
Bintang Tianyu, Klan Rong
“Murid Sekte Jie Yan, apakah kau melihat siapa sebenarnya itu?” Tanya Rong Qu karena ia telah melihat jubah yang robek karena di tebas.
“Tidak, dia sangat cepat! Kekuatannya setidaknya berada di tingkat Penguasa Abadi tahap menengah! Jika dia ingin bergerak pergi dariku, aku tidak akan bisa melacaknya.” jawab Jie Yan.
Rong Qu semakin muram dan langsung memerintahkan semua penjaga membereskan kekacauan. Ia juga menenangkan Putri Patriak Klan Rong.
“Di mana Patriak?” Tanya Jie Yan menatap Rong Qu.
“Patriak saat ini sedang pergi bersama dengan putranya karena ada urusan di luar Klan. Mereka pergi tadi siang. Aku tidak menyangka bahwa ketika Patriak pergi, monster itu akan menyerang. Sepertinya dia tau bahwa Patriak akan pergi dan mengambil kesempatan memburu nona muda.” ucap Rong Qu.
Jie Yan mengangguk lalu menatap ke arah putri Patriak Klan Rong. Usianya masih sangat muda, dan menurut perhitungannya, tidak mungkin Patriak Klan Rong akan membuat anak dalam kondisinya saat ini.
“Sudah berapa lama tubuh Patriak melemah?” Tanya Jie Yan untuk mengkonfirmasi tebakannya.
“Hampir sepuluh tahun!” jawab Rong Qu.
“Jadi dia...” Jie Yan menghentikan kata-katanya saat menunjuk ke arah putri Patriak Klan Rong.
Rong Qu terdiam karena ia langsung menebak apa yang dipikirkan oleh Jie Yan dan kenapa Jie Yan bertanya tentang kondisi Patriak.
“Maaf murid Sekte Jie Yan, ini adalah rahasia Klan.” jawab Rong Qu.
Jawaban Rong Qu membernarkan spekulasi Jie Yan karena anak kecil itu bukan putri kandung Patriak. Ini membuatnya semakin heran dan memikirkan kemungkinan lainnya. Yaitu, apakah monster tersebut berkaitan dengan anak kecil yang di gendong Rong Qu.
“Baiklah Tuan Rong Qu, aku akan berjaga-jaga kembali. Aku pergi dahulu, jika ada berita tentang monster itu, segera beritahu aku.” ucap Jie Yan lalu langsung menghilang dari tempat tersebut.
Gadis kecil di pelukan Rong Qu terus menangis, tetapi dia telah melihat Jie Yan dari waktu ke waktu karena ia tau bahwa Jie Yan lah yang menyelamatkannya sebelumnya.
**
Sekte Pedang
Kediaman Qing Long
__ADS_1
“Patriak! Ada berita buruk!”
Qing Long yang sedang bermeditasi, langsung membuka matanya karena jika ada seseorang yang mencoba menerobos kediamannya dengan suara seperti itu, pasti ada sesuatu yang buruk yang sedang terjadi.
“Ada apa?” Ketika Qing Long keluar dari kediamannya, ia melihat salah satu Tetua dengan nafas cepat memasang ekspresi muram.
“Patriak, banyak murid yang menghilang secara misterius. Dan semua murid itu, merupakan anggota Klan Qing!” ucap Tetua tersebut dengan wajah muram.
“Apa?” Qing Long terkejut dan buru-buru bertanya, “Di mana mereka menghilang? Dan berapa jumlahnya? Apakah kalian sudah menemukan siapa yang melakukannya?”
“Jumlah murid yang menghilang mencapai angka ratusan, selain dari itu, Klan Qing di Kota Qing juga di serang. Tidak ada tanda-tanda pertempuran. Banyak Tetua Klan Qing yang menghilang serta anggota Klan Qing lainnya!” ucap Tetua tersebut.
Wajah Qing Long pucat pasi. Ia tidak menyangka bahwa akan ada musuh yang langsung menyerang tepat di bawah hidungnya tanpa ia ketahui sama sekali.
“Beri Perintah kepada semua Tetua dan murid inti untuk melacak siapa yang melakukan hal ini!” Perintah Qing Long muram dan langsung langsung menghilang untuk mencari apakah ada seseorang yang mencurigakan di seluruh Sekte Pedang.
**
Makam Pedang
“Apa itu sebenarnya? Bagiamana dia bisa datang dan pergi dengan mudah? Kekuatannya tidak mencapai tingkat Raja Abadi sekalipun! Tetapi dia bisa mudah lolos dari pelacakanku! Tampaknya kali ini Klan Qing akan menderita. Apakah ini musuh Klan Qing yang datang membalas dendam?” Roh Artefak bergumam kecil. Tetapi karena ia bahkan tidak mampu melacak musuh, ia pun hanya bisa terus memerhatikan situasi.
**
Kekaisaran Shi, Klan Shi
Kaisar Shi saat ini tampak buru-buru berjalan di aula istana. Auranya tampak bocor dari waktu ke waktu karena adanya berita buruk yang terjadi pada Klan Shi.
Di aula istana, terapat banyak eselon atas Kekaisaran Shi yang telah berkumpul.
Saat mencapai tempat pertemuan, Kaisar Shi langsung berbicara tanpa menyapa siapapun.
“Bagaiman bisa ratusan anggota Klan Shi menghilang di bawah hidung kalian? Apakah kalian sungguh tidak berguna?” Teriak Kaisar Shi sekuat tenaga. Aura tirani yang merupakan kekuatan tingkat Kaisar Abadi pun meledak yang membuat istana bergetar.
“Maaf Yang Mulia, kami telah mencoba mencari semua tempat! Tetapi tidak ada tanda-tanda tentang penyerang!” Menteri Kanan langsung berbicara dan mencoba menenangkan Kaisar Shi.
__ADS_1
“Bagaimana aku bisa tenang saat banyak anggota Klan Shi hilang tanpa jejak? Apa kau ingin bercanda denganku?” Kaisar Shi semakin marah saat menatap Mentri Kanan.
Mentri Kiri langsung angkat suara, “Yang Mulia, aku mendapatkan kabar bahwa kejadian ini juga terjadi di Klan Rong, Klan lainnya dan bahkan Sekte Pedang!”
Kaisar Shi tercengang, di saat itu juga aura tirani yang ia lepaskan perlahan surut.
“Apa kau bilang Klan Rong?” Kaisar Shi entah mengapa merasa sedikit gelisah saat ini.
Tidak ada yang memperhatikan kegelisahan Kaisar Shi dan Mentri Kiri berbicara kembali, “Ya, selain dari itu, berita penting lainnya adalah, semua yang menghilang adalah anggota Klan, yang tidak terkait dengan Klan, tidak ada yang jatuh. Hal yang sama terjadi di Sekte Pedang.”
Kaisar Shi semakin terkejut dan mencoba memikirkan siapa yang melakukan hal itu. Tidak mungkin itu dilakukan oleh Sekte Pedang karena di sana, anggota Klan Qing juga menghilang.
“Apakah ini ulah Organisasi Gerhana Matahari?” Batin Kaisar Shi. Ia sudah membuat mereka menjadi salah satu tersangka tanpa sadar.
“Cepat kerahkan semua prajurit, Tetua dan yang lainnya! Cari jejak musuh itu dengan segala cara!” Perintah Kaisar Shi saat ia menghilang seketika.
Para eselon atas Kekaisaran Shi pun langsung bergerak menjalankan perintah Kaisar Shi.
**
Sementara itu, Jie Yan yang kembali ke kediamannya, tidak tau bahwa kejadian yang sama terjadi di banyak tempat, bahkan di Klan Shi dan Sekte Pedang.
“Jie Yan, apakah kau mencoba untuk menerobos ke tingkat Jiwa Abadi tahap puncak?” Tanya Xia Yue'er dengan mata polos dan imut.
“Ya, aku merasa gelisah saat ini. Selain dari itu, aku bukan hanya ingin menembak ke tingkat Jiwa Abadi tahap puncak, tetapi ke tingkat Penguasa Abadi tahap awal sekaligus.” Jawab Jie Yan karena ia merasakan firasat buruk. Jika ia tidak mencapai tingkat kekuatan itu, ia merasakan krisis luar biasa akan terjadi padanya.
Ketika Jie Yan mengatakan itu, Xiao Ziya yang semula berada di Ruang Jiwa langsung keluar.
“Apa yang kau pikirkan?” Tanya Xiao Ziya karena ia tau bahwa Jie Yan bukan seseorang yang sembrono dan mencoba meningkatkan kekuatannya dengan cara tergesa-gesa.
“Aku merasakan firasat buruk. Aku tidak tau apa itu, tetapi ini membuatku harus mencapai tingkat Penguasa Abadi tahap awal apapun yang terjadi!” ucap Jie Yan dengan mata serius.
Xiao Ziya terdiam dan mengangguk kecil, “Aku akan menggunakan formasi agar potensi tubuhmu tidak terkuras. Namun, ketika kau mencapai tingkat Penguasa Abadi tahap awal, kau harus menyetabilkan fondasi tubuhmu setidaknya dalam waktu dua tahun!”
Jie Yan terdiam karena ia yakin bahwa dalam dua tahun, ia pasti akan mencapai tingkat Penguasa Abadi tahap menengah paling tidak jika berkultivasi secara normal. Namun, saat ini ia tidak ingin menunggu, ketika merasakan firasat buruk seperti itu, ia yakin bahwa itu pasti akan terjadi.
__ADS_1
“Lakukan!” ucap Jie Yan dengan wajah serius dan Xiao Ziya pun mengangguk lalu membuat formasi untuk membantu Jie Yan menerobos ke tingkat Penguasa Abadi tetapi itu akan memperlambat Kultivasi Jie Yan setidaknya satu tahun.