
Bintang Brahma, Bukit Tengkorak
Setelah mendaftar misi, Xiao Chen pergi bersama dengan Jie Yan dan tiga anggota Klan Xiao ke kediaman Jie Yan yang terletak di pinggiran Bukit Tengkorak.
“Apakah ketika kau pergi dari Bintang Saint kau langsung mencapai Bintang Brahma?” Tanya Xiao Chen saat mereka semua duduk di ruang tamu sederhana.
Ketiga anggota Klan Xiao saling memandang dan sedikit terkejut bahwa Jie Yan juga berasal dari tempat yang sama dengan Xiao Chen. Ketiganya tidak menyela sama sekali dan mendengar dengan seksama percakapan keduanya.
“Tidak, semula aku tiba di Bintang Tianyu lalu bepergian ke Bintang Brahma.” ucap Jie Yan.
Xiao Chen sedikit terkejut dan ia tau Bintang Tianyu, itu adalah Bintang tingkat menengah.
“Tampaknya kau mengalami banyak kesulitan. Hal pertama yang ingin aku katakan adalah, Sekte Langit telah menangkap kakakmu, Huan Caiyi. Kami semula bepergian bersama karena tidak sengaja bertemu. Putra Master Sekte Langit kebetulan menghadang kami lalu dia melihat Huan Caiyi menggunakan kemampuan uniknya.”
“Ini membuatnya sangat tertarik dan membawa puluhan kultivator tingkat Kaisar Abadi hanya untuk menangkap Huan Caiyi. Dan kakakmu mengalihkan perhatian mereka agar aku dapat melarikan diri!” Xiao Chen menejelaskan secara singkat bagaimana mereka diburu.
Mata Jie Yan dingin seketika saat mendengar bahwa kakaknya ternyata di tangkap dan di paksa untuk menikah.
Dan dari informasi yang diterima oleh Jie Yan, tampaknya Huan Caiyi tidak ingin menikah dan Sekte Langit mencoba memburu Xiao Chen untuk mengancamnya.
“Bagus! Tampaknya Sekte Langit ini memang layak untuk dimusnahkan!” ucap Jie Yan dingin.
Xiao Chen tidak terkejut saat melihat Jie Yan marah dan bahkan qi Raja Jie Yan sampai bocor.
“Kau juga pengguna qi Raja?” Tanya rekan Xiao Chen yang bernama Xiao Fang.
Jie Yan menarik qi Rajanya dan mengangguk ke arah Xiao Fang.
“Apakah kau mampu menggunakan Metode Belitan Qi Raja seperti Xiao Chen?” Tanya anggota Klan Xiao bersama Xiao Zun.
__ADS_1
Sementara itu, pria bernama Xiao Yang, hanya diam.
“Ya, kakek tua ini yang mengajariku menggunakan Belitan Qi Raja.” Jie Yan mengangguk kecil saat mengatakan itu.
“Luar biasa! Di usia yang sangat muda kau mampu menggunakan Belitan Qi Raja!” ucap Xiao Zun dengan wajah kagum.
“Jadi, apa yang kau maksud sebelumnya tentang identitas Jie Yan?” Xiao Yang bertanya kepada Xiao Chen.
“Dia adalah Putra Kaisar Manusia Generasi Pertama.” jawab Xiao Chen.
“Apa?” Xiao Zun, Xiao Yang dan Xiao Fang langsung berdiri dari tempat duduk mereka masing-masing dan menatap Jie Yan dengan tatapan tidak percaya. Mereka Klan Xiao adalah Klan kuat yang melayani Kaisar Manusia, tentu mereka akan terkejut bahwa keturunan Kaisar Manusia yang mereka hormati tepat berada di depan mereka.
“Apakah itu benar?” Xiao Fang bertanya dengan nada tergagap karena tidak tau harus berkata apa lagi oleh kejutan yang ia dengar.
Jie Yan tidak menjawab dan aura Naga Hitam Kehancuran muncul tepat di atasannya membentuk sebuah proyeksi naga.
Ketiga anggota Klan Xiao itupun melebarkan matanya saat menatap sosok tersebut. Jika itu hanya sosok, mereka tidak akan mudah percaya. Tetapi aura Naga Hitam Kehancuran tidak bisa dipalsukan karena di Klan Xiao, terdapat sebuah tugu berbetuk Naga Hitam Kehancuran. Dan patung itu terus-menerus melepaskan aura yang sama. Dan semua anggota Klan Xiao menghafal aura itu.
“Jie Yan... Tidak, tuan muda.. datanglah ke Klan Xiao. Klan Xiao akan melakukan segala cara untuk membantumu mencapai puncak!” ucap Xiao Zun dengan wajah serius.
“Ke Klan Xiao?” Jie Yan bergumam kecil lalu menggelengkan kepalanya.
“Aku ingin berlatih di Bintang Brahma, lagi pula sangat lama mencapai lokasi Klan Xiao berada.” ucap Jie Yan.
Ketiga anggota Klan Xiao terdiam dan tidak berbicara lagi karena memang benar bahwa pengalaman pertempuran akan membuat seseorang menjadi lebih kuat dengan cepat.
Hanya dengan menjadi bunga di rumah kaca, walaupun kecepatan Kultivasi cukup cepat, tetap saja itu akan menjadi seseorang yang lemah tanpa pengalaman.
Dan jika berpetualang, kemungkinan siapapun akan menerima peluang bagus yang mungkin membuat kecepatan kultivasinya lehih cepat dari pada hanya menetap di satu tempat.
__ADS_1
Tetapi untuk Xiao Fang, Xiao Zun dan Xiao Yang, ketiganya pasti diam-diam memberitahukan Klan Xiao tentang keberadaan Jie Yan.
Jika Klan Xiao tau tentang keberadaan Jie Yan, mereka pasti akan mengirim seseorang yang sangat kuat ke Bintang Brahma untuk mengawasinya agar tidak terjadi kecelakaan.
“Lalu, apa rencana kakek selanjutnya?” Tanya Jie Yan menatap ke arah Xiao Chen.
“Setelah misi khusus ini selesai, kita akan meningkatkan kekuatan. Juga, aku telah menyusun rencana agar Organisasi Kegelapan menyerang Sekte Langit. Hanya ini satu-satunya cara agar Huan Caiyi dapat dibebaskan sebelum Huan Caiyi di paksa menikah.” ucap Xiao Chen.
“Misi kali ini adalah untuk mengambil kunci dari Manusia Ular. Dan ketika kunci itu berada di tangan Organisasi Kegelapan, sudah pasti warisan di Pegunungan Para Raja akan dibuka.” ucap Jie Yan.
“Ya, aku sudah memikirkan tentang hal itu. Kita akan tau apa yang harus dilakukan setelah warisan itu dibuka.” Balas Xiao Chen.
Jie Yan mengangguk dan tidak berkomentar tentang pengaturan yang dibuat oleh Xiao Chen. Ia tau bahwa Xiao Chen yang sudah hidup dalam waktu yang sangat lama pasti sangatlah cerdas seperti rubah tua.
“Apakah kau belum menemukan keanehan tentang Cermin Tembaga yang kau pegang?” Tanya Xiao Chen menatap ke arah Jie Yan.
“Tidak ada. Ini juga disebabkan Cermin Tembaga telah di segel oleh Ziya menggunakan formasi. Ketika kekuatannya mencapai tingkat Penguasa Abadi, dia mampu menekan Cermin Tembaga agar tidak memancarkan gelombang sinyal agar dilacak oleh iblis.” ujar Jie Yan.
Xiao Chen sedikit lega karena jika Jie Yan memegang Cermin Tembaga, apa lagi di Bintang Brahma, maka para iblis akan langsung melacaknya.
Dan Xiao Ziya tentu telah memikirkan hal ini sedari awal dan menyegel Cermin Tembaga sebelum mencapai Bintang Brahma.
Setelah itu, mereka pun berbicara banyak hal tentang kultivasi dan rencana untuk kedepannya.
Waktu terus berlalu, Bukit Tengkorak saat ini menjadi lebih ramai dari pada sebelumnya karena misi yang dikeluarkan oleh Asosiasi Mercenaries.
Hari untuk menyerang Manusia Ular dan pasukannya pun akhirnya tiba. Jie Yan bersama dengan Xiao Chen, Xiao Yang, Xiao Zun dan Xiao Fang pun telah datang ke titik pertemuan semua Mercenaries.
Semua Mercenaries tau bahwa perang kali ini pasti sangat sulit karena mereka tentu telah menerima informasi tentang kekuatan independen tanpa wilayah yang di pimpin oleh Manusia Ular merupakan kekuatan tingkat ketiga walaupun dalam kategori terlemah.
__ADS_1
Perang yang akan terjadi juga pasti akan membuat banyak kultivator jatuh. Selain dari itu, bisa dipastikan bahwa kekuatan tingkat ketiga lainnya atau mungkin kekuatan tingkat keempat akan ikut berpatisipasi karena itu menyangkut masalah kunci membuka warisan di Pegunungan Para Raja.