Destiny King

Destiny King
Retakan Langit


__ADS_3

Zero membuka matanya, seluruh aura dalam tubuhnya telah berubah, Zero tadinya hanya memiliki total 102030 aura dalam tubuhnya, kini dia telah mencapai tingkat adamantium, eksistensinya sekarang telah mencapai satu juta lebih, dengan total 1.402.468 aura kekuatan yang ada didalamnya, itu meningkat lebih dari sepuluh kali lipat dari sebelumnya, Zero menutupi kekuatannya, tidak ada satupun aura dari dalam tubuhnya yang keluar, sekarang dia terlihat seperti orang biasa yang ditolak dunia karena tidak memiliki satupun aura, "ah ini terlalu mencolok" Zero kemudian mengeluarkan sedikit aura yang ada dalam tubuhnya, kekuatannya meningkat hingga hampir bisa setara dengan Erald, sebelumnya Zero hanya menekannya sampai pada tingkat F+ 'tidak kusangka, hanya butuh beberapa hari di dunia ini untuk mencapai puncak' Zero merenung, jiwanya kali ini terasa sangat kuat, tubuhnya pun juga sama, dia berpikir untuk segera menyelesaikan portal ini secepatnya.

__ADS_1


Di dekat gerbang portal, sudah ramai orang yang akan masuk, mereka berlomba lomba dalam hal kecepatan masuk, bahkan beberapa membunuh yang lainnya karena tidak membiarkan saingannnya masuk duluan, "apa yang kita tunggu, Dean?" Zenish sudah tak sabar karena melihat mereka hampir masuk, "sebentar lagi" Dean hanya menjawab singkat, dia terus menatap portal itu, tak memerhatikan Zenish yang berbicara kepadanya, Zero juga ikut menatap portal itu, sementara Erald dan tetua lainnya hanya melihat portal dan tak tahu apa yang terjadi.

__ADS_1


Beberapa orang hampir mencapai portal itu, pintu yang terbuka menampilkan cahaya yang sangat terang, sehingga tidak ada yang tahu apa yang ada didalamnya, ketika orang orang itu hampir mencapai gerbangnya, api biru keluar dari portal, api yang sangat besar, hingga jarak ratusan mil hampir meleleh karena suhunya, bahkan orang orang yang ada di kota terdekat juga masih merasa panas, walaupun ada pelindung khusus, api besar itu kemudian menyebar menjadi empat bagian, kemudian api api itu membentuk tubuhnya sendiri, makhluk kuno minatour, dengan tanduk yang dilapisi api berwarna biru semakin menambah keganasannya, mereka ada empat minatour, tubuh mereka sangat besar, tingginya hampir 20 meter, mereka berbaris menjaga gerbang portal, dua di depan dan dua dibelakang, minatour itu mengelilingi gerbang portal, orang orang yang tadinya hampir masuk, beberapa diantaranya sudah mundur, dan ada beberapa orang yang tubuhnya meleleh karena panas api itu, "astaga, mereka sangat kuat, makhluk apa itu, apakah mereka dikirim ke dunia ini untuk menjaga portal itu?, bukankah sebelumnya tidak ada yang seperti itu?" diantara beberapa orang yang selamat tadi meneriakkan dengan lantang, dia ketakutan, rekan saingannya meleleh begitu saja hanya setelah mendekat beberapa meter, untung saja orang itu refleknya cepat, jika tidak, mungkin nasibnya akan sama dengan orang yang meleleh, "minatour, makhluk dari legenda kuno, dengan tubuh monster dan berkepala banteng, diperkirakan mereka menghilang dari dunia ini tigapuluhribu tahun yang lalu" Dean menjelaskan, dia terkejut dengan kedatangan makhluk kuno itu, orang orang hanya mengira makhluk itu adalah mitos, dan hanya tertulis di buku buku, Dean tidak menyangka dengan kehadiran minatour, dia sudah menduga bahwa sesuatu yang besar akan muncul, tapi dia tidak menduga bahwa yang  muncul adalah minatour.

__ADS_1


"bagaimana cara kita masuk?" Zenish tiba tiba membuka suaranya setelah menyaksikan aksi heroik tersebut, "aku juga tidak tahu, mungkin saja setelah kita mengalahkannya baru bisa masuk, tidak mungkin untuk menyelinap, bahkan nafasnya saja beracun, belum lagi suhu disini terlalu tinggi" Dean menjawab pertanyaan Zenish, Roland, Wade, dan juga Erald mereka hanya diam, mereka tak tahu harus berbuat apa, hanya Zero dengan ekspresi tenangnya dibelakang mereka, 'yo, mereka telah muncul, saatnya menguji mereka' Zero sudah memperkirakan mereka, dia sudah melihat minatour sejak gerbang portal itu muncul, dia memiliki skill "Reading', jadi dia bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat oleh orang lain, 'bagaimana caraku membawa mereka?' Zero mengamati situasi lagi, [bos, bukankah kau mempunyai teknik dimensi], "oh iya, jarang jarang kau bisa berguna" Zero menepuk tangannya, Zero hanya tidak tahu bagaimana cara membuat suasana teleportasi epik, Zero menghilang dalam kerumunan, dia meninggalkan para tetua dan Erald dalam mengamati situasi, tak sadar Zero menghilang begitu saja, Erald berbalik untuk menanyakan sesuatu kepada Zero "oh iya Zero, apakah kau... eh, dimana dia?" Erald menggaruk kepalanya, dia mengamati sekelilingnya, "ada apa Erald?" Roland bertanya kepada Erald, dia memerhatikan Erald sedang kebingungan, "ah tidak, tidak apa apa".

__ADS_1


'Lihat itu' orang dikerumunan itu berkata, dia menatap langit, melihat retakan kecil di langit, kemudian orang orang melihat ke langit, mereka dikejutkan dengan hal menakjubkan lagi, setelah mereka melihat makhluk kuno, sekarang mereka melihat retakan langit, itu sulit untuk dipercaya, akan tetapi memang begitu kenyataannya, "ya ampun, aku yang sudah tua ini sekarang tak punya penyesalan untuk mati" Zenish berkata dengan tenang, dia terkagum kagum dengan hari ini, merupakan hal yang sangat langka bisa melihat retakan langit, itu hanya bisa dilakukan oleh kaisar dari masa lalu.

__ADS_1


__ADS_2