
Jie Yan yang ditarik oleh kekuatan spasial yang sangat kuat, tidak dapat melacak apapun ketika berada di dalam lorong spasial yang tampak membawanya dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Ketika berada di lorong spasial, Jie Yan mencoba melihat ke arah belakang tetapi tidak menemukan apapun. Selain dari itu, ia dapat melihat sangat banyak lorong spasial bercabang, tanda pintu tersebut sengaja dibuat seperti itu.
“Tampaknya ini seperti yang dikatakan oleh ayah bahwa kami akan dilempar secara acak di Alam Abadi!” Batin Jie Yan saat menatap ratusan lorong Spasial. Ia sama sekali tidak mampu untuk mengendalikan tubuhnya untuk memilih jalur yang ingin ia ambil.
Tubuh akan disedot ke tempat acak, tergantung kuat lemahnya kekuatan Spasial yang terkandung. Setiap lorong akan melemah dalam waktu tertentu dan akan menguat di waktu tertentu juga.
Dung!
Salah satu lorong tiba-tiba bereaksi sangat intens untuk beberapa saat dan Jie Yan pun langsung di tarik ke jalur tersebut. Ketika ia melewati jalur, lorong tersebut melemah kemudian karena mencoba menarik Jie Yan ke suatu tempat, itu menghabiskan energi spasial di lorong tersebut.
Saat lorong Spasial yang dimasuki oleh Jie Yan melemah, terlihat Gu Yin yang mendekat ke arah lorong tersebut tetapi dia ditarik ke lorong lainnya sehingga mereka tidak melalui jalur yang sama.
Sama halnya seperti rekan Jie Yan yang lainnya, mereka semua mengambil jalur yang berbeda-beda karena banyaknya lorong spasial dan mereka tidak bisa memasuki lorong mana yang mereka inginkan walaupun sebelumnya salah satu dari mereka yaitu Canglan sengaja meninggalkan kekuatannya di jalur yang dia masuki.
Daratan Utara, Gunung Safir
Lin Xi dan Lin Ming menatap ke arah pintu yang perlahan tertutup kembali. Sosok terkahir yang meninggalkan tempat itu adalah Xiao Chen.
“Tempat ini harus dirahasiakan. Hanya mereka yang berada diambang ke tingkat Abadi dan memiliki kekuatan tempur yang kuat yang diizinkan menggunakan pintu ini. Kita harus memberi tau semua Patriak Klan Kuno.” ujar Lin Ming.
“Ya, kita harus menyelesaikan urusan di dunia ini dan segera pergi ke Alam Abadi juga.” Balas Lin Xi dengan wajah sedikit enggan karena tidak bisa pergi secara langsung. Tetapi sebagai senior tertua di Benua Saint, ia harus mengarahkan semua manusia yang tersisa bersama dengan Lin Ming. Jika itu ayahnya Xiao Chen, itu sama sekali tidak bisa diharapkan karena dia pasti tidak akan mau mengurus sesuatu seperti itu.
__ADS_1
Lin Ming hanya mengangguk setuju. Keduanya pun keluar dari ruangan aneh tersebut lalu memberi formasi tingkat tinggi agar tidak sembarangan Kultivator yang bisa masuk ke dalam walaupun tidak ada yang menjaga tempat itu.
**
Wilayah Barat Alam Abadi
Di suatu dunia yang cukup damai, di sebuah pinggiran kota kecil, pusaran spasial perlahan tercipta. Di saat itu juga, satu sosok terlempar keluar dari pusaran spasial.
Sosok tersebut tidak lain adalah Jie Yan yang telah tiba di Alam Abadi dalam waktu kurang dari sehari.
Setelah keluar, pusaran spasial tersebut lenyap seketika. Bahkan ketika Jie Yan menggunakan Mata Dewa, ia tidak dapat menemukan arah dari pusaran spasial tersebut yang artinya, jika ia ingin pergi kembali ke Bintang Saint, ia harus memiliki kekuatan yang cukup untuk mencari letak Bintang Saint yang sangat misterius di 33 Surga.
“Tampaknya hanya aku yang tiba di lokasi ini.” Jie Yan yang menunggu beberapa saat pun menghela nafas panjang karena tidak ada diantara anggota kelompoknya yang tiba di tempat itu.
Saat Jie Yan masih mencoba melacak daerah sekitarnya, Xia Yue'er pun langsung keluar dari Ruang Roh dan memperhatikan daerah sekeliling dengan tatapan penasaran.
Jie Yan juga dapat merasakannya. Ketika ia mencoba menyerap qi Abadi, ia mengerutkan keningnya karena Akar Spiritual miliknya tampak dengan antusias menyerapnya lalu langsung merubah qi di dalam tubuhnya secara permanen.
“Apa yang terjadi?” Batin Jie Yan karena qi-nya sedikit tidak terkendali.
Xiao Ziya yang menatap hal itu dari Ruang Jiwa pun keluar secara langsung dan berbicara, “Jie Yan, karena qi di dalam tubuhmu telah melebihi batas kekuatan fana, Akar Spiritual milikmu akan secara langsung bereaksi. Ketika Akar Spiritual milikmu diisi oleh qi Abadi, itu akan membuat Akar Spiritual milikmu berevolusi sehingga dapat menampung qi lebih banyak, tetapi itu harus menggunakan qi Abadi.”
“Jangan melawan, berkultivasilah seperti biasa karena tubuh manusia secara naluriah berevolusi jika telah mencapai titik kekuatan tertentu. Bisa dikatakan, itu semua dikarenakan Akar Spiritual yang mengambil inisiatif untuk melakukan perubahan dan itu akan mempengaruhi seluruh tubuh.”
__ADS_1
Penjelasan singkat Xiao Ziya membuat Jie Yan paham dan langsung duduk bersila karena memang sudah waktunya untuk menembus tingkat Abadi.
Ketika Jie Yan berkultivasi, qi disekitarnya diserap dengan kecepatan yang sangat tinggi. Qi fana yang ia miliki tampak keluar perlahan melalui pori-pori tubuhnya.
“Lalu, untuk kita, bagaimana cara menembus tingkat Abadi?” Xia Yue'er yang menatap Jie Yan berencana menerobos, tentu tidak mau ketinggalan dan langsung bertanya dengan buru-buru kepada Xiao Ziya.
“Untuk kita para Roh, cara menerobos tentu saja sangat berbeda.” ucap Xiao Ziya lalu menjelaskan karakteristik Roh terlebih dahulu dan apa yang harus dilakukan untuk menebus tingkat Abadi.
Untuk para Roh, hal yang paling penting mereka rubah adalah jiwa mereka karena para Roh bisa dikatakan sebagai makhluk yang terdiri dari 70% komposisi Yin, yaitu tubuh yang terkait erat dengan kekuatan spiritual.
Para Roh tidak memiliki Akar Spiritual seperti para manusia, dan hal kedua yang harus dirubah adalah, cara Meridian Spiritual yang mereka miliki untuk mengolah qi Abadi.
Itu adalah saluran khusus untuk menyerap ataupun menyalurkan kekuatan spiritual. Penyadapan dengan cara merubah Meridian Spiritual akan merubah qi mereka menjadi qi Abadi. Dan penyaluran menggunakan Meridian Spiritual baru akan membuat Roh dapat menciptakan formasi yang berbasis qi Abadi bercampur kekuatan spiritual evolusi serta konsep yang digunakan.
Mendengar penjelasan Xiao Ziya, mata Xia Yue'er yang besar dan berair berkedip beberapa kali. Ia hanya memiringkan kepalanya karena terlalu malas berpikir sehingga ia tidak terlalu mengerti.
Melihat Xia Yue'er yang tampak bingung, Xiao Ziya terdiam karena ia tau bahwa Xia Yue'er pasti tidak mencerna apa yang ia jelaskan. Sebelumnya ketika mereka berlatih juga, hal seperti itu juga terjadi dan hal ini membuatnya sedikit jengkel dan akhirnya menindas Xia Yue'er.
Tetapi Xiao Ziya hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu menembakkan seberkas sinar cahaya ke dahi Xia Yue'er untuk memberikan informasi cara praktek menebus tingkat Abadi.
“Jadi seperti itu!” Xia Yue'er memukul kepalan tangan kanannya ke telapak tangan kirinya saat mencerna infomasi dari Xiao Ziya. Ia merasa bahwa itu adalah hal yang paling mudah dan merasa tidak puas terhadap Xiao Ziya karena sebelumnya memberikan penjelasan yang menurutnya sangat rumit walaupun sebenarnya sudah sangat disederhanakan oleh Xiao Ziya agar Xia Yue'er mengerti dengan cepat.
Xiao Ziya hanya mengabaikan Xia Yue'er lalu menatap ke arah Jie Yan.
__ADS_1
“Dengan jumlah qi yang bisa dia simpan sebelumnya dari qi fana, ketika itu dirubah menjadi qi Abadi, kemungkinan kapasitas qi di dalam tubuh Jie Yan akan mencapai tiga sampai empat kali lipat dari semula, yang artinya dia pasti melompati tahapan awal tingkat Abadi.” Batin Xiao Ziya.
Dan tingkatan pertama untuk tingkat Abadi adalah, Transformasi Abadi.