapa?"Sahut Nizam menatap wajah teman-teman nya yang terlihat bingung itu.


"Tunggu,, tunggu ini kalian berdua jadian atau gimana sih?"Tasya menggaruk kepalanya binggung.


"Oh,iya kita belum ngomong sama kalian semua kalau sebenarnya kita berdua udah jadian"Ungkap Amel tersenyum.


"Hah,,!!jadian?"Teriak mereka serempak kaget.


Reza yang baru datang dan berdiri dibelakang mereka,tidak sengaja menjatuhkan gelas minuman nya karena kaget mendengar tuturan dari dua orang tersebut.


"Apa!!"


"Waduh,Reza?gawat nih"Tutur Angkasa berjalan menghampiri temanya yang memasang muka melasnya itu.

__ADS_1


"Ayang Amel,bohong kan?"


"Aku nggak bohong kok Reza,aku sama Nizam memang sudah jadian"Ungkap Amel.


"Kok kamu tega sih, padahal kan selama ini aku yang memperjuangkan cinta kamu"Tutur Reza memeluk Angkasa sedih.


"Reza, kamu boleh aja sedih tapi jangan peluk-peluk aku"Sahut Angkasa mendorong tubuh Reza.


"Udah kamu sama Tasya aja"Sahut Nizam.


"Ih,ogah"Ungkap Tasya.


"Siapa juga yang mau sama cewek brandal kaya kamu"Tutur Reza.


"Udah-udah biasanya kalau sering musuhan, nanti akhirnya cinta loh"Timpal Risa terkekeh.


Tawa mereka seolah-olah tidak menunjuk sesulit apakah masalah mereka saat ini, Angkasa yang berusaha memperbaiki diri,Risa yang terus berusaha keluar dari ketidakadilan ini serta Nizam dan Amel yang harus berusaha menyatukan cinta mereka.


"Risa"Panggil Bintang dari arah belakang.


"Iya,ada apa?"Tanya Risa menoleh kearah sosok laki-laki yang berdiri di belakang kursi nya.


"Aku mau ngomong sebentar sama kamu"Ujar Bintang meraih tangan Risa dan membawanya ke suatu tempat yang jauh dari jangkauan tamu-tamu.


"Aku mau ngomong, kamu sebenarnya selama ini aku..."


"Aku..terus"


"Sebenarnya aku.."


"Yang jelas dong Bintang kalau ngomong, sebenarnya kamu itu kenapa?"


"Sebenarnya aku suka sama kamu"Teriak Bintang.


"Hah?"Risa menatap Bintang kaget.


"Iya, sebenarnya selama ini suka sama kamu!sejak awal kita bertemu aku merasa beda dan nyaman saat ada didekat kamu"Jelas Bintang menggenggam kedua tangan Risa.


"Bintang mungkin kamu hanya nyaman, bukan cinta! sebelumnya aku minta maaf tapi aku tidak bisa menerima cinta kamu"Tutur Risa melepaskan tangan nya.


"Kenapa apa karena Angkasa?"


"Iya! Angkasa adalah kehidupan ku sejak dulu dan akan tetap menjadi hidup ku sampai kapan pun"


"Tapi dia terlalu buruk untuk mu"

__ADS_1


"Kamu tidak berhak menilai seseorang hanya dari masa lalu nya saja,mungkin Angkasa pernah berbuat salah tapi aku yakin saat itu dia hanya membutuhkan sedikit perhatian saja"Terang Risa.


"Tapi Risa.."


"Bintang,dia mana diri kamu sebenarnya, kamu bukan Bintang yang ku kenal dulu, Bintang yang menjadi solusi dan memahami masa lalu seseorang"Ungkap Risa kecewa meninggalkan Bintang yang berdiri di bawah lampu berwarna kuning terang.


Setelah Risa keluar dari ruangan itu,ia dikejutkan dengan kehadiran Renata yang berdiri didepan pintu,wajah kebencian itu hadir kembali pada sosok gadis berparas cantik itu.


"Aku masih nggak habis pikir sama kamu ya? kamu merebut segala nya dari aku Angkasa dan sekarang Bintang"Ucap Renata menatap tajam kearah gadis yang mengenakan dress berwarna kotak-kotak kuning bercampur hitam, dengan sehelai pita dibagian lehernya.


"Renata aku sama sekali nggak paham dengan tuduhan mu itu,coba kamu jelaskan mungkin kamu salah paham"Tutur Risa.


"Salah paham? jelas-jelas aku melihat sendiri kamu berduaan dengan Bintang"


"Kita cuman.."


"Udahlah aku males bahas"Ujar Renata berlari kecil meninggalkan Risa yang berusaha menjelaskan kesalah pahaman itu.


Risa kembali ketempat acara pesta dengan wajah binggung dan gelisah, Angkasa yang menyadari hal tersebut pun bertanya pada Risa apakah ada sesuatu.


"Kamu kenapa sih?"Tanya Angkasa menatap wajah Risa.


"Nggak kok, badan aku cuman sedikit pegel aja"Risa tersenyum.


"Yang mana?sini aku pijitin"Tutur Angkasa memijit kedua bahu Risa yang kecil.


"Yah,nasib orang jomblo"Sahut Reza menyeruput segelas jus alpukat didepannya.


"Yang sabar"Tutur Amel.


"Ayang Amel nggak ada niatan buat mutusin dia apa,terus kita jadian gitu"


"Kamu apa-apaan sih,nggak usah manggil ayang-ayang gitu"Sahut Nizam terlihat kesal dengan sikap Reza yang semakin meresahkan.


"Yaelah, mereka itu baru jadi udah kamu suruh putus aja, emangnya benang apa"Sahut Tasya.


"Eh,kulit kerang nyambung aja"Teriak Reza.


"Eh, kamu itu tuh!dasar buaya"Balas Tasya.


"Ini anak emang nyebelin banget ya, pengen aku tenggelamin di danau"Ungkap Reza.


"Sok-sok mau nenggelemin orang di danau,situ aja takut liat danau"Ejek Tasya.


Tawa mereka pecah di acara tersebut,sayang nya ada dua orang yang saat ini masih meringkuk di kegelapan dunia.

__ADS_1


__ADS_2