Destiny King

Destiny King
Keadaan Berbalik


__ADS_3

"Saatnya berpesta" begitu Zero mengucapkan


kalimatnya, Zero menghilang dari tempat berdirinya, melesat kencang bagaikan


cahaya yang menembus pepohonan ke arah para binatang itu datang, gerakannya


sangat lincah seolah olah telah melewati ratusan pertempuran hidup dan mati, di


matanya hanya ada tatapan membunuh, tidak ada rasa takut sama sekali. Zero melesat


ke arah monster monster binatang, menuju barisan terdepan, tangannya mengepal, kakinya


menendang monster beruang hitam, begitu terkena tendangan Zero, monster itu


terpental mengenai monster monster yang dibelakangnya, ‘menyenangkan sekali’


Zero berpikir untuk mengalahkan semua monster, mereka hanyalah sekumpulan


monster Rank E-, sekarang Zero menggunakan tangannya untuk memukul gerombolan


serigala yang datang setelah beruang ganas itu terkapar, begitu tangan Zero


mengenai tubuh serigala, diiringi dengan dentuman keras terdengar, tubuh


serigala itu hancur berantakan, hanya menyisakan kepala dan bagian belakangnya


saja, Zero menyeringai, mulai menikmati pertempuran demi pertempuran.


10 Hari kemudian


“Hei Zero, apa kau tahu?, kemarin ditemukan sejumlah mayat monster


binatang di hutan belakang, katanya ada seorang ahli yang bertarung dengan


tangan kosong disana” Erald menarik kursinya, dan duduk di depan Zero, saat ini


mereka berdua berada di salah satu restoran di Kota Awan, “Oh ya, itu hebat”


Zero meletakkan gelasnya, ‘mereka sangat lambat, dengan suara dentuman keras,


mereka baru menemukannya setelah 10 hari, itu konyol’ Zero mengejek kinerja


para penjaga kota di hatinya, bagaimanapun mereka, para penjaga di kota ini


idiot, mereka takut kehilangan nyawa mereka. “Mereka menempelkan poster, bagi


siapapun yang bisa menemukan ahli itu, maka akan diberi hadiah oleh penguasa


kota” Erald mendesah, normalnya siapapun yang melaporkannya pasti akan diincar


oleh ahli itu, karena identitasnya terbongkar, dan juga kekuatan seperti itu


dapat menghancurkan sebuah kota dalam satu malam, “menurutmu siapa ahli itu?”


Zero bertanya kepada Erald, “entahlah, kalaupun aku tahu, aku tidak akan


melaporkannya, aku ingin belajar dari ahli itu”, Zero bernapas pelan, dia


berencana untuk tidak membongkar kekuatannya kepada siapapun, walaupun mereka


mendapatkan kepercayaannya. “3 hari lagi portal itu akan terbuka, bagaimana

__ADS_1


menurutmu kalau kita bekerja sama menyelesaikannya, para keluarga besar dari


seluruh penjuru sudah berdatangan, bahkan sang pangeran mahkota dari Kerajaan


ini, Kerajaan Sky ikut berpartisipasi” Erald menjelaskan seluruh situasi dalam


10 hari terakhir.


Menurut Erald, di kerajaan ini terdapat beberapa keluarga


besar yang ikut berpartisipasi, termasuk keluarga Vidia dan Keluarga Wayne, dan


juga beberapa keluarga besar. Mereka yang ikut masuk ke dalam portal rata rata


hanya sampai tingkat Iron, kecuali beberapa putra dan putri dari beberapa


keluarga besar yang sampai pada tingkat Copper atau setara dengan Rank E, Erald


sendiri juga sampai pada tingkat Copper, dan juga dia yang termuda dari


keluarganya, beberapa tetua dari keluarganya bahkan sampai pada tingkat Iron


yang setara dengan Rank D-, sedangkan untuk tingkat diatasnya, menurut Erald,


mereka adalah legenda, akan tetapi bukan berarti tidak ada, hanya saja mereka


adalah rahasia Kerajaan. Dan juga jarak antara satu tingkat ke tingkat lainnya


bagaikan langit dan bumi, mereka sangat berbeda, jika ada 100 orang di tingkat


Iron, mereka tidak akan bisa mengalahkan 1 orang di tingkat Brass atau setara


dengan Rank E-. Sedangkan Zero sendiri hanya mengandalkan auranya untuk sampai


Iron ataupun Gold, tubuhnya tidak akan bisa bertahan karena tubuhnya tidak


cukup kuat untuk menampung aura sebanyak itu, Zero sekarang hanya bisa mencari


teknik penguat tubuh ataupun yang lainnya untuk mencapai tingkat yang lebih


tinggi.


Tiba tiba beberapa orang mendobrak pintu restoran dengan


keras, “Menyingkir dari jalan tuan muda, dasar orang rendahan” seseorang


berteriak di depan pintu, pegawai restoran itu tampak tenang, seperti professional,


seolah semua ini adalah hal yang sering terjadi, mulai meladeni orang yang


membuat keributan. “Erald, siapa mereka?” Zero bertanya kepada Erald, kesal


karena tiba tiba obrolannya terganggu oleh orang orang hina ini, “Mereka dari


keluarga kelas dua, keluarga Devoners, yang dibelakang pengawal itu adalah Grab


Devoners. “oh, seseorang dari keluarga kelas dua berani membuat masalah di sini,


apakah mereka tidak takut dipukuli” Zero heran, orang orang bodoh itu tidak


diajarkan sopan santun atau mereka memang idiot. Zero berdiri dari kursinya,

__ADS_1


bersiap siap untuk pergi, “kau yang disana, jangan pergi dulu, temanilah tuan


muda kami bermain dulu” pengawal bodoh itu tiba tiba datang kearah Zero dan


Erald, Zero tersenyum, berpikir bahwa mereka orang bodoh yang suka membuat


masalah, Erald tiba tiba berdiri, akan tetapi dihalangi oleh Zero. Zero


berbisik kepada Erald “ketika mereka duduk disini, kau segera pergi, mungkin


beberapa diantara mereka akan mengejarmu”.


Orang orang itu mulai berjalan pelan kearah Zero berada


dengan senyum menjijikkan, begitu mereka duduk, salah satu pengawal mereka


merangkul Zero dengan keras, Zero terpaksa duduk untuk mengikuti rencanannya,


Erald langsung berlari kabur keluar dari restoran makan itu, Grab menyuruh dua


orang pengawalnya untuk mengejar Erald, mereka tidak tahu jika mereka malah


menuju kematian. Grab duduk berhadapan dengan Zero, posisinya sangat arogan,


dengan dua kakinya yang diatas meja, menyebabkan Zero ingin membunuhnya, Zero


menahannya sangat keras untuk tidak membunuh mereka, lagipula mereka hanyalah


Rank F+, tuan mereka juga sampah, Grab sendiri hanyalah rank F, lebih rendah


daripada pengawal mereka, “hei kau, siapa namamu?” pengawal yang merangkul Zero


itu bertanya sambil mengeraskan rangkulannya, Zero melepaskan Aura tingkat


Brass, Auranya menyelimuti para pecundang di sekitarnya, pengawal itu tiba tiba


mengendurkan cengkeramannya, merasa panik dengan aura yang dikeluarkan Zero,


begitu juga dengan Grab. Grab merasa panik, dirinya tercekik, kesusahan


bernafas karena aura yang menyelimutinya dan para bawahannya, Grab menurunkan


kakinya “kau, kauu, siapa kau?’ Grab bertanya dengan gugup, sambil mengacungkan


jarinya kea rah Zero. “aku, siapa aku?, jika kau ingin menanyakan nama


seseorang, alangkah baiknya jika kau memperkenalkan diri dulu” Zero


menyeringai, seorang pengawal mencoba melarikan diri, tiba tiba kepalanya hilang,


seolah kepala itu meledak dengan sendirinya. Zero hanya memusatkan hawa


membunuhnya untuk mencegat pengawal itu melarikan diri, tapi tidak disangka


malah membunuhnya. Pengawal itu mati karena otaknya meledak, tidak bisa menahan


tekanan dari master tingkat Bronze, pengawal itu terjatuh, orang orang yang ada


disana keluar dengan cepat kecuali orang orang Grab, “jangan khawatir, aku akan


membayar semuanya, dan juga kompensasi” Zero berkata kepada pelayan restoran

__ADS_1


itu, setelah itu Zero menaruh kakinya di atas meja, “hei kau, apa kau ingin


hidup?”


__ADS_2