
Bintang Tianyu, Hutan Purba
“Jangan coba gunakan kekuatan spiritualmu melacak semua yang ada di sana. Aku yakin bahwa banyak makhluk kuat di tempat yang terlihat sangat indah ini.” ucap Xiao Ziya memperingati Jie Yan. Ia tau bahwa Jie Yan menggunakan Mata Dewa untuk melihat dan itu bukan masalah sama sekali, tetapi jika menggunakan kekuatan spiritual, itu pasti langsung terlacak oleh semua binatang roh yang ada di Alam Surga.
Jie Yan mengangguk dengan sedikit muram. Ia menari nafas dalam-dalam saat ini karena telah melihat beberapa binatang roh yang setingkat dengan para Tetua di Sekte Pedang. Tetapi itu hanya berada di pinggiran tempat tersebut yang artinya di pusat tempat tersebut, maka bisa dipastikan bahwa binatang roh yang lebih kuat pasti sangat banyak.
“Jie Yan, Yue'er, ini adalah keberuntungan bagi kita bisa sampai di tempat ini. Menurut perhitunganku, kita membutuhkan waktu lebih dari seminggu mengelilingi semua tempat ini jika tidak ada hambatan. Itu juga mencakupi wilayah Alam Surga yang berada di bawah tanah.”
“Apa kalian berdua tidak merasakannya? Di tempat ini, kekuatan konsep sangatlah padat! Konsep yang kuat akan memberikan tekanan besar. Tetapi, itu juga merupakan kesempatan langka, yaitu dapat meningkatkan pemahaman konsep seseorang puluhan kali lipat lebih cepat dari pada belajar melalui giok pemahaman konsep.”
“Dan di tempat ini tampaknya beberapa konsep terlahir membentuk tempat ini. Tetapi aku yakin bahwa itu pasti salah satu dari 33 konsep kuno menjadi penopang tempat ini.” ujar Xiao Ziya.
“Konsep Kuno? Apa itu?” Tanya Jie Yan dan Xia Yue'er bersamaan.
Xiao Ziya tidak pelit sama sekali dan langsung menjelaskan, “Konsep Kuno adalah konsep yang berada di atas konsep dasar, yaitu lima elemen, dan diatas konsep tertinggi yaitu Cahaya dan Kegelapan. Tetapi masih lebih rendah dari konsep penciptaan asli yaitu Ruang dan Waktu serta beberapa konsep setingkat lainnya.”
“Contoh konsep kuno adalah milikmu Jie Yan, yaitu konsep Kehancuran. Itu merupakan salah satu dari 33 konsep Kuno peringkat tertinggi, kemungkinan berada di peringkat tiga besar.”
Penjelasan Xiao Ziya membuat Xia Yue'er merenung sejenak lalu bertanya, “Lalu, seberapa tinggi konsep Kuno dibandingkan dengan konsep Kehidupan dan Kematian?”
Xiao Ziya menatap Xia Yue'er dengan tatapan kosong karena tidak menyangka Xia Yue'er yang selalu tidak peduli tentang apapun akan bertanya hal yang penting.
__ADS_1
“Apa-apaan tatapanmu itu?” Xia Yue'er ingin meledak marah karena Xiao Ziya menatap dirinya seolah-olah tidak percaya akan sesuatu.
Xiao Ziya mengabaikan amarah Xia Yue'er lalu menjawab, “Konsep Kematian dan Kehidupan adalah jenis konsep Alam yang berbanding terbalik dengan Empat peringkat konsep, dasar, tinggi, Kuno dan penciptaan. Bisa dikatakan, kedua konsep ini unik karena mampu berkembang ke titik konsep penciptaan.”
Tetapi Xiao Ziya tidak mengatakan tentang perkembangan ke level apa itu untuk saat ini karena dirinya juga belum mencapainya. Tetapi ia tau betul bahwa konsep Kehidupan dan Kematian memiliki titik perkembangan ke jalur akhir, yaitu Samsara.
“Peringkat tiga besar...” Gumam Jie Yan saat menatap ke telapak tangannya dan kemudian konsep Kehancuran berupa petir hitam menyambar perlahan. Tetapi ia masih ada misteri pada kekuatan di tangannya seolah-olah ada sesuatu yang lebih di dalamnya.
Xiao Ziya juga menatap Jie Yan dengan sedikit rumit karena ia tau bahwa konsep Kehancuran Jie Yan tidak sederhana sama sekali. Ia tau siapa pemilik asli konsep Kehancuran di masa lalu, dia adalah Dewa Naga Kehancuran, Xiao Bai.
Tetapi Xiao Ziya juga tau bahwa ayah mereka memiliki konsep Kehancuran, tetapi itu telah berevolusi ke peringkat yang lebih tinggi walaupun sampai saat ini ia tidak tau level apa itu. Tetapi ia yakin bahwa ketika kekuatan Kehancuran sejati Jie Yan bangkit, itu akan mencapai level setara dengan konsep penciptaan asli, yaitu Ruang dan Waktu.
“Jika ini menyangkut 33 konsep kuno, konsep apa yang menciptakan tempat ini?” Tanya Jie Yan ke intinya. Ia tau dengan kasar menebak bahwa fenomena alam yang menciptakan tempat ini pastilah bersumber dari konsep kuno itu sendiri. Dan itulah sesuatu yang paling berharga di Alam Surga sehingga Xiao Ziya mengatakan bahwa jika Alam Surga ditemukan, pertempuran berdarah akan terjadi.
“Tidak perlu berpikir hal itu untuk saat ini, ayo kita mencari sumber daya yang cocok untuk kita. Selain dari itu, kumpulkan sebanyak mungkin sumber daya karena kita memiliki waktu terbatas. Jangan lupa bahwa Hutan Purba memiliki segel kuat yang hanya bisa dibuka oleh Sekte Pedang. Jangan sampai terlena tempat ini untuk saat ini karena jika tidak, kita akan terjebak dalam Hutan Purba dalam waktu yang sangat lama.” ucap Xiao Ziya. Ia pun perlahan melayang ke arah tertentu.
Tetapi Xiao Ziya mengerutkan keningnya karena tekanan di tempat itu sangat kuat. Ia hanya bisa melayang sejauh dua meter dari permukaan tanah dengan kekuatannya saat ini.
“Ya.” Jie Yan mengangguk serius dan langsung mengikuti Xiao Ziya. Ia memasang sangat tertarik tinggal di tempat itu dalam waktu yang lama. Tetapi ia masih memiliki tujuan dan di masa depan, ia pasti bisa kembali ke tempat itu. Jadi ia tidak akan terburu-buru dan tergoda oleh sumber daya melimpah.
Di saat Jie Yan dan Xiao Ziya bergerak selama beberapa jam di tempat itu segera perlahan, mereka pun tiba di tempat unik, yaitu sebuah air terjun yang tidak terlalu besar. Namun air terjun tersebut memiliki air berwarna emas.
__ADS_1
“Air apa ini?” Tanya Xia Yue'er menatap ke arah air terjun yang turun dari atas bukit ke sebuah danau kecil berdiameter 2km.
“Tampaknya kita menemukan sesuatu yang istimewa kali ini.” Xiao Ziya tersenyum lebar tetapi senyumannya pudar dalam sekejap.
Bahkan Jie Yan juga mengalami hal yang sama ketika melacak dengan Mata Dewa situasi di atas bukit kecil tersebut.
“Tampaknya ini merepotkan Jie Yan. Ada yang menjaga benda itu di sana. Dan kekuatannya setidaknya berada di level yang melebihi tingkat Jiwa Abadi.” ujar Xiao Ziya.
“Apa fungsi dari benda itu?” Tanya Jie Yan.
Xiao Ziya menatap Jie Yan dan tersenyum pahit karena benda tersebut pasti sangat berguna bagi Jie Yan.
“Benda itu bernama Mutiara Tulang Emas. Memungkinkan seseorang yang mengkonsumsinya memiliki terobosan pada tubuh, terutama pada tulang yang menjadi fondasi tubuh. Dikatakan dalam legenda bahwa seorang kultivator di masa lalu pernah mengkonsumsinya. Setelah itu, dalam waktu beberapa ribu tahun, dia menjadi salah satu ahli dalam hal fisik yang berubah dari seorang pemborosan.” ujar Xiao Ziya.
“Yang artinya, benda itu meningkatkan kemungkinan seseorang mempercepat tubuh menjadi lebih kuat dan melampaui semua yang ada di tingkat yang sama bukan? Atau lebih mudah mengatakan bahwa Mutiara Tulang Emas memberi seseorang tubuh khusus peringkat tertinggi jika dikembangkan dengan baik.” ucap Jie Yan.
“Ya, kau benar. Dan seseorang yang mengkonsumsinya di masa lalu pernah menjadi seorang penguasa.” Xiao Ziya tidak menyembunyikan apapun dari Jie Yan dan langsung memberitahunya.
Jie Yan menarik nafas dalam-dalam lalu bertanya dengan suara berat, “Apa level kekuatan bintang roh yang menjaga Mutiara Tulang Emas itu?”
Xiao Ziya paham bahwa Jie Yan sangat menginginkan benda itu. Ia tersenyum kecil karena tentu ia akan membantu Jie Yan mengambilnya dari binatang roh tersebut. Walaupun binatang roh itu kuat, jadi apa? Ia pernah mencapai puncak 33 Surga. Hanya binatang roh selevel itu tidak akan bisa membuatnya takut sama sekali.
__ADS_1
“Minimal berada di tingkat Penguasa Abadi tahap menengah!”