Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Tingkat Kaisar Abadi Tahap Awal


__ADS_3

Bintang Brahma, Dimensi Kecil


Saat Jie Yan sedang berkultivasi, di tempat yang sangat jauh dari tempat Jie Yan berada, sosok pria muda mendekati usia paruh baya sedang bertempur dengan sengit melawan banyak kultivator seorang diri.


Sosok pria itu tidak lain adalah Lin Ming yang juga memasuki Dimensi Kecil. Saat ini kultivasinya telah mencapai tingkat Kaisar Abadi tahap awal.


Lin Ming menemukan sangat banyak sumber daya, bisa dikatakan keberuntungannya juga tidak kalah dengan Jie Yan yang membuat kekuatannya meroket tinggi.


Peningkatan kekuatan itu juga membuat Lin Ming dalam masalah karena sebelumnya ia berselisih dengan banyak kultivator dalam memperebutkan sumber daya.


“Bunuh dia dengan segala cara!” Teriak puluhan kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap awal dengan nada marah karena Lin Ming yang sebelumnya hanya kultivator tingkat Raja Abadi tahap puncak, berhasil mengambil sumber daya yang membuat kekuatannya meningkat secara instan ke tingkat Kaisar Abadi tahap awal.


Lin Ming yang menatap semua kultivator bergerak ke arahnya, mengeluarkan ratusan pedang dari cincin ruang miliknya.


Pedang itu diselimuti oleh aura unik yang tidak lain adalah niat pedang, bisa dipastikan bahwa Lin Ming memiliki niat pedang yang sangat tinggi, mencapai level Mata Pedang puncak.


Sraing!


Jrezh!


Satu serangan itu membuat dampak yang cukup mengerikan, langsung memotong salah satu kultivator.


Trang! Trang! Trang!


Lin Ming dengan keahliannya mengendalikan senjata dalam jumlah yang sangat besar, dapat melawan satu pasukan secara bersama-sama. Selain dari qi dan kekuatan spiritual yang dibutuhkan sangat besar untuk mengendalikan pedang, ia harus memiliki niat pedang kuat, mampu memilih kapan saatnya harus menyerang dan bertahan dan tidak bisa menyerang secara sembarangan karena penggunaan seperti itu akan mengkonsumsi qi dan niat pedang secara berlebihan.


“Bajingan! Kenapa dia sangat kuat?”


“Sial! Jika semua pedang ini bisa dikendalikan dengan mudahnya, kita tidak mungkin bisa melawannya!”


Para kultivator berteriak marah saat terus-menerus menangkis pedang yang dikendalikan oleh Lin Ming.


Tidak jauh dari lokasi pertempuran, sosok pria muda dengan jubah yang menutupi wajahnya mendekat ke arah pertarungan.


“Hm? Pertempuran di depan sana cukup dahsyat! Mereka semua pastilah kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap awal!” Batin sosok tersebut.

__ADS_1


Ketika sosok itu mendekat, dia pun terheran-heran menatap Lin Ming yang sedang bentrok dengan sangat banyak kultivator.


“Bocah itu juga berada di Bintang Brahma?” Tanya sosok yang tidak lain adalah Xiao Chen.


“Melawan mereka semua pun bocah itu harus menggunakan banyak kekuatan!” Xiao Chen mendengus dingin lalu melesat ke arah tempat pertempuran.


Lin Ming yang sedang bentrok, memasang wajah serius ketika melacak seseorang yang sangat kuat mendekat. Tetapi ia merasa bahwa aura yang berasal dari sosok itu cukup familiar.


Xiao Chen yang mendekat, mengalirkan qi Raja ke pedangnya lalu ia menghilang seketika.


“Langkah Sonik!”


Zhep!


Xiao Chen muncul tepat di dekat banyak kultivator lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


“Teknik Tebasan Serigala Surgawi!”


Sraing!


Jrezh!


Lin Ming yang melihat teknik itu, membeku di tempat dan memasang wajah sedikit heran karena ia sudah pernah melihat teknik tersebut beberapa kali.


“Kenapa kau melamun bocah? Aku akan mematahkan kakimu jika kau hanya diam seperti orang bodoh!” Teriak Xiao Chen sedikit geram.


Mendengar suara itu, wajah Lin Ming sedikit pucat lalu langsung menggunakan kekuatan penuhnya melawan semua kultivator di sana karena sebelumnya ia mencoba menghemat energi.


Pertempuran itupun terjadi dalam waktu beberapa menit lalu mereda sepenuhnya. Banyak mayat tergeletakan di permukaan tanah sementara ada dua sosok di udara yang tidak lain adalah Lin Ming dan Xiao Chen.


“Ayah, aku tidak menyangka bahwa kau akan berada di tempat ini!” ucap Lin Ming dengan nada yang sedikit kuat namun sangat hormat.


“Aku juga tidak menyangka bahwa kau akan berada di sini! Selain dari itu, kedua cucumu juga berada di dalam tempat ini!” ucap Xiao Chen melirik ke arah Lin Ming.


“Yan’er dan Caiyi?” Mata Lin Ming berbinar seketika karena ini adalah informasi yang paling ia inginkan.

__ADS_1


“Tetapi kondisi Huan Caiyi saat ini sedikit sulit. Walaupun semua kultivator yang masuk ke dalam di kirim secara acak, aku yakin Sekte Pedang memiliki cara agar mereka tidak terpisah ketika memasuki Dimensi kecil ini.” ujar Xiao Chen sekaligus menceritakan apa yang terjadi sebelumnya sampai Huan Caiyi di tangkap.


Lin Ming terdiam dan menatap ke arah Xiao Chen dengan tatapan heran. Ia tidak pernah melihat Xiao Chen menderita mencapai titik di mana dia harus diselamatkan oleh seorang gadis.


“Kenapa kau menatapku seperti itu? Apa kau ingin bertarung?” Entah mengapa, Xiao Chen sangat ingin memukul Lin Ming menjadi bubur karena menatapnya dengan heran.


“Ti-tidak.. ayo kita pergi ayah. Kita harus meningkatkan kekuatan secepat mungkin karena kelompok dari Sekte Langit bukan kelompok sederhana.” ucap Lin Ming dengan wajah serius.


“Aku tau! Ayo pergi!” ucap Xiao Chen sedikit kesal karena ia melihat raut wajah Lin Ming yang tampak sedikit aneh.


Lin Ming hanya bisa setuju karena ia tidak ingin di hajar oleh Xiao Chen. Ia sudah pernah di pukuli oleh Xiao Chen sehingga ia tidak berani membantah.


**


Jie Yan tidak tau bahwa Xiao Chen dan Lin Ming telah bertemu dan tempat itu sangat jauh dari tempat dia berkultivasi saat ini.


Waktu terus berlalu dan tanpa sadar, Jie Yan telah berkultivasi selama hampir seminggu di tempat persembunyian yang dibuat olehnya.


Untuk Yu Mei, ia memasang wajah bosan sepanjang waktu karena Jie Yan belum siap berkultivasi.


“Sangat lama.” Yu Mei bergumam kecil dengan nada bosan saat ia menciptakan kelopak bunga lalu ia bersantai di atas kelopak bunga dalam waktu hampir seminggu.


Di waktu itu, aura Jie Yan tampak meroket tinggi. Ia sudah paham tentang terobosan ke tingkat Kaisar Abadi setelah melakukan pelatihan di Alam Mimpi.


“Hm? Qi Jie Yan berubah, itu membentuk esensi qi kultivator tingkat Kaisar Abadi.” Gumam Yu Mei karena ia sudah pernah melihat kultivator tingkat Kaisar Abadi menggunakan qi yang diberantas oleh Jie Yan.


Bom!


Ledakan kecil terdengar dan disaat itu juga, tanah di bawah tempat Jie Yan duduk bersila langsung cekung ke arah dalam. Ledakan qi dan konsep langsung menghancurkan tempat persembunyian itu.


“Akhirnya dia selesai juga.” Gumam Yu Mei karena ia sudah bosan menunggu dan ingin berpetualang.


Jie Yan yang sedang berkultivasi, membuka perlahan matanya dengan senyum kecil diwajahnya.


“Tingkat Kaisar Abadi tahap awal!”

__ADS_1


__ADS_2