
Persetujuan Jie Yan untuk bergabung dengan Sekte Pedang tentu saja membuat Qing Tao merasa senang. Rekannya yang lainnya juga sama, mereka semua menunggu masa depan seperti apa yang akan dicapai oleh Jie Yan dalam ilmu pedang.
Tentu saja sebagai ahli pedang, mereka semua suka bertarung dengan pengguna pedang lainnya untuk mengasah keterampilan mereka. Tidak seperti para kultivator pada umumnya yang dapat meningkatkan kultivasi melalui sumber daya, para ahli pedang harus menempa keahlian mereka untuk menjadi kuat.
“Ayo pergi. Beberapa hari kemudian aku akan membawamu ke cabang Sekte Pedang di dunia ini.” ucap Qing Tao dan memimpin Jie Yan ke arah kota Pedang berada diikuti oleh semua bawahannya.
Menatap Qing Tao yang melayang di udara lalu terbang ke arah kota, Jie Yan hanya menghela nafas panjang lalu bergerak di darat. Ia tidak bisa terbang saat ini menggunakan qi, ia bisa saja menggunakan sayap dari garis darah Naga Hitam Kehancuran miliknya tetapi ia tidak ingin mengekspos kekuatannya saat ini karena ia belum percaya sepenuhnya kepada Qing Tao dan semua rekannya.
Untuk Yun Che, dia hanya menatap ke arah kepergian Jie Yan diikuti oleh Xiao Ziya untuk beberapa saat lalu ia pun bergerak juga. Ia ingin menantang Jie Yan saat ini tetapi tetap menahannya sampai mereka tiba di cabang Sekte Pedang.
Saat bergerak, Jie Yan menatap heran ke arah Xiao Ziya yang melayang di udara walaupun kecepatan itu sama seperti dirinya yang bergerak di darat.
“Ada apa? Apakah kau terkejut karena aku bisa terbang? Kami para Roh berbeda dari manusia.” ucap Xiao Ziya.
Jie Yan hanya bisa terdiam lalu menatap ke arah Xia Yue'er yang masih dalam posisi berkultivasi. “Bagaimana dengan Yue'er? Apakah dia masih lama menerobos?”
“Terobosan kami juga berbeda. Kami tidak akan menimbulkan fluktuasi apapun karena kami hanya perlu merubah sedikit kontitusi pada tubuh kami selain dari menyerap qi dan memperkuat konsep.” ujar Xiao Ziya.
Mendengar itu, Jie Yan merasa bahwa terobosan para Roh lebih sederhana, tidak seperti kultivator yang harus merubah banyak hal hanya untuk memasuki tingkat Abadi.
Sesampainya di Kota Pedang, Jie Yan memperhatikan banyak hal. Kota itu sangatlah kecil, tetapi jumlah kultivator kuat di dalamnya sangatlah banyak. Dari hal inipun, ia tau bahwa ada sesuatu yang sangat penting di kota tersebut sehingga Sekte Pedang mengirim sejumlah kultivator ke tempat itu untuk melakukan sesuatu.
__ADS_1
Qing Tao memimpin Jie Yan ke suatu bangunan sederhana untuk tempatnya tinggal beberapa hari sebelum mereka berangkat ke cabang Sekte Pedang.
“Kota ini sedikit menarik, aku sekarang paham kenapa sangat banyak kultivator kuat tinggal di sini.” ucap Xiao Ziya saat ia melayang di udara sambil menatap ke arah kejauhan tepat di bangunan sederhana tempat mereka tinggal sementara.
“Apa yang ada di kota ini?” Jie Yan mencoba melacak sesuatu tetapi tidak menemukan apapun yang menarik seperti sumber daya atau tempat spesial lainnya.
“Kau pasti tidak akan tau. Tetapi, aku tau dengan jelas bahwa ada sumber biji besi yang sangat langka di tempat ini. Kemungkinan Sekte Pedang membuat kota kecil di sini untuk menutupi tambang tersebut agar tidak menarik perhatian kekuatan lainnya.”
“Dari jumlah serta kekuatan semua kultivator yang ada di sini, aku sangat yakin bahwa biji besi yang mereka tambang di sini pastikan dapat menempa senjata mencapai kelas Raja Abadi.” ujar Xiao Ziya.
“Kelas Raja Abadi?” Tanya Jie Yan heran dengan tingkatan senjata.
“Semua senjata di Alam Abadi memiliki tingkatan yang sama dengan tingkat kultivasi. Untuk level senjata Raja Abadi, itu sudah pasti cukup kuat dan berharga di mata 80% kultivator di Alam Abadi.” ujar Xiao Ziya.
“Lalu, apa tingkatan untuk pedang ini?” Tanya Jie Yan saat ia mengeluarkan pedang milik ibunya.
“Pedang yang ada di tanganmu pastilah sebuah Artefak walaupun sudah rusak, Artefak juga dibagi menjadi tingkat Fana, Abadi dan Dewa. Tetapi karena itu sudah pernah rusak, aku tidak tau apa tingkatannya. Yang menjadi masalah saat ini, siapa yang mampu menghancurkan Artefak seperti itu.” ucap Xiao Ziya dengan wajah serius saat menatap ke arah pedang di tangan Jie Yan.
“Artefak? Tunggu, jika pedang ini adalah Artefak, apakah ada masalah ketika Canglan memperbaikinya?” Tanya Jie Yan karena jika ada masalah, ia pasti akan mencari cara memperbaikinya.
“Semula aku mengira bahwa pedang yang kau pegang akan menjadi Artefak cacat. Tetapi itu sangat salah, pedang itu seperti memperbaiki dirinya dari waktu ke waktu menggunakan konsep Ruang dan Waktu. Saat ini, pedang di tanganmu setingkat dengan Artefak Abadi tingkat menengah.”
__ADS_1
“Dari hal ini bisa disimpulkan bahwa ketika pedang itu pastilah Artefak Dewa sebelum dihancurkan.” ujar Xiao Ziya.
“Artefak Dewa...” Gumam Jie Yan saat menatap pedang yang ia pegang dengan seksama. Ia selalu merasa bahwa pedang di tangannya memiliki banyak kemampuan walaupun saat ini ia tidak bisa menggunakannya. Ia berpikir kembali dan menduga jika kemampuan pedang itu pastilah terkait dengan konsep Ruang dan Waktu. Jika ia memperkuat konsep Ruang dan Waktu miliknya, mungkin ia akan mampu mengeluarkan kemampuan sejati pedang tersebut.
**
Tidak jauh dari Kota Pedang, sekelompok kultivator terlihat bergerak di permukaan tanah ke arah kota Pedang. Beberapa saat kemudian, mereka pun berhenti dan menatap ke arah kejauhan.
Kota Pedang belum terlihat sama sekali, tetapi mereka tau dengan pasti tata letak kota tersebut.
Semua kultivator tersebut menggunakan jubah berwarna hitam dengan lambang tertentu di dada di sebelah kiri, itu terlihat seperti gerhana matahari yang lingkarannya ditutupi oleh setengah awan.
“Jarak Kota Pedang hanya sekitar 10 km dari tempat ini! Dari informasi yang telah beredar, salah satu anggota elit cabang Sekte Pedang yang bernama Qing Tao bertugas untuk mengawasi pemindahan biji langka ke Sekte Pedang.” ucap salah satu dari mereka. Sosok tersebut menatap ke arah sosok lainnya untuk meminta pendapat.
Bisa dipastikan sosok yang dilihat oleh semua kultivator menggunakan jubah tersebut adalah pemimpin kelompok tersebut.
Pemimpin kelompok tersebut tampak berpikir beberapa saat lalu ia pun berbicara, “Kekuatan Qing Tao sangatlah tinggi. Aku mengenalnya karena pernah bertempur dengannya sebelumnya. Jika kita ingin mengalahkan semua kultivator yang ada di sana, kita harus menggunakan senjata yang diberikan oleh pemimpin sebelumnya.”
“Maksudmu Jimat Penyegelan?” Tanya salah satu dari mereka dengan nada terkejut.
“Ya, Jimat Penyegelan ini sangatlah kuat walaupun memiliki banyak kelemahan.” Pemimpin kelompok tersebut mengangguk kecil sambil menjelaskan dan melanjutkan, “Karena para ahli dari Sekte Pedang sangat berfokus pada keahlian pedang, mereka mengabaikan kemampuan formasi penyegelan. Inilah keuntungan kita untuk saat ini.”
__ADS_1
“Jika menggunakan Jimat Penyegelan ini, kita akan dapat membuat mereka semua membeku dalam waktu sekitar tiga detik. Dalam waktu itu, kita harus membereskan semua ahli kuat dari Sekte Pedang. Hanya itu cara kita agar dapat membereskan mereka semua dan apa yang kita lakukan tidak akan diketahui oleh siapapun dan Sekte Pedang sekalipun.”
Mendengar rencana itu, semua anggota kelompok tersebut menyeringai kejam. Tentu mereka sangat bersemangat saat ini karena jika misi mereka berhasil, maka mereka akan mendapatkan hadiah luar biasa.