Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Pertarungan Tiga Sisi


__ADS_3

Bintang Tianyu


“Jie Yan, apa yang akan kita lakukan?” Tanya Xia Yue'er serius saat memperhatikan tabrakan ketiga kultivator tingkat kultivasi Penguasa Abadi. Ia harus mengakui bahwa ia memang tidak bisa melawan salah satu dari mereka.


“Kita akan mengambil kesempatan untuk menyerang ketika ada yang terluka diantara mereka!” ucap Jie Yan. Ia tau bahwa ketiganya selalu menatap ke arahnya dari waktu ke waktu. Itulah sebabnya ia tidak mencoba pergi melainkan mencari waktu yang tepat untuk menghabisi salah satu dari mereka.


Di tempat pertempuran, Qing Mu yang memiliki mental cacat tentu tidak mentolerir seseorang yang mencoba menyerangnya. Walaupun ia sangat ingin menghabisi Jie Yan, amarahnya sama sekali tidak dapat dikendalikan sehingga ia sangat ingin menghabisi Cao Zong dan Cao Li.


Duar!


Di bawah serangan gabungan Cao Zong dan Cao Li, Qing Mu tidak dapat bertahan dan terpental sangat jauh.


“Bajingan sialan! Aku akan menghabisi kalian berdua!” Teriak Qing Mu Sekuat tenaga. Auranya meningkat drastis saat matanya memerah, selain dari itu niat pedang miliknya tumbuh dengan kecepatan yang sangat tinggi dan kemudian langsung menerobos ke level Mata Pedang.


Jie Yan yang menatap itu, tau bahwa Qing Mu menerobos dengan cara yang tidak sempurna, sama seperti dirinya. Dan ia tau bahwa niat pedang Qing Mu masih lebih lemah sedikit dari pada miliknya.


“Teknik Pedang Bulan, Ketajaman Bulan!”


Qing Mu dengan ganas mengayunkan pedangnya ke arah Cao Li. Serangan itu membentuk bundaran putih gelap dalam jumlah yang cukup banyak.


Cao Li memasang wajah gelap dan langsung mengayunkan pedangnya dari belakang ke depan. Ia tau dalam keahlian pedang, ia bukan tandingan Qing Mu. Namun ia masih memiliki konsep Api misterius yang cukup tinggi sama seperti Cao Zong.


“Api Dingin Pemusnah!”


Sraing!


Wusssh!


Api dalam jumlah yang sangat besar meledak dan tampak membakar semua yang ada di sana. Tetapi, ketika api itu melewati permukaan, itu menghasilkan efek yang berbeda, yaitu membekukan semua tempat.


Zhep!


Semua serangan Qing Mu langsung di bekukan di tempat.


“Konsep tingkat pertama puncak! Sangat dekat dengan konsep tingkat kedua! Luar biasa, aku tidak menyangka bahwa api dingin itu akan mampu menghasilkan efek seperti itu ketika digabungkan dengan konsep tingkat pertama puncak!” Batin Jie Yan.


“Ke mana kau melihat? Kepalamu adalah milikku!” Cao Zong mengambil kesempatan di kekacauan yang dibuat oleh Cao Li dan menyerang ke arah Jie Yan ketika ia muncul begitu saja di dekat Jie Yan.


“Telapak Tangan Api Dingin!”


Jie Yan yang sudah melihat itu dengan Mata Dewa, gagal bereaksi dan tidak mungkin menyerang balik. Ia pun langsung menyilangkan pedangnya serta Xia Yue'er membuat formasi pertahanan.


Bam!


“Ugh...” Jie Yan terpental saat perisai milik Xia Yue'er hancur. Walaupun ia menahan serangan itu dengan pedang, ia merasakan bahwa tangannya kedinginan. Ia tidak menyangka aura dingin itu akan mampu menembus kulitnya.


“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”


Zhep!

__ADS_1


Di saat terpental di udara, Jie Yan langsung menghilang lalu muncul tepat di belakang Cao Zong sambil mengayunkan pedangnya. Untuk Xia Yue'er, ia langsung membuat formasi untuk menyerang.


“Seni Rahasia, Tebasan Kecepatan Teleportasi!”


“Formasi Cahaya, Bilah Pedang Cahaya!”


Cao Zong menyeringai. Walaupun konsep Ruang milik Jie Yan sangat kuat, itu tetap terbatas karena tingkat kultivasinya.


“Perisai Energi Api!”


Cao Zong berbalik dan menyilangkan lengannya yang telah diselimuti oleh api hitam.


Bom! Bom!


Kedua serangan yang dilancarkan oleh Jie Yan dan Xia Yue'er langsung di tahan, dan Cao Zong di dorong mundur.


“Oh? Tampaknya kau memang memiliki keterampilan!” ucap Cao Zong dingin.


Namun, Jie Yan tidak peduli dengan kata-kata Cao Zong saat ini karena ia merasakan bahaya di belakangnya.


“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”


Zhep!


Jie Yan langsung menghilang dan dari tempat Jie Yan menghilang, Qing Mu telah mengayunkan pedangnya.


Qing Mu tercengang saat menatap Jie Yan bilang tetapi ia terus menyerang karena melihat Cao Zong dihadapannya.


Trang!


Kedua pedang beradu dan Cao Zong di dorong mundur. Ia memang sedikit lebih lemah dari Qing Mu.


“Mati!”


Cao Li yang tampak sedikit menderita sebelumnya melawan Qing Mu, mengambil kesempatan untuk menyerang.


Dan untuk Jie Yan yang muncul di tempat yang tidak terlalu jauh, langsung menyerang menggunakan pedangnya. Ia membidik ketiga musuh tersebut.


“Belitan Qi Raja!”


“Seni Rahasia, Penghancuran Ilahi!”


Untuk Xia Yue'er, ia menyatukan kedua telapak tangannya lalu membuat serangan semut yang ia bisa.


“Formasi Cahaya, Telapak Tangan Cahaya Buddha!”


Blar!


Ketiga Musuh yang berkumpul dan saling membunuh, memasang ekspresi jelek ketika melihat serangan Jie Yan datang. Walaupun kekuatan Jie Yan lebih lemah dari pada mereka, serangan itu masih dapat melukai mereka dengan parah jika terkena secara telak.

__ADS_1


Qing Mu, Cao Zong dan Cao Li langsung membuat teknik pertahanan bersama-sama untuk melindungi tubuhnya masing-masing.


Duar!


Ledakan besar terjadi dan di saat itu juga, formasi raksasa yang tercipta di langit membentuk sosok Buddha emas raksasa yang langsung mengayunkan telapak tangannya ke arah ledakan tersebut.


Duar!


Ledakan yang lebih besar terjadi seketika yang membuat daerah yang cukup luas tampak cekung ke dalam akibat serangan Xia Yue'er.


Ketika debu menghilang, terlihat Ketiganya yang perlahan berdiri dengan wajah muram karena menderita sedikit kerugian. Namun, Qing Mu langsung mengambil kesempatan dalam kesempitan tanpa Cao Zong dan Cao Li dapat bereaski.


“Teknik Pedang Bulan, Ayunan Pedang Bulan Sabit!”


Sraing!


“Sial!” Terget Qing Mu yang tidak lain adalah Cao Li, berteriak marah dan mencoba bertahan tetapi sudah terlambat sehingga ia hanya bisa mencoba menghindar ke samping.


Srak!


Darah yang sangat banyak berceceran saat bahu kiri Cao Li di tebas dengan bersih oleh Qing Mu.


Sementara itu, saat Qing Mu menyerang, Cao Zong juga langsung bergerak karena tau bahwa jika ia tidak melakukan itu, kelompoknya akan mengalami kerugian besar.


Cao Zong yang bergerak muncul di belakang Qing Mu lalu mengayunkan pedang miliknya sekuat tenaga.


Qing Mu yang awalnya senang, langsung sedikit takut dan mencoba menggunakan niat Pedang untuk bertahan.


Srak!


Jrezh!


Darah yang sangat banyak berjatuhan saat luka yang sangat dalam tercetak di punggung Qing Mu.


Di sisi lain, Jie Yan yang menatap itu dengan dingin, telah mengumpulkan kekuatan yang sangat besar. Ia ingin menggunakan trik terkuat miliknya dan jika gagal, ia masih bisa melakukan fusi.


“Yue’er!” Teriak Jie Yan saat mengangkat pedangnya ke arah langit.


Xia Yue'er yang mengerti, membuat gerakannya juga untuk membatasi semua musuh.


“Formasi Cahaya, Segel Empat Pilar!”


Jreg! Jreg! Jreg!


Empat pilar muncul mengelilingi Qing Mu, Cao Zong dan Cao Li. Sinar Cahaya menyilaukan bercampur dengan percikan elektromagnetik mencoba menahan ketiganya tetapi mereka masih dapat membebaskan diri dengan mudah.


Namun, semuanya sudah terlambat karena Jie Yan sudah mengayunkan pedangnya.


“Seni Rahasia Tertinggi, Tebasan Kaisar Surgawi!”

__ADS_1


Sraing!


__ADS_2