
Klunting
Klunting
Klunting
Suara ponsel Lion yang berbunyi bersahutan dari gelapnya lampu kamar belakang. Padahal sudah tengah malam. Namun ponselnya masih saja berbunyi klunting...klunting.
Siapa sih yang tengah malam masih saja kirim-kirim pesan, apa yang kirim pesan itu tidak tahu kalau ini udah tengah malam dan waktunya orang tidur
Gumam Venus kesal, menarik selimutnya dan melanjutkan tidur.
Lihat apa tidak ya
Hati Venus risau penuh curiga, Venus memainkan bibirnya dengan pikiran penuh perhitungan.
Sekali lagi Venus teringat bahwa dia sudah tidak ingin membuka ponsel Lion. Venus ingin hatinya damai. Dengan tidak mencoba penasaran dengan isi ponsel Lion.
Sengaja Venus putuskan untuk menutup mata dan telinga dengan apapun yang Lion lakukan diluar sana.
Demi apa? Bukan demi apa-apa melainkan kesehatan mentalnya. Venus bisa sakit sendiri hanya dengan memikirkan Lion.
Bagaimana tidak? Sudah jelas sekali bahwa di a sering sekali mengirim pesan dengan wanita-wanita cantik diluar sana dengan kata rayuan yang disematkan dalam pesan di ponselnya.
Jika isi kepala Venus hanya memikirkan Lion dimulai dari berangkat kerja saja. Akan banyak pertanyaan sekali yang muncul dalam angannya.
Dia sedang apa di tempat kerja?
__ADS_1
Apa dia bersama teman wanitanya?
Melakukan apa bersama teman wanitanya?
Hello,
Venus bisa gila, sungguh dia bersyukur dia tidak menjadi gila sampai detik ini.
Iya kalau Lion memikirkannya, sama seperti Venus memikirkan Lion. Kalau tidak.
Sudah membuang banyak waktu dan tenaga untuk memikirkan Lion sampai sakit, dan yang sakit pastilah badan Venus sendiri. Iya kalau Lion peduli terhadapnya, yang ada sudah badannya sakit, Venus sendiri yang merasakan dan mencoba mengobati sakitnya sendiri.
Oh No
" Kamu belum Tidur?"
" Be-lum." Jawab Venus dengan terbata.
Lion melangkahkan kakinya menuju kamar mandi yang tidak begitu jauh dari tempat dia berdiri.
Grek
Bunyi pintu kamar mandi rumah mereka yang gagangnya sudah terlepas dari tempat yang semestinya.
Sesaat kemudian Lion keluar dari kamar mandi dan menuju kamar dimana Venus dan Nuno tidur.
" Siapa yang kirim pesan tengah malam seperti ini?"
__ADS_1
Upz, mengapa harus bertanya Venus
gumam Venus dalam hatinya yang sepertinya sudah sangat tahu akan jawaban Lion.
" Tidak penting, teman kantor."
" Malam-malam begini?"
Venus mengerutkan keningnya.
" Sudah, cepetan tidur!"
Jawaban yang tidak pernah memuaskan
Gumam Venus dalam hatinya.
" Ayo tidur!"
Tangan Lion mencoba meraih dan memeluk Venus dari belakang.
Sejak menikah dengan Lion, Venus memang merasa berbeda dari dirinya yang dulu. Kesehatan mentalnya sepertinya terganggu. Tapi Venus juga tak lantas diam begitu saja. Venus sudah mengerti bagaimana cara mengatasinya.
Yang pertama dilakukan Venus adalah mencoba tidak begitu peduli dengan segala urusan Lion dan apa saja yang dilakukan Lion diluar rumah.
Yang kedua, Venus sudah bisa menahan untuk tidak selalu penasaran dengan membuka ponsel Lion dan akan sakit hati untuk kesekian ratus dengan berbagai pesan yang dikirim Lion kepada wanita-wanita cantik diluar sana.
Yang ketiga, Venus mencoba untuk tidak menuntut Lion membahagiakannya dan Nuno.
__ADS_1
Yang ke empat. Membahagiakan diri sendiri atau menyibukkan diri. Venus akan berusaha menyibukkan dirinya sendiri dengan berjualan Pempek kembali setelah lama Venus tidak berjualan karena selama ini fokus Venus hanya kepada Nuno.