
Venus yang masih marah pada sikap Lion tak bisa ditutupinya dengan sempurna. Biasanya Venus akan marah-marah dalam hati dan kepada dirinya sendiri kalau Lion sudah berangkat ke kantor.
Kok ada ya orang kayak gitu, membalas dendam dengan mantannya dengan menyakiti orang yang berbeda yaitu aku yang jadi korbannya.
Gumam Venus dengan sangat gemas meremas piring yang tengah di cuci di bak cucian piring.
Coba saja aku tidak menikah denganmu Lion.
Huft
Hembusan nafas Venus sampai berhamburan tak beraturan dengan wajah yang sangat kesal.
Siang hari berlalu dan sekarang hari sudah berganti menjadi malam dengan begitu cepatnya. Suara deru mesin mobil terdengar dari kamar dimana Venus tidur. Sudah dipastikan itu adalah Mobil Lion yang sedang mencoba untuk membenahi posisi parkirnya.
Plok...Plok...Plok...
Suara sepatu pantofel Lion pun tak kalah ikut terdengar pula sampai ditelinga Venus.
Venus menuju pintu depan dan membukakan pintu untuknya.
Ceklek
Suara gagang pintu utama rumah Venus dan Lion.
Lion pun masuk ke dalam rumah dengan membawa dua paper bag tebal.
Venus hanya bisa meliriknya saja. Venus takut kecewa seperti kemarin.
Apalagi ini.
Gumam Venus melirik kearah paper bag yang baru saja Lion letakkan di karpet yang sama, tempat mereka menonton televisi sehari-hari.
Dilihat dari tulisan yang tampak dari depan, sepertinya bukanlah pakaian atau sejenisnya.
__ADS_1
Rasa penasaran menghinggapi Venus dan akhirnya Venus membukanya.
Waw
Kata Venus tersenyum lapar melihat sekotak spikoe atau kue lapis yang terkenal sangat enak dan mempunyai rasa yang sangat khas. Aroma kuenya wangi semerbak mengedar ke seluruh ruangan.
Tangan Venus tampak cekatan membuka paper bag kedua.
Waw
Kedua kalinya melihat kue Bluder kuno khas suatu kota yang sangat terkenal. Rasa heran hinggap di kepala Venus.
Mengapa Lion begitu baik hari ini ? Venus singkirkan pertanyaan tersebut terlebih dahulu.
Venus langsung membelah kue Spikoe kuno itu dan menyuapkan ke dalam mulutnya dengan penuh semangatnya. Tak lupa Venus memanggil Nuno dan mengajak Nuno untuk memakan kue bersama.
Satu potong, dua potong, tiga potong.
Hampir setengah kotak dari ukuran kue 30 cm Venus habiskan dan lahap sendirian.
Memalukan
Seperti orang tidak makan dua hari sebelumnya.
Gumam Venus dalam hati.
Lion memang sangat tahu dengan kesukaan Venus. Para zodiak Taurus memang sangat menyenangi hal-hal yang berbau makanan lezat. Biarpun kata orang mungkin.
Apa sih, begitu saja sudah bahagia.
Mungkin sebagian orang akan mencibir dan menyepelekan, namun tidak untuk para zodiak Taurus seperti Venus. Venus yang berzodiak Taurus sangat menyanjung makanan-makanan yang lezat.
Hal-hal seperti itu justru akan membuat mood nya menjadi bergairah kembali seperti merecharge energi baru dalam hatinya.
__ADS_1
Terlebih Lion sangat paham akan dirinya. Ketika Venus kesal kepada Lion, Lion akan sangat mudah dengan membelikan Venus makanan-makanan yang memanjakan lidah.
Seperti sekotak Pizza, Brownis, Spikoe dan Bluder yang baru saja dari toko-toko bakery ternama.
Contoh saja seperti malam itu. Lion sepertinya tahu kalau Venus masih kesal kepada Lion. Minimal Lion tahu kaau Lion salah karena telah membentak Venus masalah rambut yang kemarin lalu. Jadi Lion akan sangat mudahnya termaafkan dari Venus dengan membelikan Venus makanan-makanan yang membuat moodnya menjadi membaik kembali.
Venus pun sadar, inilah cara Lion meminta maaf kepadanya. Meskipun Lion tidak pernah mengutarakan. Lion seolah tahu cara bagaimana membuat mood Venus baik kembali setelah dia pula yang membuatnya berantakan.
" Sayang, tolong ambilkan handuk ku!"
Teriak Lion dari balik pintu kamar mandi.
" Iya."
Grek
Suara pintu kamar mandi yang sudah lepas gagang pintunya.
" Kamu sudah buka belum paper bag yang aku bawa?"
" Iya, sudah, bahkan aku sudah habis setengahnya, terimakasih ya sayang. Jangan bosan-bosan, lebih sering malahan."
Venus menggoda Lion berdiri di depan kamar mandi.
" Istriku memang juara, masalah makan, memakan."
Lion terkekeh menggeleng-gelengkan kepala dan berlalu ke kamar belakang.
" Sayang, ingin aku ambilkan kuenya?"
" Tidak, aku sudah kenyang. Habiskan!"
Lion seolah tahu bahwa Venus akan sangat kalap memakannya.
__ADS_1