
Disini Venus tidak punya siapa-siapa. Semenjak Venus menikah dengan Lion, Venus jauh dari keluarganya. Tempat tinggal Venus dan ibunya memiliki jarak yang sangat jauh. Begitu juga dengan teman, semenjak mengikuti Lion dimana Lion harus bekerja. Venus meninggalkan banyak teman-temannya dikota sebelumnya tempat Venus bekerja. Banyak sahabat dan teman-temannya yang berbeda kota. Venus merasa sendiri di kota itu, tidak punya sahabat atau sekedar teman cerita.
Kebetulan sekali, disamping rumah mereka ada tetangga yang seusia dengan Venus. Venus sangat senang sekali. Merasa ada teman untuk berbagi cerita. Karena tetangga Venus harus bekerja. Jadi hanya hari tertentu, Venus bisa bermain ke rumah tetangganya.
Beruntungnya usia Nuno tidak begitu jauh berbeda dengan anak tetangga Venus. Jadi Nuno bisa bermain bersama anak dari tetangga Venus. Tidak ada hal yang aneh saat itu. Semua terlihat baik-baik saja diawal.
Mengapa sepertinya dia tidak membalas hal yang sama dengan senang berteman denganku?
Sepertinya dia seperti tampak datar dan biasa saja denganku.
Padahal aku sangat senang memiliki teman cerita dan dekat dengan dia.
Semua itu tampak dari sikapnya kepada Venus. Namun Venus seperti tidak menyadari. Ternyata selama dari tahun kedua Venus berteman, bertetangga dengannya, Venus sama sekali tidak tahu, jika dia hanya ingin mencari tahu kehidupan Venus dengan Lion. Venus sama sekali tidak tahu, kalau orang-orang banyak sekali membicarakannya. Banyak sekali yang curiga dengan hubungan Venus dan Lion. Venus yang saat itu masih berusia 24 tahun menikah dengan Lion yang berusia 45 tahun. Venus sedang hamil, saat dia pindah di rumah baru mereka.
" Ayo Nuno main kesini."
Nia yang selalu membujuk Nuno untuk bermain bersama anaknya.
" Iya tante terimakasih."
" Kapan kita bisa cerita lagi venus."
__ADS_1
" Kamu sepertinya sibuk Ni."
" Haha, iya, tunggu aku tidak sibuk, aku yakin kamu sudah tidak tahan ingin berbagi cerita dengan aku."
" Haha, kamu tahu saja Ni."
Percakapan singkat Nia dan Venus dari balik dinding pagar rumah mereka.
" Sudah dulu ya Ni, aku ingin mengantar Nuno berangkat ke sekolah."
" Iya." Teriak Nia.
Ada seorang tiga orang ibu-ibu yang duduk santai di lantai menunggu anak-anak mereka yang sedang belajar di dalam kelas. Banyak hal yang mereka bicarakan. Sampai dimana mereka bertanya kepada Venus tentang rumah tangganya.
" Kata kabar burung ibu menikah dengan seorang duda yang jauh sekali perbedaan usianya. Apa itu benar Bu?"
" Iya." Venus tidak bisa berbohong lagi.
" Apa benar bu, bukan ibu yang menghancurkan rumah tangga suami dan istri sebelumnya?"
" Bukan Bu."
__ADS_1
Berani sekali bicara seperti itu. kalau saja dia tidak lebih tua dari aku. Gumam Venus lirih dalam hatinya
Venus dan Lion terlihat salah saat itu. Lion menikah dengan Venus setelah beberapa bulan surat cerai dengan mantan istrinya turun dari Pengadilan Agama. Hal itu yang membuat banyak orang membicarakannya.
Mantan istri Lion tahu betul bahwa bukan Venus penyebab hancurnya rumah tangga.
Semua pertanyaan itu muncul semenjak Venus berbagi cerita dengan tetangganya. Namun pada saat itu Venus tidak curiga terhadap Nia.
Dua orang ibu-ibu yang sedang duduk di tempat bermain anak-anak di sekolah Nuno.
" Itu ada orang yang tidak dinafkahi suaminya."
" Siapa?"
" Tetangga aku, suaminya banyak uang tetapi suka bermain wanita, istrinya tidak dinafkahi, kasihan."
" Kalau jadi aku, sudah aku tinggal, aku meminta berpisah, tidak punya pria seperti itu tidak apa-apa."
Venus yang sedang duduk di sebelah ibu-ibu yang seperti membicarakan Venus dengan cara mereka agar Venus tidak merasa sedang dibicarakan oleh mereka. Semua itu terjadi semenjak Venus banyak cerita kepada Nia.
Tet Suara bel berbunyi. Waktunya anak-anak pulang sekolah. Venus membawa Nuno pulang ke rumah.
__ADS_1