
Bintang Tianyu
“Seni Rahasia Tertinggi, Tebasan Kaisar Surgawi!”
Sraing!
Ruang dan Waktu tampak membeku dalam waktu sepersekian detik.
Untuk Qing Mu, Cao Li dan Cao Zong, semuanya tampak melambat, mereka bertiga memerhatikan serangan yang mendekat dengan kecepatan tinggi. Selain dari kecepatan serangan itu sungguh mengerikan, ruang lingkup serangan juga cukup luas yang artinya mereka bertiga menyadari bahwa kesempatan untuk menghindar hampir tidak ada.
Oleh karena itu, ketiganya langsung menggunakan semua kekuatan mereka untuk bertahan tanpa teknik pertahanan sama sekali.
Jrezh!
Bilah yang sangat kuat itu pun menerjang ke tempat yang sangat jauh. Jurang yang sangat dalam tercipta, hanya dengan kekuatan tingkat Jiwa Abadi tahap akhir, serangan Jie Yan mampu menimbulkan kerusakan besar.
“Huft.. Huft.. Huft.. Serangan ini jika digunakan sekuat tenaga menguras sangat banyak qi dan konsep.” Batin Jie Yan. Ia menatap ke arah kejauhan dan ia membeku dalam sekejap.
Jie Yan sangat tau bahwa karena kekuatannya kurang, serangan terkuatnya tidak terlalu begitu efektif walaupun itu melukai ketiga musuh secara parah.
“Mati!”
Qing Mu, Cao Li dan Cao Zong yang tampak terluka parah dengan darah berlumuran di semua tubuh, langsung menyerang ke arah Jie Yan sekuat tenaga. Mereka sangat marah karena Jie Yan mengambil kesempatan di waktu yang sangat tepat menyerang mereka bersama-sama.
Satu bilah berwarna putih gelap dan dua bilah api melesat ke tempat Jie Yan berada dengan kecepatan yang sangat tinggi.
“Yue’er!” Teriak Jie Yan saat Xia Yue'er langsung mengangguk serius lalu melakukan teknik fusi.
Ketika Jie Yan ditutupi oleh cahaya putih, ketiga serangan itu pun langsung menerjang ke arah Jie Yan.
Jie Yan yang baru saja selesai melakukan fusi, langsung mengangkat pedangnya serta formasi pertahanan instan tercipta.
Duar!
“Uhuk..” formasi pertahanan langsung dipecahkan tetapi efek serangan berkurang sangat banyak.
Bahkan Jie Yan harus mengakui bahwa sedangan ketiganya tidak akan bisa ia tahan walaupun melakukan teknik fusi dengan Xia Yue'er.
“Dia masih dapat menahannya?” Wajah Cao Zong muram dan ketika ia melihat ke samping, Qing Mu sudah mengayunkan serangannya.
“Bajingan!” Cao Zong dan Cao Li langsung menyerang sekali lagi.
Trang!
Duar!
Karena keadaan Cao Li yang saat ini kehilangan lengan kiri, keefektifan pertempurannya juga menurun. Dan di sisi lain, Qing Mu juga menderita serangan mematikan dari Cao Zong.
Selain dari itu, Ketiganya juga menerima cidera parah dari serangan Jie Yan sebelumnya.
Jie Yan yang memuntahkan seteguk darah langsung menggertakkan giginya dengan kuat lalu menghilang seketika.
Dengan keadaan fusi, kekuatannya bisa dikatakan setara dengan kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap awal terlemah. Tetapi dengan keterampilan bertarungnya, itu pasti sudah cukup membereskan musuh seperti Qing Mu, Cao Zong dan Cao Li yang terluka jika itu pertarungan satu lawan satu.
__ADS_1
Zhep!
Dengan Mata Dewa, Jie Yan dapat melihat semuanya dengan jelas dan langsung muncul tepat di belakang Cao Li yang sedang menyerang dari jarak tertentu ke arah Qing Mu karena menderita luka fatal.
“Mati!”
Teriak Jie Yan sekuat tenaga saat mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.
“Seni Rahasia, Tebasan Kecepatan Teleportasi!”
Sraing!
Jrezh!
Jie Yan melewati Cao Li dan langsung memberikan luka tambahan yang cukup dalam.
Sementara untuk Cao Li, dia menggertakkan giginya dengan kuat menahan rasa sakit tersebut dan menyerang balik sekuat tenaga.
“Tebasan Api Dingin!”
“Seni Kehancuran, Perisai Yin-Yang Tingkat Dua!”
Sraing!
Bilah yang sangat kuat menerjang ke arah Jie Yan tetapi langsung di tahan oleh Perisai Yin-Yang.
Duar!
Jie Yan yang selamat, langsung mengendalikan Perisai Yin-Yang ke arah Cao Li.
Duar!
Ledakan besar terjadi dan Cao Li terhempas oleh ledakan Perisai Yin-Yang dengan kondisi seluruh tubuh menghitam setra petir yang terus memercik dari tubuhnya.
“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”
Zhep!
Jie Yan menghilang dan muncul tepat di atas Cao Li. Ia degan ganas mengayunkan pedangnya yang telah diselimuti oleh qi Raja.
“Seni Rahasia, Tebasan Dimensi!”
Sraing!
Cao Li yang hampir kehilangan kesadarannya tidak mampu lagi bertahan dan menerima tebasan Jie Yan secara langsung.
Jrezh!
Darah yang sangat banyak berceceran ketika tubuh Cao Li terbelah menjadi dua bagian.
Di tempat pertarungan Cao Zong dan Qing Mu yang tidak terlalu jauh, Cao Zong tentu meyaksikan kematian Cao Li.
“Sialan!” Cao Zong berteriak keras saat kekuatannya meledak dan mendorong mudur Qing Mu.
__ADS_1
“Bajingan! Matilah!” Teriak Cao Zong menyerang ke arah Jie Yan sekuat tenaga.
Sraing!
Jie Yan yang menatap itu, memasang ekspresi dingin. Ia langsung menggunakan teknik teleportasi sekali lagi dan menghilang.
Duar!
Ledakan besar terjadi di kejauhan, Cao Zong memasang muram dan melihat ke arah tempat Jie Yan muncul tetapi ia membeku di tempat ketika merasakan dada kirinya ada rasa dingin dan panas. Ia melihat ke arah bawah dan menemukan pedang yang telah bersarang di tubuhnya.
“Sial!” Batin Cao Zong marah.
“Aku mengatakan bahwa ketika kau menghalangiku, maka kau akan mati!” ucap Qing Mu dengan haus darah yang sangat besar.
“Ya, kau benar!” ucap Cao Zong dengan senyum kejam saat pandangannya mulai buram dan ia mengaktifkan Akar Spiritual miliknya untuk diledakkan karena tau bahwa hidupnya tidak akan terselamatkan lagi ketika jantungnya di tikam.
Zhung!
Tubuh Cao Zong bersinar terang dan membuat Qing Mu yang awalnya bangga langsung mengutuk Cao Zong dalam hati.
Duar!
Ledakan besar membentuk awan jamur tercipta. Adegan bunuh diri kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap awal tentu bukan lelucon.
Jie Yan yang tidak terlalu jauh, mengangkat tangannya dan qi menyelimuti tubuhnya agar tidak terhempas. Namun Mata Dewa miliknya terus aktif dan melihat di mana posisi Qing Mu berada.
“Di sana!” Batin Jie Yan dan langsung menghilang seketika memasuki tempat ledakan berada. Ia tidak akan melepaskan kesempatan untuk menghabisi Qing Mu.
“Teleportasi!”
Qing Mu yang terhempas tampak sangat memalukan saat ini. Wajahnya sangat pucat, lukanya semakin banyak dan itu sangat parah.
“Anggota Gerhana Matahari sialan!” Teriak Qing Mu mengutuk Cao Zong yang meledakkan dirinya.
Tetapi Qing Mu merasa bulu-bulu di punggung naik ketika seseorang muncul di belakangnya.
“Seni Rahasia, Penghancuran Ilahi!”
Jie Yan yang muncul tepat di belakang Qing Mu langsung menyerang sekuat tenaga, ia tentu menggunakan Metode Belitan Qi Raja agar kekuatan serangannya berlipat ganda.
Blar!
“Uhuk...” Qing Mu yang berbalik, langsung dihempaskan oleh teknik Jie Yan. Ia muntah darah dan terjatuh seperti layang-layang yang talinya putus ke arah permukaan tanah.
Blug!
Qing Mu merasakan semua organ dalamnya hancur dan darah terus keluar dari mulutnya. Ketika ia hendak mencoba berdiri, ia melebarkan matanya saat menatap Jie Yan yang muncul tepat di atasnya.
“Mati!” ucap Jie Yan dingin dan langsung menusuk ke arah kepala Qing Mu.
Jleb!
Tubuh Qing Mu menegang untuk sesaat ketika pedang Jie Yan tertanam di kepalanya. Matanya langsung kabur dan ingin mencoba melakukan sesuatu seperti yang dilakukan oleh Cao Zong tetapi ia semakin frustrasi ketika merasakan seluruh tubuhnya seperti di sengat oleh listrik dan tidak bisa meledakkan Akar Spiritual miliknya.
__ADS_1
“Huft... Huft.. Huft..” Jie Yan terengah-engah dan ia langsung mudur dan duduk di permukaan tanah. Ia tidak menyangka bahwa dirinya akan mampu melakukan hal itu, yaitu bertarung melawan tiga kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap secara bersamaan dan ia membunuh dua diantaranya.