Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Membagi Batu Konsep Petir


__ADS_3

Istana Bawah Laut, Kerajaan Atlantis


Bam!


Tendangan Jie Yan pun langsung menghantam tepat di pipi Su Xiao yang membuat Su Xiao terpental dengan cara yang aneh. Itu terlihat seperti dia berputar-putar.


Bahkan untuk Gu Yin yang menatap hal itu merasa sedikit lucu karena Su Xiao tampak seperti mainan berlampu yang berputar-putar sebelum menabrak sesuatu dikejauhan.


Bom!


Ledakan cahaya terjadi di tempat yang tidak terlalu jauh saat Su Xiao menabrak sebuah bukit kecil.


Untuk Zhu Shi, ia langsung berhenti di udara dan menatap kejadian tersebut dengan mata tidak percaya. Ia dapat melihat dengan jelas bahwa kecepatan Jie Yan saat berpindah tempat lebih tinggi dari pada kecepatan yang bisa dihasilkan oleh Su Xiao di keadaan tercepatnya ketika bergerak.


“Bajingan sialan! Aku akan membunuhmu!”


Duar!


Ledakan disertai oleh teriakan yang sangat kuat pun terdengar di tepat Su Xiao mendarat sebelumnya. Saat ini ia terlihat melayang dan menatap ke arah Jie Yan dengan tatapan membunuh yang sangat ganas.


Pipi sebelah kanan Su Xiao saat ini tampak penyok ke dalam karena sudah pasti struktur tengkorak wajahnya dirubah karena tendangan mematikan oleh Jie Yan. Karena perubahan wajahnya, bibir Su Xiao tampak sedikit bengkok.


Bukan hanya itu, teriakan Su Xiao sebelumnya tampak sangat aneh karena bibirnya yang bengkok mempengaruhi cara berbicaranya.


“Jie Yan sialan! Tampaknya kau benar-benar ingin menantang Sekte Cahaya Suci! Kau telah menjadi buronan setelah membawa pergi Tang Yueha! Tidak hanya itu, kau juga tampaknya mencoba membawa Yue-Yue! Sekte Cahaya Suci tidak akan pernah melepaskanmu!” ucap Su Xiao dengan bibir bengkok. Nadanya berbicara terdengar sangat cabul saat ini.


Gu Yin sebenarnya hampir tersedak ketika mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Su Xiao. Tetapi ia menatap ke arah Jie Yan karena tentu ia sudah mendengar tentang Tang Yueha dan Yue-Yue.


Namun, untuk Tang Yueha, Gu Yin merasa biasa saja. Tetapi untuk Yue-Yue, ia tau dengan jelas siapa wanita tersebut ketika berada di Daratan Utara. Ia menatap Jie Yan dengan seksama untuk mencari tau apa hubungan suaminya dengan Yue-Yue.

__ADS_1


Walaupun Jie Yan telah menceritakan tentang perjalanannya bersama Tang Yueha dan Yue-Yue, ia masih sedikit curiga tentang hubungan keduanya. Dan ini adalah instingnya sebagai seorang wanita dan juga istri Jie Yan.


“Menantang Sekte Cahaya Suci? Sekte Cahaya Suci tidak akan melepaskan ku? Apakah kau sudah selesai berbicara?” Tanya Jie Yan dengan nada acuh tak acuh. Kata-kata yang keluar dari mulutnya di telinga siapapun pasti terdengar sangat meremehkan.


“Kau...!” Su Xiao memasang wajah semakin dingin saat ini. Amarahnya telah mencapai ubun-ubun tetapi ia mempertahankan pikirannya tetap rasional. Ia tentu sangat waspada terhadap teknik Jie Yan karena itu tampak lebih cepat dari pada kecepatan elemen cahaya miliknya.


Lalu tatapan Su Xiao tertuju pada Zhu Shi. Dia juga adalah musuh. Jika ia mencoba bertarung lagi, ia pasti akan tewas di tangan Jie Yan dan Zhu Shi yang bekerja sama. Ia tentu saja tidak bodoh. Sumber daya bisa dicari kapan saja tetapi nyawanya tidak. Akan sangat bodoh jika dirinya mencoba menantang keduanya hanya karena batu konsep Petir.


Meskipun batu konsep Petir sangat berharga, tentu nyawanya lebih penting. Untuk balas dendamnya atas penghinaan kali ini, ia bisa membalaskanya di masa depan.


“Jie Yan, Zhu Shi! Aku akan mengingat hari ini!” Su Xiao dengan mulut bengkok berkata dengan nada sedikit cabul. Walaupun ia marah, nadanya terdengar seperti sedang bercanda yang membuat Jie Yan, Gu Yin dan Zhu Shi sedikit berkedut di wajah mereka.


Layaknya sebuah lampu berkedip, Su Xiao yang menahan amarahnya pun terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi ke pintu keluar yang membawanya ke tempat selanjutnya.


Karena Su Xiao telah pergi, Jie Yan pun menatap ke arah Zhu Shi. Ia memiliki sedikit kesan baik dengan Klan Kuno Zhu sehingga ia tidak akan mencoba mempermalukan anggota Klan tersebut.


“Apakah kau ingin bersaing juga memperebutkan batu konsep ini?” Tanya Jie Yan menatap ke arah Zhu Shi.


“Aku tau bahwa kau adalah pengguna qi Petir yang luar biasa. Itu pasti garis darah Klan Zhu. Karena kau adalah yang pertama memperebutkan batu konsep Petir ini, maka aku akan memberikannya kepadamu setengah. Kau tidak keberatan bukan?” Tanya Jie Yan.


Zhu Shi sedikit terkejut bahwa Jie Yan ingin berbagi. Ia semula juga ingin berbagi dengan Su Xiao, tetapi keparat itu ingin mengambil semuanya untuk dirinya sendiri sehingga pertarungan antara keduanya pecah.


Sebagai seseorang yang tidak terlalu serakah akan sumber daya, Zhu Shi hanya mengangguk kecil karena ia juga tidak yakin bisa melawan Jie Yan walaupun ia yakin bahwa jika ia ingin kabur jika ada pertarungan, ia pasti akan bisa melarikan diri.


Karena Zhu Shi telah setuju, Jie Yan tidak membuang waktu sama sekali karena ia masih ingin menyelidiki semua tempat. Ia pun langsung menambang batu konsep Petir setengah dari tambang tersebut selama beberapa menit.


“Yin’er, ayo pergi.” Jie Yan pun langsung terbang ke arah jalan keluar tempat tersebut.


Gu Yin hanya diam mengikuti. Ia sama sekali tidak keberadaan dengan apapun yang diputuskan oleh suaminya.

__ADS_1


“Hei Jie Yan, apa teknik sebelumnya? Kenapa kau bisa berpindah tempat dalam sekejap? Apakah aku bisa mempelajarinya dalam bentuk Formasi?” Xia Yue'er yang duduk di kursi VIP-nya pun tidak bisa diam lagi dan bertanya dengan sangat antusias.


“Bentuk Formasi?” Jie Yan tertegun untuk beberapa saat karena tidak pernah mencoba untuk memikirkannya. Ia merasa bahwa itu layak untuk dicoba. Jika Xia Yue'er bisa mempelajarinya, Roh Peri mungil tersebut pasti akan menjadi lebih kuat.


“Aku akan mencobanya nanti Yue'er. Tetapi pasti lama agar bisa membuat formasi seperti itu.” ucap Jie Yan.


Mendengarnya itu, Xia Yue'er bersemangat seketika.


Di sisi lain, Zhu Shi yang menatap kepergian Jie Yan dan Gu Yin pun hanya bisa menghela nafas panjang. Ia pun menatap ke arah tambang batu konsep Petir di permukaan tanah.


“Aku tidak tau gerakan apa yang dibuat oleh Jie Yan itu! Tetapi, itu adalah gerakan yang sangat luar biasa! Hanya sedikit kultivator tingkat Alam Sage tahap ketujuh yang bisa menghadapinya. Lalu, apa hubungan antara Gu Yin dengan pemuda bernama Jie Yan itu?” Kerutan muncul di dahi Zhu Shi. Ia pun menggelengkan kepalanya karena merasa tidak perlu memikirkan hal seperti itu. Ia langsung memanen batu konsep Petir karena dengan benda itu, ia pasti akan bisa menyentuh konsep Petir yang membuat kekuatannya menjadi lebih tangguh.


Sementara itu, Jie Yan dan Gu Yin pun memasuki pintu lainnya yang terdapat di ruangan luas tersebut. Ketika melewati pintu, semua tempat tampak berubah drastis, sangat berbeda dari ruangan sebelumnya yang mereka masuki.


“Tampaknya setiap ruangan memang dibuat seperti sebuah Dimensi. Tempat ini memang luar biasa!” ucap Jie Yan kagum saat menatap pemandangan yang ada di depannya.


“Ya, Dewi Laut yang menciptakan tempat ini memang luar biasa!” Gu Yin mengangguk setuju.


“Jie Yan! Lihat di sana!” Xia Yue'er pun memecahkan suasana saat Jie Yan dan Gu Yin mengagumi pemandangan.


Apa yang di tunjuk oleh Xia Yue'er adalah sesuatu yang luar biasa juga. Di tempat yang mereka masuki, terlihat pemandangan dua pulau yang melayang, jauh di atas pulau, terlihat lautan air yang sangat luas. Siapapun pasti akan bingung ketika melihat pemandangan tersebut.


Lalu, apa yang di tunjuk oleh Xia Yue'er adalah adegan di mana tiba-tiba binatang roh muncul dari kehampaan bersama dengan beberapa kultivator.


Alasan mengapa itu tampak luar biasa, ketika beberapa kultivator menyerang, ruang tampak berpindah dengan cara yang aneh di udara. Itu seperti langit-langit kosong di tempat tersebut berubah ke bentuk lain.


Serangan mereka semua seolah-olah mempengaruhi lingkungan walaupun sebenarnya tidak.


“Binatang roh apa itu?” Tanya Gu Yin dengan mata lebar.

__ADS_1


Jie Yan menyipitkan sedikit matanya karena ia pernah membaca catatan tentang binatang roh tersebut. Ia tidak menyangka bahwa binatang roh seperti itu akan masih ada sampai saat ini.


“Phoenix Es!”


__ADS_2