Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Peningkatkan Drastis


__ADS_3

Istana Bawah Laut


“Ugh..” Jie Yan perlahan membuka matanya. Ia merasakan matanya seperti kedinginan saat ini. Sensasi aneh yang ia rasakan membuat rasa sakit tertentu. Saat matanya terbuka, ia mencoba melihat ke arah tertentu, ia langsung bangun karena telah ingat apa yang terjadi sebelumnya.


Namun, saat menatap Patung Dewi Laut yang telah menjadi patung sama seperti sebelumnya, Jie Yan pun menghela nafas lega karena sadar bahwa Patung Dewi Laut tidak bermaksud untuk menghabisi mereka.


Tetapi, Jie Yan kembali menyipitkan matanya. Ada aura aneh yang ia lihat jelas di udara bahkan tanpa ia mengaktifkan Mata Raja. Saat ia mengalirkan qi dalam jumlah yang sangat kecil ke matanya, itu langsung kesemutan seperti beberapa jarum mencoba menusuk matanya.


“Arrgg..” Jie Yan menggeram sedikit karena tentu rasa sakit seperti di tusuk di mata sangatlah tidak enak dirasakan. Saat rasa sakit perlahan mereda, ia pun terengah-engah lalu melihat sekelilingnya lagi.


“Ini.. kekuatan apa ini? Tunggu dulu, bukankah ini sama dengan aura yang pernah aku gunakan walaupun itu hanya seperti tetesan air? Jika tidak salah, ini adalah Konsep!” Jie Yan terkejut saat dirinya mampu melihat Konsep yang berada di alam secara langsung. Aura tersebut tampak lebih pekat sedikit dari qi unsur yang ada di udara.


Saat Jie Yan tidak lagi mengaliri qi-nya di matanya, ia tidak dapat melihatnya lagi. Dari hal ini pun, ia langsung sadar bahwa matanya berevolusi.


“Mata Raja? Tidak, saat ini seharusnya aku menyebutnya sebagai Mata Dewa.” Batin Jie Yan. Entah mengapa, ia sangat ingin menamai kemampuan matanya dengan nama yang mendominasi.


Lalu tatapan Jie Yan tertuju ke arah Gu Yuena dan Gu Yin. Ia pun buru-buru memeriksa keduanya, karena terlalu waspada sebelumnya dan akhirnya terlalu senang, ia tidak melihat keduanya terdiri di bawah.


Tetapi setelah memeriksa Gu Yuena dan Gu Yin, Jie Yan pun menghela nafas lega.

__ADS_1


Namun, kepalanya tiba-tiba menjadi nyeri sekali lagi yang membuat Jie Yan mencengkram erat kepalanya.


Di saat itu juga, sangat banyak informasi yang masuk ke dalam kepalanya yang membuatnya merasa sangat kesakitan. Ia melihat semua hal yang ia lalui, pertemuannya dengan Xia Yue'er dan Xiao Ziya, lalu pertarungan melawan para Iblis dan berangkat ke Benua Saint. Setelah itu, ia juga mengingat semua hal ketika ia bertemu dengan Canglan, Dai Mubai lalu pernah juga pergi ke Sekte Istana Salju.


Selain itu, ingatan Jie Yan terus berlanjut sampai ia pergi bersama Li Hao, lalu menghadiri acara pelelangan dan ia pun mendapatkan pedang yang ia gunakan saat ini.


Ingatan selanjutnya, ia memasuki Dimensi Naga. Ia bertemu dengan wanita bersama Xiao Yuu dan Lan Qinzhu. Tidak hanya itu, ia juga bertarung dengan semua naga yang ada di sana lalu bertarung dengan salah satu saudaranya, Xia Yuuxuan.


Dan akhirnya, ia memenangkan pertarungan dan semua naga mengakuinya sebagai Raja Naga. Tetapi di saat itu juga, ia pun tewas.


Jie Yan mencekam erat kepalanya karena terlalu banyak informasi yang masuk. Ini lebih banyak dari pada sebelumnya yang membuatnya hampir tidak dapat menanggungnya sama sekali.


Tentu Dewi Laut Xinxin telah memperhatikan hal itu sehingga ia tau siapa yang menyegel ingatan Jie Yan. Tetapi, ia mengerti bahwa Jie Yan telah lebih dari cukup untuk membuka segel, oleh karena itu, ia pun membuka segel ingatan bersamaan dengan meningkatkan kualitas mata Jie Yan serta tingkat kultivasi Jie Yan.


Benar, saat ini Jie Yan telah mencapai tingkat Alam Sage tahap keenam. Jika ia bertemu dengan Han Chen sekali lagi, ia pasti akan bisa mengimbanginya secara setara, tidak harus memaksakan dirinya saat bertarung. Jika ia menggunakan sekitar 80-90% kekuatan, ia akan dapat mengalahkan Han Chen dalam waktu hampir lima menit.


“Huft... Huft... Huft..” Jie Yan yang masih dalam posisi merangkak sedikit di lantai pun terengah-engah. Rasa sakit di kepalanya telah mereda perlahan-lahan. Ia tersenyum kecil karena ia telah mengingat semua yang terjadi saat itu.


“Karena aku sudah mengingat semuanya, maka tujuan selanjutnya adalah mencari Yue'er dan Ziya lalu Xiao Yuu dan Lan Qinzhu.” Batin Jie Yan saat ia perlahan duduk bersila dengan nafas yang sedikit lebih cepat. Ia pun merasa heran dengan tubuhnya yang sangat kuat.

__ADS_1


“Walaupun aku telah mencapai lapisan kedua tingkat bawah Kitab Seni Surgawi Tubuh Dewa Naga, seharusnya tidak sekuat ini.” Batin Jie Yan karena tubuhnya tampak lebih kuat lagi. Ia bisa merasakan bahwa ia bisa meratakan sebuah gunung hanya dalam satu pukulan.


“Alam Sage tahap keenam.” Batin Jie Yan karena tidak menyangka kultivasinya telah meningkat lagi. Ia saat ini tau bahwa semua yang ia peroleh pasti hadiah yang diberikan oleh Patung Dewi Laut. Ia pun menatap ke arah Patung Dewi Laut dan mencoba mengingatnya karena ia tentu yakin bahwa ia akan bertemu dengan yang asli suatu hari nanti.


Lalu Jie Yan pun perlahan bermeditasi karena ia merasa bahwa Gu Yuena dan Gu Yin juga pasti menerima sesuatu karena Kultivasi keduanya juga meningkat mencapai tingkat Alam Sage tahap keenam sama seperti dirinya. Ia hanya membiarkan keduanya untuk mencerna semua yang mereka terima dalam tidur.


“Hm? Kenapa aku tertidur?” Gu Yin yang merasa sedikit pusing pun membuka matanya. Ia pun langsung panik melihat sekelilingnya karena ingat tentang apa yang terjadi terakhir kali. Ketika tatapannya tertuju pada Jie Yan, ia pun langsung lega lalu melihat ke arah sepupunya yang tergeletak di sebelahnya memegang Trisula Takdir.


Setelah memeriksa bahwa sepupunya juga tidak memiliki kelainan dan bahkan kultivasinya meningkat, Gu Yin merasa lega.


“Yin’er, bagaimana tubuhmu? Apakah kau merasakan ada hal lainnya selain dari peningkatan kultivasimu?” Tanya Jie Yan saat membuka matanya karena ia tau bahwa istrinya itu telah bangun.


“Hm? Selain Kultivasi?” Gumam Gu Yin saat memeriksa banyak hal dalam tubuhnya. Untuk Akar Spiritual, ia tidak terlalu tau tentang hal itu. Tetapi ia dapat merasakan bahwa kekuatan Es Hitam miliknya meningkat sangat pesat, seolah-olah itu lebih kuat lima kali lipat di level kekuatan yang sama.


“Ini, bagaimana ini bisa terjadi? Kekuatan Es Hitam milikku jauh lebih kuat dari pada sebelumnya!” Gu Yin berseru dengan nada bahagia bercampur kaget.


Seruan dari Gu Yin membangunkan Gu Yuena. Ia juga merasakan sakit di sekujur tubuhnya karena memang sedari awal dirinyalah yang paling menderita untuk dapat mengikat Trisula Takdir.


Tatapan Jie Yan tertuju pada Gu Yuena. Ia melirik sekilas ke arah Trisula Takdir dan tau bahwa Gu Yuena adalah yang mendapatkan manfaat paling besar saat ini.

__ADS_1


__ADS_2