Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Yan Ming dan Yan Xian


__ADS_3

Bintang Brahma


Wusssh!


Jie Yan dan dua iblis langsung bergerak dengan kecepatan tinggi ke banyak tempat. Ia harus mengakui bahwa kedua iblis yang menjadi lawannya cukup kuat. Ini juga karena kekuatannya masih berada di tingkat Penguasa Abadi tahap awal.


Sementara itu, Xia Yue'er terlihat sangat santai dan malah mempermainkan kedua iblis yang menjadi lawannya.


“Siapa pria muda itu?” Pria yang melayang di udara, perlahan turun dan menatap ke arah pertempuran yang sedang terjadi.


“Kita selamat! Ayo bantu dia! Teman kita sebelumnya telah di bunuh oleh iblis itu! Kita harus membalas dendam!” ucap wanita muda dengan amarah. Walaupun ia terluka, ia langsung menerjang karena sudah sangat membenci para iblis.


Pria muda itu juga langsung bergegas karena ia juga sangat ingin membunuh para iblis.


Trang! Trang!


Pertarungan Jie Yan terus berlanjut. Tetapi kedua iblis tampak sangat marah karena mereka berdua tidak mampu mengalahkan Jie Yan yang hanya memiliki kultivasi satu tahap di bawah mereka. Selain dari itu, Jie Yan bahkan membawa seorang anak kecil bersamanya.


Bisa dipastikan bahwa kedua Iblis itu mulai meragukan kekuatan mereka masing-masing.


“Mati!”


Kedua kultivator yang awalnya dikejar oleh pada iblis langsung menyerang ke salah satu iblis yang menjadi lawan Jie Yan bersama-sama.


Ini membuat iblis tersebut langsung marah tetapi ia tau bahwa sulit mengalahkan dua kultivator di tingkat yang sama dengannya.


Sementara itu, Jie Yan yang akhirnya melawan satu iblis, langsung sedikit rileks karena tekanan yang ia terima langsung hilang. Jika ia tidak membawa Xiao Xiao bersamanya, ia mungkin akan cepat membereskan kedua iblis tersebut.


“Mati manusia!” Iblis dengan wajah jelek seperti monster, mengayunkan pedangnya ke arah Jie Yan.


Mata Dewa Jie Yan berkilat dingin, ia langsung melihat arah lintasan serangan selanjutnya. Dengan kecepatan sangat tinggi, ia menghindar sedikit sambil membuat kuda-kuda menyerang.


Sraing!

__ADS_1


Bilah qi iblis melesat melewati Jie Yan yang membuat iblis tersebut langsung bergerak kembali untuk melancarkan serangannya.


Tetapi semuanya sudah terlambat karena Jie Yan telah melancarkan serangannya.


“Seni Rahasia, Tebasan Dimensi!”


Sraing!


Jrezh!


Pedang Jie Yan langsung membelah iblis tersebut menjadi duga bagian. Ia menatap ke arah kedua kultivator yang melawan iblis dengan seksama. Ia harus mengakui bahwa kedua kultivator tersebut jauh lebih kuat di tingkat yang sama dari pada kultivator di Bintang Tianyu.


Iblis yang melawan dua kultivator, sangat ketakutan saat ini. Ia telah di tekan oleh dua kultivator dan ketakutannya tentu karena Jie Yan. Ia tau bahwa jika Jie Yan bergabung, maka ia langsung tewas. Oleh karena itu, ia pun mengambil kesempatan melarikan diri.


Tetapi Jie Yan yang sudah mengetahui rencana iblis, langsung menyerang dari jarak jauh menggunakan pedangnya.


“Seni Rahasia, Teleportasi Bilah Kekacauan!”


Sraing!


“Kesempatan!”


Dua kultivator itupun menghilang lalu muncul di dua arah yang berbeda dan menyerang ke arah iblis yang baru saja selesai menghancurkan serangan Jie Yan.


Jleb! Jleb!


Dua pedang langsung bersarang di tubuh iblis tersebut dan membunuhnya seketika.


Sementara itu, Xia Yue'er tampak sudah berdiri di atas wajah salah satu iblis yang tewas sementara iblis lainnya telah di pacung dengan batang-batang pohon.


“Terlalu lambat!” Xia Yue'er mendengus saat ia perlahan terbang ke arah Jie Yan. Ia merasakan perasaan mendominasi saat ini karena biasanya Jie Yan selalu lebih dulu menyelesaikan musuh. Dan kali ini, ia bisa menghabisi musuh yang sama dengan musuh Jie Yan lebih dulu.


Jie Yan mendarat perlahan di permukaan tanah dan menatap ke arah dua kultivator yang perlahan turun dari udara juga.

__ADS_1


“Terima kasih karena telah membantu kami.” pria itupun langsung menggenggam kedua tangannya ke arah Jie Yan.


“Tidak masalah sama sekali.” Balas Jie Yan melambaikan tangannya setelah ia menyimpan pedangnya.


“Tuan, apakah anda ingin bepergian bersama? Daerah sekitar sini sering di lalui oleh iblis. Kami terlalu ceroboh karena mencoba pergi dari pemukiman manusia dengan kekuatan kami saat ini.” Wanita yang tampak cantik dengan pakaian kultivator berwarna merah muda berkata dengan nada pahit.


“Apakah kalian tau kota terdekat dari tempat ini?” Tanya Jie Yan karena itulah yang ia cari saat ini.


“Ya, dari tempat ini sekitar lima hari lagi akan mencapai kota Hun, Kota yang dikuasai oleh Klan Hun.” ujar pemuda tersebut lalu melanjutkan, “Aku sungguh tidak sopan. Aku adalah Yan Ming, dan ini adalah adikku Yan Xian. Kami adalah anggota Klan Yan.”


“Jie Yan.” Balas Jie Yan memperkenalkan dirinya dan menatap ke arah keduanya dengan tatapan penasaran. Ia ingat dengan seseorang bernama Yan Di yang ia temui di Bintang Tianyu sebelumnya.


Jie Yan harus mengakui bahwa keduanya sangatlah muda, mungkin hanya beberapa tahun lebih tua dari kultivator satu generasi dengannya. Ini membuktikan bahwa bakat keduanya cukup luar biasa.


“Jie Yan?” Batin Yan Ming dan Yan Xian saat saling memandang karena tidak ada nama depan seperti itu di Bintang Brahma.


“Saudaraku, kenapa kau berpergian sendirian? Apakah teman seperjalananmu juga jatuh?” Tanya Yan Ming karena sangat jarang kultivator tingkat Penguasa Abadi berpergian bahkan itu jika memiliki kelompok, apa lagi seorang diri.


“Aku hanya pergi dengan muridku.” Balas Jie Yan saat menunjuk ke arah Xiao Xiao dalam pelukannya.


Sementara Xia Yue'er, ia cemberut karena tidak masuk hitungan.


Untuk Yan Ming dan Yan Xian, keduanya tentu tau bahwa Xia Yue'er adalah Roh jadi mereka juga tidak menghitungnya. Tetapi keduanya sangat terkejut bahwa Jie Yan bepergian seorang diri.


“Apakah rekan kalian telah dijatuhkan?” Tanya Jie Yan lagi.


“Ya, kami kelompok muda dari Klan Yan terlalu ambisius dan mencoba pergi dengan kelompok delapan orang tetapi hanya kami berdua yang tersisa. Kami saat ini tau kenapa para Tetua Klan melarang kami pergi.” Yan Ming berkata dengan nada pahit penuh penyesalan.


“Apakah Klan Yan jauh dari tempat ini?” Tanya Jie Yan.


“Ya, sangat jauh, kami sudah bepergian selama hampir setengah tahun. Ini keenam kalinya kami bertemu dengan iblis. Selain dari itu, jarak antara satu kota dengan kota lainnya sejagat jauh. Ini juga disebabkan oleh luasnya dunia ini tetapi populasinya tidak sebanyak Bintang lain.” ujar Yan Ming.


Jie Yan juga harus mengakui bahwa Bintang Brahma memang lebih dari empat atau bahkan lima kali lipat lebih besar dari Bintang Tianyu yang merupakan bintang raksasa. Namun populasi dunia ini bahkan tidak mencapai setengah jumlah dari Bintang Tianyu. Sudah pasti tidak banyak kota di Bintang Brahma walaupun populasi masih berkisar ratusan juta atau bahkan milyaran jiwa.

__ADS_1


Oleh karena itu, dengan kekuatannya saat ini ia sangat tau bahwa ia membutuhkan waktu bertahun-tahun hanya untuk mencapai tempat yang dikatakan oleh Xiao Ziya.


__ADS_2