DEAR ANGKASA

DEAR ANGKASA
Model iklan dadakan.


__ADS_3

"Risa kamu belum pulang"Tanya Tasya menepuk pundak Risa yang berdiri didepan kelas.


"Iya tadi kata Angkasa dia mau pulang bareng aku,jadi aku lagi nungguin dia"Ujar Risa menoleh ke kelas sebelah.


"Rh,, bukan nya itu Angkasa tapi dia pulang naik motor bareng Renata"Tutur Tasya menunjuk dua orang yang keluar dari area parkiran.


Ternyata Angkasa pulang bareng Renata, tapi kenapa dia tadi ngotot banget ingin pulang bareng aku.


"Hey guys"Amel muncul mengagetkan dari belakang.


"Sttt, kamu ini"Tegur Tasya pada Amel yang muncul secara tiba-tiba.


"Eh pada kenapa sih,Risa kamu kenapa?"Tanya Amel tak mengerti.


"Risa tadi diajakin pulang bareng sama Angkasa tapi ujung-ujungnya dia malah pulang bareng pacarnya si Renata"Jelas tasya.


"Emang ya,,si Angkasa cowok brengsek bisanya cuma PHP"Tutur Amel marah-marah hingga murid-murid yang masih berada disekitar kelas tertuju padanya.


"Amel,,! kamu jangan teriak-teriak liat tuh,orang-orang pada ngeliatin kamu"Ujar Tasya membungkam mulut Amel.


"Yaudah guys aku pulang duluan ya"Tutur Risa tersenyum menggendong tas sekolah nya.


"Kamu mau pulang sama siapa?"Tanya Amel.


"Aku pulang naik taxi aja,daaaa"Risa melambaikan tangannya pada dua orang sahabat nya.


"Hati-hati ya ris,,daaaaa"tutur mereka berdua melambaikan tangan pada Risa.


*D*uh aku takut telat lagi, kira-kira jam berapa ya pemotretan nya mana taxi nggak ada lewat lagi.


"Risa,kamu kok belum pulang"Ujar nizam memberhentikan motornya tepat didepan Risa yang berdiri di pintu gerbang sekolah.


"Iya aku lagi nungguin taxi lewat"Jawab Risa tersenyum.


"Bukan nya tadi angkasa bilang mau pulang bareng kamu?"Tanya nizam melepas helm dikepalanya.


"Nggak jadi"Ucap Risa terdiam.


"Yaudah pulang bareng aku aja lagian aku sendirian"Nizam menoleh kebelakang motor nya yang kosong.


"Tapi aku harus kekantor Tante Wira dulu mau pemotretan"Jelas Risa merasa tidak enak.


"Pemotretan,pemotretan apa?"Nizam menyipitkan matanya.


"Eee,,itu kemarin Tante Wira minta tolong untuk aku jadi model diiklan majalah nya"Jelas Risa menggaruk kepalanya.


"Wah cerita sekarang jadi model iklan ya"Ejek Nizam tertawa.

__ADS_1


"Enggak itu cuman buat bantuin Tante Wira aja kok,nggak ada niatan untuk jadi model"Tutur Risa.


"Yaudah ayo aku anterin kamu"Ajak Nizam.


"Beneran nggak papa?"Tanya Risa menatap Nizam.


"Nggak papa,ayo naik"Nizam menyuruh Risa agar segera naik diatas motornya.


Cuaca hari itu cukup panas suasana kota juga dipenuhi polusi dan debu yang mengiringi setiap jalan, orang-orang berhamburan kemana-mana ketika ada razia didepan jalan,banyak orang yang memutar arah agar tidak terkena razia polisi.


"Zam,,aku kan nggak pakai helm!"Ucap Risa panik.


"Oh,,iya kita muter aja dulu"Nizam memutarkan motor nya dipinggiran jalan.


"Risa,turun"Ucap Angkasa yang ternyata ada dibelakang mereka.


"Angkasa"Ucap Risa kaget.


"Aku bilang turun,ya turun lagian kamu ngapain naik motor sama dia mau ditilang"Teriak Angkasa marah.


"Risa maaf ya,kayaknya Angkasa benar lebih baik kamu naik motor bareng dia,lagian nanti kamu bisa terlambat"Tutur Nizam .


"Kamu hati-hati ya"Ucap Risa turun dari motor Nizam.


"Nih"Angkasa menyerahkan helm pada Risa.


"Sini aku bantu"Angkasa memakaikan helm di kepala risa.


"Terimakasih"Ucap Risa naik diatas motor Angkasa.


"Kenapa kamu pulang bareng Nizam, bukan kah aku sudah bilang untuk menunggu ku"Angkasa menghidupkan motornya dan melajukanya.


"Kenapa aku harus menunggu orang yang nggak pasti, bukan kah tadi kamu pulang bersama pacar mu"Cletuk Risa kesal.


"Iya tadi aku mengantarkan Renata dulu setelah itu aku menjemputmu lalu kamu malah pulang sama si Nizam"Angkasa melajukan motornya lebih kencang hingga Risa hampir terjatuh.


"Pegangan aku akan lebih laju"Ucap Angkasa.


Risa pelan-pelan sedikit ragu menyentuh pundak Angkasa,ia merasa sudah asing dan tak lagi berhak atas dirinya.


Risa sebenci itukah dirimu sampai untuk menyentuh sedikit tubuhku kamu tidak mau,aku tau Risa kamu berhak benci atas diriku.


Angkasa aku tidak bisa menyentuh tubuh mu sembarangan karena kamu aku selalu merasa sedih saat mengulang sesuatu bersama mu.


Setelah sampai didepan kantor ternyata Wira sudah menunggu kedatangan Risa sejak tadi,ia mengira Risa tidak akan datang namun melihat kedatangan Angkasa bersama Risa Wira menyambutnya dengan penuh semangat.


"Risa akhirnya kamu datang juga"Wira memeluk Risa dengan gembira.

__ADS_1


"Maaf ya Tante Risa datang terlambat"Ucap Risa tersenyum.


"Nggak kok sayang kamu datang tepat waktu,ayo masuk"Wira merangkul Risa masuk kedalam.


"Angkasa kamu jangan pulang dulu,nanti antar Risa pulang setelah selesai pemotretan"Teriak Wira menoleh kebelakang melihat angkasa yang menggaruk-garuk kepalanya.


"Iya mah"Angkasa ikut masuk mengikuti langkah mereka.


Risa mulai mempersiapkan diri untuk pemotretan beberapa perias membantu mempersiapkan diri Risa agar tampil memukau saat pemotretan, Angkasa yang menonton orang-orang sibuk mengotak Atik peralatan pemotretan terkejut ketika seseorang wanita cantik seperti bidadari melaluinya Risa terlihat cantik sekali dengan balutan busana biru putih panjang dan mahkota dikepalanya.


"Risa"Angkasa terpaku ketika melihat kecantikan luar biasa itu.


"Ya ampun sayang kamu cantik banget,udah kayak putri raja aja"Puji Wira meraih tangan Risa.


"Makasih Tante"Risa tersenyum sembari melirik kearah Angkasa yang duduk terdiam didepannya.


"Angkasa kamu diam aja, kamu terpana ya liat Risa yang super cantik ini"Tegur Wira meledek tertawa.


"Uhuk,,uhuk apaan sih mah biasa aja"Angkasa terbaik dan mencoba mengalihkan perhatian pada hp ditangannya.


"Yaudah kita mulai ya,semuanya udah siap kan nggak ada masalah"Teriak Wira memastikan semua sudah sempurna tidak ada masalah.



Risa tampil perfesonal didepan kamera beberapa kali karyawan memuji kehebatan nya di depan, padahal ini adalah pertama kalinya Risa menjadi bintang iklan walaupun biasanya ia tampil memukau di sosial media.


"Bagus kamu sangat profesional"Puji sang fotografer tersenyum.Sebenarnya saya belum pernah melakukan pemotretan iklan seperti ini"Risa menyeringai malu.


"Tapi kamu tampil sangat memukau ,selain memiliki wajah yang cantik kamu juga handal mengekpresikan diri didepan kamera,mungkin tidak butuh waktu lama untuk kamu menjadi bintang besar"Tutur sang fotografer.


"Saat nggak ada niatan untuk jadi artis atau super model"Ucap Risa tersenyum.


"Nggak papa sayang,nanti kamu bisa jadi bintang besar loh"Sahut Wira membenarkan rambut Risa.


"Tante Risa mau melakukan pemotretan ini hanya untuk membantu Tante saja"Unjuk Risa menggenggam tangan Wira dan tersenyum.


"Iya,, tapi kalau Tante butuh kamu boleh kan"Tanya Wira mengerutkan keningnya.


"Boleh aja Tante asal Risa lagi nggak sibuk"Jawab Risa menaikan gaun nya yang menjulang panjang.


Angkasa hanya diam menyaksikan pemotretan cantik yang mengundang senyum diwajahnya beberapa kali angkasa memfoto Risa dengan hpnya.


Risa membuat ku gila akan kecantikan nya,dia benar-benar memukau pantas saja sejak kedatangan disekolah banyak laki-laki yang berusaha mengejarnya termasuk si Nizam itu,dia benar-benar seperti putri raja aku bahkan tidak bisa menolak untuk tidak memandang nya.


...Cinta itu lucu bahkan bisa datang secara tiba-tiba dan begitu akrab dengan hati yang sedang butuh hiburan, cinta dan sayang adalah kehidupan setiap insan manusia....


...(So beautiful)...

__ADS_1


__ADS_2