
"Nama kamu siapa kemarin ya,, Aku lupa"Tanya Amel siswa murid 11Ipa yang terkenal cerewet dan suka bercanda, suasana yang tadinya senyap aja bisa dia buat seheboh ini.mungkinkah hati Risa juga bisa dia buat luluh kembali.
"Antarisa,, Panggil aja Risa"Jawab Risa tersenyum sambil meletakkan buku-buku berat yang ia bawa tadi diatas meja.
"Oo,Risa ya aku inget R-i-s-a"Amel tertawa sambil mengejah nama Risa dengan wajah polosnya.
"Kamu lucu ya,,Orangnya"Risa ikut tertawa kecil lalu menyodorkan buku komik "Siontara Angel"Miliknya pada Amel yang berdiri di depan mejanya.
Komik" Siontara Angel"Adalah komik paling disukai Risa dan Angkasa waktu smp,Setiap pulang sekolah mereka selalu pergi ke toko buku untuk membeli komik tersebut bahkan sampai sekarang Risa masih membacanya karena dia belum sempat membeli kelanjutan cerita tersebut.
"Apa itu buku komik"Amel meraihnya dari tangan Risa yang menunjukkan buku komik yang telah ia baca hampir bertahun-tahun.
"Iya itu buku komik kesukaan aku,, Kamu bisa membacanya kalau kamu lagi bosen"Risa tersenyum menatap Amel yang membuka tiap lembaran buku yang dia berikan tadi.
"Aku sih nggak terlalu suka baca buku ya,, Tapi kalau komik kayaknya seru deh"Cletuk nya tertawa riang lalu menyeret sebuah kursi yang ada didekat bangku Risa dan duduk disampingnya.
"Emangnya kamu punya hoby apa,Oh iya nama kamu siapa sampai lupa buat tanya"Risa tersenyum malu ketika lupa menanyakan nama wanita yang sekarang mulai akrab dengannya.
"Ih kamu aku kira tadi nggak tanya udah tau,,Nama aku Amelia Zaskia sifatnya Adya putri ,Panggil aja Amel"Jawab Amel dengan wajah sok imutnya yang dilihat-lihat seperti anak kucing yang menggemaskan.
"Waw,,Nama kamu panjang banget kayak kereta api"Risa melepaskan tawanya sambil menutup mulutnya.
"Iya Dedy aku tuh yang ngasih nama, Katanya sih dia nge fans sama beberapa Artis gitu tapi aku yang jadi sasaran buat nampung nama-nama artis itu"Amel menepuk jidatnya dan memasang wajah melasnya.
"Oh, Tadi aku tanya hoby kamu"Risa kembali bertanya tentang seputar kehidupan teman barunya itu.
"Hoby aku cuma makan,Tidur terus nonton drama Korea sama dengerin lagu K-Pop,Udah cuma itu sih"Jawab Amel mengerutkan keningnya.
"Aku senang banget saat dengan ada murid baru yang datang dari Korea, setidaknya aku punya teman yang akan menceritakan seperti apa Korea,aku ingin pergi kesana dan bertemu jeon Jungkook"Ucap Amel mulai berangan-angan.
"Kamu juga senang nonton drama Korea terus suka juga sama K-Pop, Kalau gitu kebetulan hoby kita sama"Risa tersenyum menaikan pundaknya.
__ADS_1
"Benarkah?siapa idola kamu disana?"Tanya Amel .
"IU dan aktor Lee Jung suk"
"Wah mereka aktor besar semua,apa yang kamu kagumi dari mereka?"
"Kalau IU dia memiliki suara yang bagus,aku belajar banyak dari masa lalu nya yang pahit,dia adalah wanita yang berjuang mewujudkan mimpi meski dari keluarga sederhana"Terang Risa.
"Lalu dengan oppa Lee Jung suk?"
"Aku hanya menganggapnya sebagai aktor favorit, karena dia memiliki wajah yang tampan dan juga cara beraktingnya sangat bagus"
"Kamu tau kenapa aku suka dengan jeon Jungkook?"
"Hemm"Risa mengangkat kedua pundaknya.
"Karena dia adalah golden maknae,dia bisa segala nya,dia punya hati yang baik dan suka membantu hal itulah yang membuat ku kagum"
"Hanya itu?"
"Aku senang bisa banyak bercerita dengan mu, kamu ceria dan baik"Lirih Risa tersenyum.
"Kalau gitu kita bisa jadi sahabat dong soalnya aku bosen kalau main sama Tasya dia itu lebih suka main sama games nya"Keluh Amel melihat kearah sosok wanita yang berdiri didepan pintu dengan badan wibawanya yang tomboi sedang menatap tajam kearah mereka berdua.
"Seperti ada aroma pembunuhan nih"Amel berbisik pada risa Yang menatap kearah pintu.
"maksudnya"Tanya Risa tak mengerti.
"Oo,, Jadi kalau main sama aku nggak asik ya?"Tanya Tasya menghampiri mereka berdua yang asik berbisik-bisik.
Dia adalah Tasya Budiman murid paling pemberani dikelas 11ipa ini,Ke jagoanya dalam bela diri membuatnya ditakuti para cowok disekolah itu bahkan dia pernah hampir dikeluarkan dari sekolah karena telah memukul seseorang yang mengajak nya berkelahi.
__ADS_1
"Ya nggak dong Tasya sayang ku,Sini duduk"Amel tersenyum takut dan menarik kursi untuk Tasya yang aroma kejahatannya mulai keluar.
"Eh, kamu bukannya anak baru kemarin itu ya?"Tanya Tasya terduduk menatap Risa yang tersenyum angguk-angguk.
"Kita udah sahabatan loh"Sahut Amel tersenyum memeluk Risa yang ada didekatnya.
"Lah kalian udah sahabatan lalu aku"Tasya menunjuk dirinya sendiri dengan wajah kebingungan.
"Kamu juga Sahabat aku kok"Risa tersenyum meraih tangan Tasya dan Amel lalu menggenggam nya.
"Makasih ya udah mau jadi sahabatku, Padahal aku kan murid baru disini aku senang banget bisa secepat ini punya sahabat"Risa tersenyum senang dengan wajah kebahagiaan yang tiba-tiba muncul setelah seharian penuh ia melewati tangisannya.
"Iya kita juga senang banget kok,, Iya kan"Amel menoleh kearah Tasya yang tersenyum senang dengan wajah sangarnya.
"Aku binggung kenapa kamu ingin pindah ke sini, bukankah di Korea lebih bagus?"Tanya Amel.
"Disana bagus, orang-orang nya juga ramah tapi aku ingin tetap pulang ke tanah air ku,dimana aku dilahirkan"Ungkap Risa tersenyum bangga.
"Benar katanya, bagaimana pun juga tanah air kita adalah junjungan bagi kita,sejauh apa pun kita melangkah kita harus tetap mengingat tempat kelahiran kita"Sahut Tasya yang berdiri didepan mereka.
"Lihat dia,dia sangat pandai menasehati orang lain tapi tidak pandai menasehati diri sendiri"Ejek Amel menunjuk Tasya.
"Kalian baik sekali,aku bangga bisa memiliki teman seperti kalian"Ucap Risa tersenyum.
"Kita bukan teman lagi, tapi kita adalah sahabat"Tutur Amel.
Seorang teman baru mungkin bisa membawa seorang Risa keluar dari masa lalu nya,Amel yang ceria bisa mengobati rasa sepi dihati Risa sedangkan Tasya yang yang berprinsip pasti akan lebih dewasa dengan keadaan, nasehat nya bisa menyambung semangat Risa.
Rasa kecewa masih melekat di hati Risa, pukulan itu masih menjadi bayangan nya,saat melihat Angkasa didepannya membuat Risa selalu mengenang masa lalu nya,dimana mereka masih mengikat janji.
Bisakah mereka membantu Risa keluar dari kesedihannya dan membuat kehidupannya kembali ceria seperti dulu.
__ADS_1
...Sahabat adalah satu-satunya teman yang paling bisa mengerti perasaan kita dan menjadi pendengar yang baik....
...___Dear sahabat__...