
Celah Segel Gerbang Dunia Lain
Wajah Lin Ming sangat muram ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Bai Yi. Ia tidak menduga bahwa kali ini Pangeran Iblis akan bersatu hanya untuk menjatuhkan satu dunia Fana.
“Melihat raut wajahmu, kau pasti tidak menyangka bahwa Tujuh Pangeran Iblis akan bergabung hanya untuk menginvasi duniamu bukan?” Bai Yi bertanya dengan senyum hangat diwajahnya.
Untuk Huan Caiyi, ia menatap senyum di wajah Bai Yi dengan jijik. Kepribadian Bai Yi yang terlihat lembut dan periang tentu hanyalah kamuflase walaupun ia tidak membuktikannya dengan cara membuat Bai Yi menampilkan wajah aslinya.
“Yang Mulia Lin Ming, karena aku telah memberikan berita ini, aku harap kau siap ketika kita bertemu lagi. Aku sangat yakin bahwa kau tidak akan bisa ke mana-mana karena dunia yang kau tempati sangat unik, siapapun dilarang untuk keluar tetapi siapapun bisa masuk. Hanya kami para iblis yang berbeda karena sedari awal Gerbang Dunia Lain sama seperti Gerbang Qi dan Gerbang Roh!” Setelah mengatakan itu, Bai Yi perlahan menghilang seperti menyatu dengan udara.
Lin Ming yang menatapi itu, mengambil keputusan lebih dulu dan langsung mengayunkan pedang yang ia pegang ke arah tempat Bai Yi berada.
Sraing!
Jrezh!
Jurang yang sangat dalam dan hampir membentang sejauh puluhan km terlihat dalam sekejap hanya dengan satu lambaian pedang yang dilakukan oleh Lin Ming.
Huan Caiyi mengangkat tangannya untuk menghentikan debu serta angin kencang berhembus ke arah wajahnya. Ia sangat terkejut karena ia belum pernah melihat seperti apa kekuatan kakeknya ketika bertarung.
“Dia kabur..” Gumam Lin Ming dengan wajah sedikit muram.
“Caiyi, ayo kembali. Kita harus bergegas keluar dari tempat ini! Jika tujuh Pangeran Iblis bergabung, maka kecil kemungkinan Benua Saint akan menang melawan mereka!” ucap Lin Ming. Ia pun langsung memegang pundak Huan Caiyi tanpa menunggunya membalas lalu keduanya langsung menghilang dalam sekejap.
__ADS_1
Dalam waktu hampir setengah hari kemudian, Lin Ming pun membawa Huan Caiyi ke kediaman mereka yang merupakan sebuah pondok bambu kecil di pinggiran hutan tandus berwarna hitam.
“Kalian berdua sudah kembali?” Sosok wanita tua sedikit bungkuk dengan pakaian serba hitam yang tidak lain adalah Lin Xi pun berbicara ketika keluar dari pondok bambu sederhana tersebut.
“Ada hal penting yang harus aku bicarakan. Ayo masuk.” Lin Ming dengan wajahnya yang sangat serius berbicara dan perlahan berjalan ke dalam pondok bambu.
Mata Lin Xi menyipit sedikit. Ia sangat paham bagaimana sifat Lin Ming ketika dia bercanda, sedang serius atau yang lainnya. Dan kali ini, melai ekspresi serius Lin Ming, ia menyadari bahwa ada sesuatu yang buruk akan terjadi. Ia pun langsung berbalik dan berjalan ke dalam pondok diikuti oleh Huan Caiyi.
Di ruang tamu yang tampak sederhana, Lin Ming yang telah duduk di seberang Lin Xi dan Huan Caiyi, berbicara perlahan, “Bai Yi muncul di tempat Caiyi melawan iblis.”
“Hm? Bai Yi? Kenapa dia muncul? Biasanya Pangeran Iblis tidak akan mau lagi datang ke tempat ini karena kita berdua yang berjaga-jaga di sini.” Lin Xi sedikit heran dan tau bahwa kemunculan Pangeran Iblis bukan sesuatu yang sederhana.
Lin Ming mengangguk lalu menceritakan apa yang dikatakan oleh Bai Yi.
“Bagaimana mungkin? Tidak pernah sejarahnya Pangeran Iblis akan bekerja sama satu sama lainnya. Kita telah melawan semua Pangeran Iblis, kekuatan individu mereka sangatlah mengerikan! Untuk melawan salah satu dari mereka, kita harus berusaha keras. Dan Bai Yi hanyalah tingkat menengah dari semua Pangeran Iblis!” ucap Lin Xi muram.
“Ya, setiap kali aku melawan Pangeran Iblis, aku telah menentukan tingkat kekuatan mereka. Walaupun aku tidak akan kehilangan tangan melawan mereka semua, hanya ada satu yang dapat menekan ku! Karena kekuatan mereka semua, para Pangeran Iblis sangat sombong. Tanpa di duga, mereka bahkan bersepakat melakukan kerja sama hanya untuk menyerang Benua Saint! Jika ada dua Pangeran Iblis yang bekerja sama sekali lama, bisa dipastikan bahwa kita akan tewas di tempat ini!” ujar Lin Ming dengan wajah dingin.
“Ya, kau benar. Jika seperti ini, kita harus meminta bantuan Klan Kuno lainnya!” Lin Xi berbicara lagi dan langsung mengatakan ingin membawa semua Klan Kuno melawan para Iblis. Keduanya sangat paham bahwa Klan Kuno pasti akan melawan Iblis karena itu juga tugas mereka.
“Kakek.. nenek.. ada hal yang ingin aku tanyakan.” Huan Caiyi yang mendengarkan sejak awal pun berbicara.
“Ada apa Caiyi?” Lin Ming yang awalnya muram, mengendurkan keseriusannya ketika menatap cucu angkatnya tersebut.
__ADS_1
“Semula aku mendengar dari Jendral Iblis bahwa ada dua jenis Pangeran Iblis, keduanya tinggal di dua Dunia Berbeda, yaitu Dunia Iblis Fana dan Dunia Iblis Abadi. Apa maksudnya?” Tanya Huan Caiyi karena ia sangat penasaran saat ini.
Lin Ming dan Lin Xi terdiam untuk beberapa saat.
Setelah hening sejenak, Lin Ming menghela nafas panjang lalu berbicara, “Ya, itu memang benar. Kedua Alam itu sangat berbeda, dunia manusia juga sama-sama memiliki Alam Fana dan Alam Abadi.”
“Setiap kultivator akan memiliki kesempatan untuk menembus belenggu dan mencapai tingkat Abadi. Bisa dikatakan, kekuatan tingkat awal Abadi dapat memusnahkan seratus kultivator tingkat Alam Sage tahap kesembilan seorang diri!” ujar Lin Ming.
Huan Caiyi sangat terkejut ketika mendengarnya. Tetapi ia tidak berbicara dan hanya menunggu kakeknya melanjutkan.
“Semua makhluk memang memiliki kesempatan untuk mencapainya, tetapi tidak untuk kultivator di Benua Saint! Di catatan utama setiap Klan Kuno, dikatakan bahwa Benua Saint disegel dan tidak ada yang bisa mencapai tingkat Abadi jika tinggal di Benua Saint. Ini juga alasan mengapa sangat banyak kultivator tingkat Alam Sage tahap kesembilan yang sangat terampil. Yang aku ketahui, setiap kali seseorang menembus belenggu fana, mereka akan langsung dibuang dari dunia fana secara paksa dan naik ke alam abadi!”
“Tetapi di Benua Saint tidak pernah ada yang mampu melakukannya dan ini dikarenakan oleh Segel khusus. Ini juga terkait dengan semua tempat berbahaya yang di jaga oleh Klan Kuno. Banyak dunia di luar sana, tetapi hanya tempat kita yang dibuat menjadi tempat khusus. Ini dikarenakan sangat banyak peninggalan sosok legendaris di dunia ini terutama milik Kaisar Manusia!”
“Sama halnya untuk dunia iblis, dunia Iblis fana sangatlah banyak, itu mencapai ribuan. Begitu banyak dunia, keseluruhannya dikuasai oleh Tujuh Pangeran Iblis. Mereka memiliki wilayahnya masing-masing. Dan juga, setiap kali para Iblis dimahkotai sebagai Pangeran Iblis Fana, mereka akan kehilangan kesempatan naik ke Alam Iblis Abadi.”
“Mereka bertujuh bisa dikatakan abadi karena bisa hidup selamanya walaupun tidak bisa lagi mencapai tingkat kultivasi yang lebih tinggi! Iblis mana yang tidak menginginkan itu? Iblis Abadi tidak akan bisa turun ke Alam Iblis Fana sehingga para Pangeran Iblis hampir tidak pernah digantikan. Ketujuhnya pasti sangat puas dengan kehidupan mereka layaknya seorang kaisar yang memerintah banyak Dunia Iblis! Mereka menyerang banyak Dunia Fana, memperluas wilayah mereka sendiri.”
“Diantara mereka bertujuh, persaingan juga terjadi untuk menjadi pemimpin Tujuh Pangeran Iblis. Ini terlihat dari penyerangan mereka terhadap semua dunia Fana, memperluas kekuatan masing-masing lalu bentrok dengan Pangeran Iblis lainnya. Ini juga alasan kenapa kakek dan nenekmu berani menjaga tempat ini hanya dengan kami berdua.”
“Tetapi kini Tujuh Pangeran Iblis bekerja sama hanya untuk menyerang satu dunia fana! Hanya untuk satu Pangeran Iblis, pasukannya akan mencapai gabungan dari empat Klan Kuno. Jika ketujuh pasukan Pangeran Iblis masuk ke Benua Saint...” Lin Ming menghentikan kata-katanya dan wajahnya sangat muram. Inilah yang ia takutkan sedari awal, yaitu kerja sama antara Tujuh Pangeran Iblis. Jika hanya satu diantara mereka, Lin Ming yakin dengan kekuatannya dapat menahan mereka memasuki Benua Saint. Tetapi untuk ketujuhnya yang bergabung, tidak ada kesempatan untuk menang.
Ini juga alasan mengapa Bai Yi tampak percaya diri melepaskan Lin Ming seolah-olah melihatnya seperti mainan yang akan menari di Benua Saint untuk melawan Tujuh Pangeran Iblis.
__ADS_1
Mendengar semua cerita Kakeknya, Huan Caiyi berkeringat sedikit dan tau bahwa Benua Saint kini akan mengalami bencana yang mungkin tidak dapat dicegah.