Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Hadiah


__ADS_3

Bintang Tianyu, Sekte Pedang


“Woaaaa!”


Para penonton bersorak keras seketika karena pertarungan intens yang sangat menegangkan dan sangat hebat untuk di tonton akhirnya dimenangkan oleh Jie Yan.


“Dia... Menang?” Qing Lan Yu bergumam kecil ketika menatap ke arah Jie Yan. Ia tidak menduga bahwa murid baru yang ia coba lindungi di Hutan Purba oleh Gurunya akan menjadi pemenang.


“Dia menerobos ke level Mata Pedang walaupun itu belum stabil. Sungguh sulit dipercaya bahwa di saat kritis, kekuatannya akan meningkat sekali lagi! Dia adalah lawan yang jauh lebih tinggi dari kata layak!” Huoyun Ying'er mencengkram erat gagang pedang miliknya karena ia sangat ingin bertempur dengan seseorang seperti Jie Yan.


“Tim medis! Cepat rawat Yun Che!” Teriak Tetua Pertama saat mendarat di depan Yun Che lalu memeriksa lukanya.


Tetua Pertama sedikit lega karena Yun Che masih hidup walaupun jika dibiarkan dalam waktu beberapa jam, mungkin nyawanya akan pergi ke Tanah Suci.


Tim medis langsung memberikan pertolongan kepada Yun Che di tempat agar lukanya tidak semakin parah. Luka itu tercetak dari bahu ke tengah dadanya, bisa dipastikan bahwa bekas luka itu tidak akan pernah hilang.


Sementara itu, Tetua Kelima yang menonton dari tempat yang sangat jauh, memasang ekspresi muram. Ia tentu dapat melihat bahwa Jie Yan telah menembus level Mata Pedang yang artinya Jie Yan telah memiliki kualifikasi memasuki jajaran Murid Inti Sekte Pedang Bintang Tianyu.


“Bajingan! Tampaknya akan lebih sulit untuk membunuhnya! Aku tidak peduli lagi tentang Jimat Bulan! Bocah itu harus mati!” Batin Tetua Kelima dan menatap ke arah samping.


“Aku menyerahkan hal ini padamu! Bunuh bocah itu! Aku akan membayar dengan harga 20.000.000 batu roh kelas atas!” ucap Tetua Kelima saat melihat ke arah sosok berjubah hitam dengan lambang Matahari gelap.


“Ji-ji-ji.. Tetua Kelima tampaknya menggunakan lebih dari setengah kekayaannya hanya untuk membereskan murid tingkat Jiwa Abadi tahap akhir? Sungguh tidak terduga!” ucap sosok berjubah tersebut yang tidak lain adalah salah satu petinggi dari Organisasi Gerhana Matahari.


“Kau tidak perlu banyak berbicara! Ini adalah deposit sebanyak 5.000.000 batu roh kelas atas! Aku akan membayar sisanya ketika mayat bocah itu datang ke pintuku!” Balas Tetua Kelima dingin saat melempar cincin ruang lalu menghilang dari tempat itu dalam sekejap.

__ADS_1


Ketika menangkap cincin ruang, sosok tersebut terdiam beberapa saat lalu berkata dengan nada mengejek, “Jika saja kau bukan seorang klien, kau pasti akan mati sekarang juga! Jangan terlalu menganggap dirimu tinggi Tetua Kelima, jika kau mencoba memprovokasiku sekali lagi, kaulah yang pertama akan aku penggal!”


Setelah sosok berjubah tersebut berbicara sendiri, ia pun menghilang dalam sekejap.


Jie Yan tidak tau bahwa dirinya telah ditargetkan dan bahkan kepalanya memiliki harga 20.000.000 batu roh kelas atas.


Saat ini Jie Yan juga sedang di rawat oleh tim medis karena ia juga terluka ketika bertarung dengan Yun Che.


Penghargaan pemenang kompetisi di tunda beberapa jam karena Yun Che belum sadarkan diri.


Yun Che yang saat ini berada di ruangan medis pun terbangun dan merasakan sakit luar biasa di dadanya. “Aku kalah?”


Mengingat apa yang terjadi, Yun Che tersenyum pahit karena tau bahwa pertarungan melawan Jie Yan membuat dirinya sebagai batu asah buat Jie Yan mencapai niat pedang level Mata Pedang.


“Tampaknya itu tidak mungkin Tetua.” jawab Yun Che karena ia tau bagaimana kondisinya sediri saat ini.


Tetua Pertama menghela nafas lalu mengangguk dan berkata sebelum ia pergi, “Aku akan mengantar hadiah juara kedua kepadamu nanti.”


Yun Che tidak menjawab. Ia hanya melihat ke arah Tetua Pertama yang pergi lalu menatap ke arah Pedang Awan Abadi yang bersandar ke arah tempat ia berbaring.


“Guru, aku akan berjuang keras menemukan sisa warisan lengkapmu yang direbut oleh musuhmu. Sebelum itu tiba, aku tidak akan pernah kalah lagi!” ucap Yun Che dengan nada datar tetapi terlihat kesedihan yang luar biasa dimatanya karena ia pernah berjanji kepada Gurunya sebelum meninggal bahwa ia tidak akan pernah kalah dan menemukan seseorang yang menjebak Gurunya lalu mengambil setengah warisan metode Belitan Qi Raja yang merupakan harta turun-temurun keluarga Gurunya.


**


Qing Long mengetahui bahwa Yun Che tidak dapat hadir. Oleh karena itu hanya ada enam peserta yang kali ini berada di tengah arena. Untuk Qing Cao yang terbunuh, itu dilupakan oleh semua orang kecuali untuk Qing Mu.

__ADS_1


Saat ini Qing Long berada di atas podium yang baru saja di bangun dan menatap enam murid di arena.


“Aku nyatakan kompetisi yang diadakan sepuluh tahun sekali yang diadakan oleh Sekte Pedang resmi berakhir. Jie Yan, pemenang kompetisi diharapkan datang untuk menerima hadiah untuk pemenang kompetisi!” Suara Qing Long tidak terlalu keras tetapi tetap dapat di dengar oleh semua orang.


Jie Yan yang sudah pulih cukup banyak perlahan berjalan ke arah atas podium lalu berdiri di depan Qing Long dan semua eselon atas Sekte Pedang di belakang Qing Long kecuali untuk Tetua Kelima yang tidak terlihat sampai saat ini.


“Sebelum itu, aku mengucapkan selamat kepadamu. Hadiah yang akan kau terima berupa sumber daya. Yang pertama adalah 1.000.000 batu roh kelas atas, Pil Terobosan Langit, Giok Pemahaman Niat Pedang level Mata Pedang tidak sempurna dan satu hadiah lainnya kau dapat memilih sumber daya yang kau inginkan selagi itu masih dalam ruang lingkup kemampuan Sekte Pedang.” ucap Qing Long.


Mendengar itu, Jie Yan tentu saja sangat bersemangat di dalam walaupun tetap biasa saja di permukaan.


“Apakah aku dapat meminta Giok Pemahaman konsep Ruang tingkat kedua?” Tanya Jie Yan.


Qing Long tersenyum karena sudah menduga bahwa Jie Yan akan meminta hal itu dan ia memang telah memintanya dari seseorang, yaitu Kaisar Shi. Kebetulan Kaisar Shi memiliki Giok Pemahaman konsep Ruang dalam koleksinya walaupun Qing Long harus membayar harga cukup mahal karena Kaisar Shi juga pasti menduga bahwa Jie Yan akan meminta hal itu.


“Ya, kebetulan Sekte Pedang memiliki benda yang kau inginkan.” Qing Long melambaikan tangannya lalu sebuah cincin ruang berisi batu roh, sebuah pil, Giok Pemahaman Niat Pedang dan Giok Pemahaman konsep Ruang langsung melayang di depan Jie Yan.


Mata Jie Yan berbinar seketika karena tidak menyangka bahwa benda langka seperti itu akan dimiliki oleh Sekte Pedang. Ia telah kewalahan mencoba memahami konsep Ruang tingkat kedua, dan ingin mencari Giok Pemahaman konsep Ruang. Tetapi ia tau bahwa itu pasti sangat sulit, bahkan Xiao Ziya juga berpendapat sama dengannya.


Ini tentu dikarenakan kelangkaan kultivator pengguna konsep Ruang. Jika ingin mengolah konsep Ruang, hanya kultivator yang telah mempelajari hal itu yang tau bahwa mereka harus memahami sedikit konsep Waktu yang tidak dapat dipisah darinya.


Tetapi Jie Yan adalah keberadaan unik, garis darah miliknya sangat terkait dengan konsep Ruang dan Waktu, walaupun ia harus mempelajarinya secara mendalam, keunggulan garis darahnya adalah mampu memahami secara langsung konsep dasar Ruang dan Waktu sebagai bekal awal.


“Terima kasih Master Sekte.” Jie Yan langsung menyimpan semua hadiah yang ia terima. Dan untuk konsep Waktu, ia yakin bahwa ketika ia mempelajari konsep Ruang secara mendalam, konsep Waktu akan dapat dipelajari secara samar. Ini karena kedekatan antara konsep Ruang dan Waktu, apa lagi dengan garis darah yang memang di khususkan untuk mempelajari konsep tersebut.


“Dan yang terakhir, karena kau telah mencapai niat pedang level Mata Pedang, maka mulai hari ini kau akan resmi menjadi murid inti ke sembilan Sekte Pedang Bintang Tianyu!” ucap Qing Long sekali lagi dan membuat banyak orang terkejut karena mereka tidak tau bahwa Jie Yan telah menerobos dan mencapai level tersebut dalam jalan pedang.

__ADS_1


__ADS_2