Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Pertemuan Saudara


__ADS_3

Istana Bawah Laut, Kerajaan Atlantis


“Kakak.. itu.. itu..” Lan Qinzhu tergagap ketika melihat ke arah Jie Yan. Ia mencoba bertanya tetapi terlalu gugup karena takut apa yang ia pikirkan bukanlah kenyataan.


Xiao Yuu di sisi lain tidak berbicara sama sekali. Ia langsung perlahan melayang ke arah tempat Jie Yan dan Gu Yin berada.


Melihat kakaknya yang perlahan bergerak, ia langsung tau bahwa apa yang ia pikirkan adalah kenyataan. Lan Qinzhu pun bergegas mengikuti Xiao Yuu dengan wajah sangat bahagia.


Sementara itu, para anggota Klan Naga bingung dengan sikap kedua nona muda Klan Naga. Untuk Hong Liu, ia melihat ke arah tempat yang di tuju oleh Xiao Yuu dan Lan Qinzhu. Ketika melihat Jie Yan, ia terkejut dan tidak menyangka bahwa Jie Yan akan mengenal kedua nona muda Klan Naga. Jika tidak, tidak mungkin kedua nona muda Klan Naga tersebut akan bergerak secara pribadi ke arah seseorang.


Saat ini Hong Liu berpikir kembali kenapa sebelumnya Jie Yan menyelamatkan Di Qin, kemungkinan itu dikarenakan hubungan antara Xiao Yuu, Lan Qinzhu dan Jie Yan.


Jie Yan dan Gu Yin tentu menyadari bahwa Xiao Yuu dan Lan Qinzhu datang ke tempat mereka. Keduanya hanya tersenyum kecil saat ini karena keluarga mereka akhirnya bertemu lagi.


Saat Xiao Yuu yang pertama mendarat, ia terdiam untuk beberapa saat karena tidak tau harus bertanya apa kepada Jie Yan dan tidak tau harus membahas apa. Dan itu sama halnya bagi Lan Qinzhu. Keduanya merasa bersalah karena meninggalkan Jie Yan waktu itu di Dimensi Naga.


“Apa yang terjadi? Apakah pemuda itu memiliki masalah dengan dua nona muda Klan Naga?”


“Siapa tau? Tampaknya ini akan menjadi pertunjukan bagus saat ini.”


“Aku ingin melihat kedua betina menyeramkan itu menghabisi pemuda itu dan memperlihatkan kekuatan keduanya.”


Diskusi para kultivator pun terdengar di tempat tersebut ketika melihat reaksi dari Xiao Yuu dan Lan Qinzhu.

__ADS_1


Sementara untuk Mu Fengying, matanya sedikit menyipit karena ia tentu sedikit paham tentang sifat dari Xiao Yuu dan Lan Qinzhu yang merupakan kerabat dari Gu Yin.


Saat ini Xiao Yuu dan Lan Qinzhu datang ke hadapan Jie Yan sementara Gu Yin datang bersamanya yang artinya Jie Yan merupakan seseorang yang sangat kenal dengan mereka semua.


“Mungkinkah?” Batin Mu Fengying karena ia telah menebak identitas asli Jie Yan walaupun ia masih sedikit ragu karena informasi tentang Jie Yan sebelumnya yaitu tewas di Dimensi Naga yang bahkan akhirnya membuat Gu Yin menjadi wanita paling dingin yang pernah ada.


Tetapi, ketika melihat sikap Gu Yin dan senyum cerah diwajahnya, ia yakin 80% bahwa Jie Yan adalah orang yang ia pikirkan.


“Di mana Xia Yuuxuan?” Tanya Jie Yan ketika menatap ke arah Xiao Yuu.


Xiao Yuu dan Lan Qinzhu menegang di tempat dan keduanya langsung membenarkan spekulasinya identitas Jie Yan yang merupakan kakak yang mereka yang dikabarkan meninggal walaupun keduanya tidak pernah percaya sama sekali.


“Dia dipaksa naik ke Alam Abadi karena hukum dunia ini.” jawab Xiao Yuu.


Jie Yan mengangguk kecil lalu berbicara kembali saat ia perlahan berbalik, “Ayo pergi sebentar. Banyak yang harus kita bahas saat ini. Aku tidak ingin mereka mendengar percakapan kita.”


Setelah itu, Jie Yan, Lan Qinzhu, Xiao Yuu dan Gu Yin pun terbang menjauh sedikit dari tempat tersebut untuk membahas sesuatu yang penting.


“Tampaknya kedua nona muda kenal dengan Jie Yan.” Di Qin berkata dengan nada sedikit heran.


“Ya, tampaknya seperti itu.” Hong Liu mengangguk kecil. Tetapi ia sama sekali tidak berani mencoba untuk mengganggu karena takut ditendang. Ia tau dengan jelas betapa kuatnya Xiao Yuu dan Lan Qinzhu. Bahkan para naga yang memiliki kekuatan satu tahap diatas keduanya tidak mampu bersaing dengan kedua nona muda Klan Naga tersebut.


Sementara itu, para kultivator lainnya sedikit kecewa karena tidak ada pertarungan yang terjadi. Tentu kebanyakan dari mereka berharap bahwa pertarungan akan terjadi, itu juga dikarenakan para kultivator menganggap para anggota Klan Naga adalah binatang buas yang hanya tau cara bertarung.

__ADS_1


“Apa yang terjadi sebelumnya ketika Dimensi Naga meledak?” Tanya Xiao Yuu, ia sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada Jie Yan selama ini.


Jie Yan menghela nafas panjang lalu menceritakan secara singkat apa yang terjadi ketika ia bertarung di Dimensi Naga sampai saat ini.


Cerita Jie Yan membuat Xiao Yuu dan Lan Qinzhu merasa sedih karena tidak menyangka bahwa kakak mereka akan mengalami situasi yang menyedihkan selama ini.


Lalu, alasan mengapa Jie Yan menyembunyikan identitasnya juga mereka pahami. Mereka juga tau bahwa seseorang yang disebut sebagai Raja Naga diburu oleh banyak kekuatan termasuk Kekaisaran Han.


“Tidak masalah kakak, suatu hari nanti kita akan membereskan Kekaisaran Han. Baru-baru ini, para Tetua Klan Naga telah membuat rencana karena pergerakan dari Sekte Cahaya Suci yang bergandengan tangan dengan Kekaisaran Han untuk menekan Klan Naga.” ucap Lan Qinzhu dengan sedikit kebencian terhadap kedua kekuatan besar tersebut.


“Ya, aku akan memberikan perhitungan kepada mereka.” Jie Yan mengangguk kecil karena tentu ia menargetkan Kekaisaran Han saat ini walaupun ia sedikit terkejut bahwa Sekte Cahaya Suci bergandengan tangan dengan Kekaisaran Han.


“Ayo pergi. Tidak lama lagi, formasi itu akan segera terbuka.” ucap Jie Yan.


Xiao Yuu, Lan Qinzhu dan Gu Yin pun mengangguk lalu mereka bertiga pun mengikuti Jie Yan ke pinggiran formasi tersebut.


Banyak pasang mata merasa penasaran dengan apa yang dibahas oleh Jie Yan dengan kedua nona muda Klan Naga.


Ketika sedang menunggu terbukanya formasi, Mu Fengying pun datang dan berbicara kepada Gu Yin karena dia sampai saat ini tidak melihat bayangan Gu Yuena.


Ketika mendengar apa yang terjadi pada Gu Yuena, Mu Fengying hanya bisa menghela nafas lega karena ternyata Gu Yuena berada di tempat yang aman.


Jie Yan di sisi lain terus memperhatikan semua kultivator yang ada di sana secara diam-diam. Ia pernah melihat beberapa kultivator tersebut ketika berada di Dimensi Naga. Kekuatan mereka juga cukup kuat, setara dengan Han Chen yang pernah ia bunuh.

__ADS_1


Sebelum formasi istana dibuka sepenuhnya, Jie Yan yang terus memperhatikan sesuatu di tempat tersebut pun melirik ke arah tertentu. Ia tidak bisa tidak tersenyum kecil karena dapat merasakan beberapa sosok yang mendekat dan ia mengenal mereka dengan jelas.


“Aku tidak menyangka bahwa kalian juga akan datang ke tempat ini, Yue'er, Ziya, Dai Mubai!” Batin Jie Yan saat Mata Dewa miliknya melihat ke tempat yang sangat jauh dan menemukan tiga sosok yang mendekat ke tempatnya berada.


__ADS_2