
“Sial!”
Saat Wang Lee berteriak dan mengutuk Jie Yan dalam hati, serangan Jie Yan pun langsung menabraknya.
Blar!
Ledakan besar terjadi di tempat Wang Lee berada sebelumnya. Semua permukaan tanah kini tidak lagi beraturan akibat serangan dari Jie Yan.
Efek dari ledakan tersebut menyapu semua yang ada di sana. Bahkan untuk Jie Yan sendiri, ia terhempas ke belakang karena menembakkan qi dan konsep dalam jumlah yang sangat besar tepat di bawahnya.
Saat ledakan mereda, Jie Yan yang terhempas cukup jauh, menatap ke arah tempat Wang Lee berada. Ia pun tersenyum karena dapat melihat dengan jelas apa yang terjadi pada Wang Lee.
Untuk Wang Lee, ketika ledakan mereda, ia terlihat sedang berbaring di dalam kawah dengan darah yang berlumuran di sekujur tubuhnya. Lengannya robek karena ia secara paksa menahan serangan Jie Yan.
Selain dari itu, banyak permukaan kulit Wang Lee robek dan mengeluarkan darah.
“Uhuk..” Wang Lee memuntahkan darah. Wajahnya kini sangat pucat karena kehabisan banyak darah. Lengan kanannya hancur mencapai siku lengan, darah terlihat terus menetes.
Wang Lee mencoba untuk berdiri dengan susah payah. Lukanya sangatlah parah. Biasanya, luka seperti itu tidak akan terlalu membebani kultivator. Namun, alasan mengapa Wang Lee menerima cidera yang sangat parah, itu karena semua sel-sel tubuhnya tampak hendak dihancurkan oleh konsep Kehancuran Jie Yan.
“Bocah ini sangat Berbahaya! Aku harus memberitahu kepada Klan Wang. Jika dia naik ke Alam Abadi, ketika dia tumbuh, maka Klan Wang pasti berada dalam bahaya!” Batin Wang Lee saat ia mencoba mengeluarkan giok komunikasi untuk memberi pesan.
Jie Yan yang berada dikejauhan, tentu mengerti apa yang ingin dilakukan oleh Wang Lee sehingga ia langsung bergerak.
“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Jie Yan bergerak ke dalam lubang teleportasi lalu muncul tepat di atas Wang Lee yang masih mencoba menyalurkan qi-nya ke dalam giok komunikasi.
“Mati!” Jie Yan dengan wujud Naga Hitam Kehancuran, mengayunkan cakarnya sekuat tenaga ke arah Wang Lee.
Wang Lee sudah tau bahwa dirinya akan tewas. Tetapi ia setidaknya ingin memberitahu tentang Jie Yan kepada Klan Wang. Namun, ketika ia ingin melakukan itu, ia merasakan ancaman kematian tetapi hanya terus melakukan apa yang ia inginkan.
“Seni Kehancuran, Cakar Naga!”
Sraing!
__ADS_1
Srak!
Jrezh!
Jurang yang sangat dalam tercipta saat Jie Yan mengayunkan cakarnya sekuat tenaga. Wang Lee juga langsung dibelah seketika terapi dia telah berhasil mengirim pesan menggunakan giok komunikasi.
Menatap Wang Lee terbelah sambil tersenyum sedikit, Jie Yan tau bahwa Wang Lee telah berhasil mengirim pesan ke Klan Wang menggunakan giok komunikasi.
Alasan Jie Yan mencoba menghentikan Wang Lee, tentu saja karena tidak ingin Benua Saint diserang kembali oleh Klan Wang nantinya.
“Pasti ada solusi agar tidak ada yang bisa masuk ke Benua Saint.” Batin Jie Yan menyampingkan pemikirannya. Tatapannya pun tertuju pada tempat yang cukup jauh dan menemukan satu sosok iblis yang tidak terluka sama sekali.
“Hm? Untaian qi iblis itu bisa menyembuhkan luka?” Batin Jie Yan saat menatap tubuh Jin Gu yang telah pulih. Ia sangat yakin bahwa setiap serangannya pasti akan memberikan dampak yang mengerikan karena ia menggunakan semua kekuatannya setiap kali menyerang. Contohnya adalah Wang Lee, dia hampir saja terbunuh oleh tembakan qi dan konsep yang ia lakukan.
Sebelumnya Jin Gu juga menerima serangan itu secara langsung tetapi dia tidak terlihat terluka yang artinya itu pasti dipulihkan. Alasannya sangat mudah ditebak, yaitu untaian qi yang masih perlahan masuk ke dalam tubuh Jin Gu.
Tubuh Jie Yan perlahan kembali ke bentuk normal. Tetapi terlihat percikan petir hitam kemerahan yang terus-menerus memercikkan tanda bahwa ia menggunakan qi Raja terus-menerus.
“Teleportasi!”
Zhep!
“Hanya tersisa kau.” ucap Jie Yan dingin saat qi-nya melonjak. Ia sangat menyadari bahwa qi-nya hanya tersisa setengahnya saat ini sementara Jin Gu masih berada di kondisi puncak karena mengorbankan semua iblis sebelumnya.
Dengan Mata Dewa Jie Yan, ia dapat melihat dengan jelas bahwa untaian qi iblis yang tersisa, tidak mencapai seperempat dari semula. Yang artinya, jika Jin Gu terluka parah sekali lagi, untaian qi iblis tersebut tidak cukup untuk menyembuhkan luka walaupun itu akan membuatnya tetap hidup jika Jie Yan melukainya secara serius.
Wajah Jin Gu sedikit gelap. Ia mencengkram dengan erat pedang besar berwarna emas di tangan kanannya. Qi Raja juga disalurkan oleh-nya jika bertarung.
Jin Gu tau bahwa drinya tidak akan mungkin menang saat ini. Kekuatan Jie Yan berada diluar perkiraannya. Selain dari itu, ada dua Roh super kuat yang berada di tempat tersebut. Walaupun ia menggunakan teknik terlarang Jiwa Dewa Iblis, ia tidak akan mampu menandingi Jie Yan jika Jie Yan melakukan fusi dengan salah satu Roh Kontraknya.
“Manusia, apakah kau mengerti apa yang kau lakukan? Jika aku sebagai Pangeran Iblis Fana terakhir tewas, maka Ketujuh Pangeran Iblis Fana akan bangkit kembali di Alam Iblis secara acak. Mereka akan mewarisi pengetahuan tentang kejadian ini. Kecuali jika aku tetap hidup, sesuatu seperti itu tidak akan terjadi.”
“Untuk Para Pangeran Iblis baru, mereka akan tumbuh ke kekuatan puncak kami hanya dalam waktu kurang dari 10 tahun! Aku tau bahwa masa depanmu tidak terbatas pada Benua Saint, kau pasti ingin pergi ke Alam Abadi. Tetapi, bagaimana dengan sisa manusia di dunia ini? Mereka semua pasti akan diburu oleh Pangeran Iblis yang baru setelah mengetahui bahwa kau akan pergi ke Alam Abadi!” ucap Jin Gu dingin.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Jin Gu, Jie Yan mengerutkan keningnya sedikit. Tetapi ketika memikirkan kembali tentang Klan Wang, ia tidak lagi peduli dengan hal itu karena ia akan mencoba mencari jalan keluar.
__ADS_1
“Teleportasi!”
Zhep!
Jie Yan muncul tepat di depan Jin Gu sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.
“Setiap kali mereka datang, aku akan menghabisi mereka!” ucap Jie Yan dingin yang membuat Jin Gu terkejut.
“Bocah sialan!” Teriak Jin Gu saat ia mengayunkan pedang besar di tangan kanannya. Ia hanya bisa memikirkan bahwa Jie Yan tidak ingin pergi ke Alam Abadi setelah ia mengatakan hal itu.
Trang!
Bussssh!
Qi Raja meledak ke segala arah saat kedua serangan bentrok. Di saat bentrokan terjadi, Jin Gu di dorong mundur cukup jauh karena memang dirinya lebih lemah dari Jie Yan.
Jie Yan yang mendorong Jin Gu, menaikkan sudut bibirnya ketika menatap ke arah tertentu dan dua sosok muncul tepat di belakang Jin Gu.
Keduanya tentu tidak lain adalah Xia Yue'er dan Xiao Ziya. Karena Jie Yan tidak mau membuang waktu melawan Jin Gu dengan pertarungan satu lawan satu, ia pun menghubungi Xia Yue'er dan Xiao Ziya menggunakan koneksi spiritual mereka.
“Kau akan mati di sini!” ucap Jie Yan dingin.
“Teleportasi!”
Zhep!
Di saat Jie Yan menghilang, Xiao Ziya dan Xia Yue'er langsung menyerang bersama menggunakan teknik formasi.
“Formasi Kematian, Malaikat Pencabut Nyawa!”
“Formasi Kehidupan, Peri Cahaya!”
Beberapa sosok terlihat muncul ketika Jie Yan menghilang lalu menyerang secara bersama-sama ke arah Jin Gu.
“Sial!” Batin Jin Gu karena reaksinya sangat terlambat. Dan hanya ada satu hal yang ada di pikirannya saat ini, ia berada di tepi jurang kematian.
__ADS_1