Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Gong Fang Yang Menyedihkan


__ADS_3

Xiao Ziya tentu setuju dengan apa yang dikatakan Gong Fang. Sedari awal, ia memang ingin menguras semua kekayaan kelompok Gong Fang. Selama ia tidak melawan Gong Fang, ia tidak akan kalah.


Tentu kenapa Xiao Ziya sangat kuat di tingkat Penguasa Abadi tahap awal dan bisa dengan mudah mengalahkan kultivator satu tanpa diatasnya, berkaitan dengan konsep yang ia kuasai. Ketika ia mencapai tingkat Penguasa Abadi tahap awal, kemampuan konsep miliknya akan langsung menerobos ke konsep tingkat kedua.


Untuk kultivator di tingkat Penguasa Abadi tahap awal, jika mereka mampu menguasai beberapa konsep Tingkat kedua di tingkat kultivasinya, maka hampir tidak ada kultivator di tingkat Penguasa Abadi tahap awal sampai menengah yang mampu melawannya.


Perjanjian pun dibuat kembali, kali ini, demi mendapatkan hadiah dari kepala Jie Yan, Gong Fang mempertahankan semua kekayaannya. Tetapi jika ia berhasil menangkap Jie Yan, semua total kekayaan mereka akan berlipat ganda Karena sedari awal hadiah kepala Jie Yan memang cukup keterlaluan.


“Pertandingan selanjutnya akan diadakan kembali! Kali ini, pemenang sebelumnya Roh, Xiao Ziya melawan dua kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap menengah sekaligus!” Teriak pembawa acara setelah mendapatkan kabar dari pendaftaran pertarungan di arena.


Semua kultivator tentu langsung sibuk karena mereka langsung membuat taruhan kembali. Sebelumnya banyak dari mereka yang kalah karena tidak menyangka bahwa Xiao Ziya akan sangat mudah mengalahkan kultivator satu tanpa diatasnya.


Dan kali ini, kebanyakan kultivator juga akan bertaruh pada Gong Mu dan Gong Hu karena keduanya bekerja sama melawan Xiao Ziya.


Walaupun Xiao Ziya kuat, mereka tidak percaya bahwa Roh akan mampu melawan dua kultivator satu tahap lebih tinggi darinya secara bersamaan.


Xiao Ziya di sisi lain, ia hanya tersenyum kecil. Tentu saja ia sudah merencanakan hal ini sedari awal sehingga ia telah mempersiapkan formasi di seluruh arena sebelumnya. Ia tidak mau membuang waktu di tempat tersebut, diperhatikan oleh semua kultivator.


“Untuk para penantang dan penerima tantangan diharapkan untuk masuk ke arena!” Teriak pembawa acara.


Xiao Ziya langsung melompat ke arena begitu juga dengan Gong Mu dan Gong Hu.


Saat mencapai arena, Gong Mu dan Gong Hu menatap Xiao Ziya dengan dingin. Kewaspadaan keduanya sangat tinggi karena tidak ingin kejadian yang sama terulang kembali.


Sebelum pertarungan dimulai, sosok yang menjadi pemimpin alat transportasi antar bintang pun mendekat, dari kejauhan ia menatap ke arah arena dengan alis sedikit terangkat.


“Roh tingkat kultivasi Penguasa Abadi tahap awal melawan dua kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap menengah? Menarik... Hm? Tunggu dulu, formasi tersembunyi yang telah dipersiapkan sejak awal?” Sosok yang tampak seperti pria paruh baya semakin tertarik dengan Xiao Ziya.


“Tuan, apakah ada yang salah? Apakah pertarungan itu menarik perhatian anda?” Tanya sosok lainnya yang merupakan wakil pemimpin di alat transportasi antar bintang tersebut.


“Tidak ada yang menarik karena begitu pertandingan dimulai, kedua kultivator itu akan tewas dalam waktu lama detik!” ujar pemimpin tersebut.


“Apa?” Wakil pemimpin tersebut terkejut dan menatap kembali dengan seksama ke arah arena. Ia tidak dapat melacak formasi tersembunyi yang dibuat oleh Xiao Ziya.


Tetapi karena itu adalah keluhan antara penumpang, mereka tidak akan ikut campur walaupun ada kecurangan seperti yang dilakukan oleh Xiao Ziya yang menaruh formasi tersembunyi sebelum pertandingan dimulai. Jika itu tidak mempengaruhi ketertiban di alat transportasi antar bintang, tidak akan ada yang keberatan sama sekali.


“Baik, penantang Gong Hu dan Gong Mu dengan tingkat kultivasi Penguasa Abadi tahap menengah melawan penerima tantangan Xiao Ziya dengan tingkat kultivasi Penguasa Abadi tahap awal, di mulai!” Teriak pembawa acara yang membuat penonton bersorak.

__ADS_1


“Selesai...” Gumam Xiao Ziya saat mengangkat kakinya lalu menghentakkannya.


Dung!


Formasi yang sangat besar muncul seketika, dan disaat itu juga, duri-duri tajam berwarna hitam dalam jumlah yan tidak terhitung banyaknya melesat ke arah langit.


Gong Mu dan Gong Hu yang awalnya baru saja mengeluarkan pedang masing-masing langsung di tusuk tanpa perlawanan sama sekali.


Xiao Ziya yang menatap itu, mengayunkan sabit di tangan kanannya sekuat tenaga ke arah udara tempat Gong Mu dan Gong Hu di bawa ke langit-langit.


“Formasi Kematian, Bilah Kematian!”


Sraing!


Bilah yang sangat besar pun melesat ke arah udara dan langsung menuju ke arah Gong Mu dan Gong Hu.


Srak! Srak!


Keduanya yang tidak bisa menggunakan qi karena formasi khusus Xiao Ziya sebelumnya, langsung dibelah menjadi dua bagian tanpa bisa melawan sama sekali.


Untuk wakil pemimpin alat transportasi antar bintang, ia melebarkan matanya dan menatap ke arah atasannya dengan tatapan terkejut karena waktu yang dikatakan oleh pemimpinnya bahkan lebih cepat dari detik.


“Ayo pergi, ada urusan yang harus kita selesaikan.” ucap pemimpin alat transportasi antar bintang tersebut dan pergi ke arah tertentu diikuti oleh bawahannya.


Untuk Gong Fang, wajahnya yang awalnya gelap langsung menjadi hijau. Tubuhnya sedikit gemetaran, ia tau bahwa serangan Xiao Ziya memang sangat kuat. Walaupun dirinya yang berada di arena, ia akan terluka tetapi masih bisa melawan. Namun, apa yang membuatnya takut adalah, ia tidak dapat melihat kapan Xiao Ziya membuat formasi.


“Sungguh tidak Terduga! Ternyata Xiao Ziya dapat melakukan hal yang dianggap sangat mustahil! Pemenang dari pertarungan ini adalah Xiao Ziya!” Teriak pembawa acara.


“Roh sialan! Dia pasti curang!”


“Bajingan! Aku akan membunuhmu! Kembalikan batu roh milikku!”


“Ayo tantang dia! Rebut kembali semua kekayaan kita yang hanya dibuang begitu saja!”


Para penonton yang ikut bertaruh, mengutuk Xiao Ziya terus-menerus.


Beberapa dari mereka tertawa lepas karena ada beberapa kultivator yang mempertaruhkan banyak kekayaan dan akhirnya mereka menang karena mereka bertaruh kepada Xiao Ziya.

__ADS_1


“Roh sialan! Aku akan membunuhmu!” Teriak Gong Fang saat auranya meledak lalu ia melesat ke arah arena karena sudah kehilangan akal sehatnya.


Xiao Ziya yang sedang memungut cincin ruang Gong Mu dan Gong Hu, menaikkan sedikit alisnya karena Gong Fang mencoba menyerangnya.


“Bodoh.” Gumam Xiao Ziya dan tidak peduli sama sekali.


Bam!


Gong Fang yang menyerang, langsung di tendang tepat diwajahnya oleh seseorang, dan itu adalah petugas alat transportasi antar bintang yang mengelola bagian tersebut. Ia memiliki kekuatan Tingkat Raja Abadi sehingga ia akan mudah menjatuhkan Gong Fang.


Bom!


Tubuh Gong Fang membentur dinding penghalang dan ia pun memuntahkan seteguk darah merah.


“Jika tidak mendaftar pertandingan di arena, siapapun yang mencoba menyerang dengan sengaja akan menerima konsekuensinya. Kau harus paham bahwa ini adalah peraturan yang dibuat ketika kau membeli tiket alat transportasi antar bintang.” ucap sosok dengan pakaian petugas dengan nada dingin ke arah Gong Fang.


Gong Fang langsung ketakutan ketika mendengar hal itu. Ia tentu tau tentang peraturan, dan siapapun yang melakukan keributan tanpa mendaftar di pertarungan di arena, mereka sering kali dihabisi oleh para petugas. Itulah yang membuat alat transportasi antar bintang sangat nyaman karena pada penumpang menjamin keselamatan mereka.


“Tapi dia hanyalah Roh rendahan!” ucap Gong Fang sambil menggertakkan giginya dengan kuat.


“Roh juga bagian dari penumpang lainnya, jadi itu tetap memiliki perawatan yang sama.” Balas petugas itu dingin dan melanjutkan dengan ancaman terang-terang, “Sekali lagi kau melakukannya, maka nyawamu akan aku ambil!”


Mendengar itu, wajah Gong Fang semakin pucat dan ia mengangguk dengan patuh. Tetapi, wajahnya semakin jelek terlihat dari pada tangisan ketika mendengar suara seseorang.


“Sesuai perjanjian, serahkan semua kekayaan yang kau miliki. Kau pasti tidak ingin mati karena kutukan darah bukan?” Tanya Xiao Ziya saat menghampiri Gong Fang.


Gong Fang hanya dengan patuh memberikan cincin ruang miliknya setelah ia mengeluarkan pedangnya. Senjatanya memang sedari awal tidak ia pertaruhkan karena itu selalu menemaninya di saat-saat sulit.


Tentu Gong Fang lebih menghargai nyawanya dari pada kekayaannya.


Xiao Ziya menerima cincin ruang dan langsung pergi dari tempat itu.


“Aku menantangmu!” ucap Gong Fang karena itu cara satu-satunya untuk mendapatkan kembali semua yang ia miliki dari Xiao Ziya.


“Apakah kau memiliki sesuatu yang dipertaruhkan? Jika kau mempertaruhkan pedang itu dan nyawamu, maka itu tidak sebanding sama sekali! Keduanya tidak lebih berharga dari pada 1.000.000 batu roh kelas atas! Walaupun kau ingin mempertaruhkan dirimu menjadi budak seumur hidupmu, itu juga tidak cukup!” Balas Xiao Ziya dan langsung pergi dari arena tersebut.


Gong Fang yang mendengar itu hanya bisa muntah seteguk darah merah sekali lagi karena Xiao Ziya mengatakan bahwa pedangnya dan nyawanya tidak berharga. Ia tau bahwa sedari awal ia telah masuk ke dalam jebakan Xiao Ziya.

__ADS_1


__ADS_2