Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Melawan Tetua Agung Sekte Pedang (2)


__ADS_3

Bintang Tianyu, Makam Pedang Kematian


Getaran yang sangat kuat saat qi, konsep dan niat pedang meledak dari tubuh Tetua Agung Sekte Pedang. Kata-kata Jie Yan menyulut amarahnya hingga batas tertinggi.


Wusssh!


Tetua Agung Sekte Pedang dan Jie Yan langsung bergerak dengan kecepatan penuh mereka. Kecepatan Tetua Agung Sekte Pedang lebih tinggi dari pada Jie Yan, tetapi dengan Mata Dewa, Jie Yan mampu mengimbanginya dengan cara tertentu.


Ketika mencapai musuh masing-masing, keduanya pun mengayunkan pedang sekuat tenaga yang mereka bisa.


Trang!


Bom!


Tanah di bawah kaki keduanya pun cekung ke dalam. Niat pedang yang sangat tangguh meledak ke segala arah.


Wajah Tetua Agung Sekte Pedang dipenuhi oleh amarah karena menggunakan Belitan Qi Raja, Jie Yan mampu mengimbangi kekuatan serangannya.


“Bilah Gelombang Kejut!”


Tetua Agung Sekte Pedang langsung mengayunkan lengan kirinya ke arah wajah Jie Yan. Semenjak ia memurnikan gen Raja Titan Kuno, ia bukan lagi seorang ahli pedang tingkat atas, tetapi ahli pedang yang tidak murni.


Memiliki fisik sekuat itu hanya akan pemborosan jika tidak digunakan.


“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”


Dung!


Jie Yan langsung di tarik ke dalam pusaran ungu dan disaat itu juga, gelombang kejut yang mencabik-cabik semua yang dilewatinya pun meledak.


Blar!


Xiao Ziya yang telah menunggu kesempatan seperti itu pun muncul dalam sekejap di belakang Tetua Agung Sekte Pedang. Ia langsung mengayunkan sabit ditangannya secara acak tetapi serangan menggunakan sabit tersebut mengandung kekuatan yang sangat dahysat.


“Perisai Qi Pedang!”


Karena merasakan ancaman berbahaya di belakangnya, Tetua Agung Sekte Pedang langsung menggunakan niat pedang miliknya menciptakan qi pedang yang cukup banyak lalu digabungkan membentuk sebuah perisai.


Trang!


Sabit Xiao Ziya tertahan tetapi itu tidak membuatnya kecewa. Ia mengulurkan telapak tangan kirinya ke arah perisai tersebut lalu lingkaran formasi terbentuk di telapak tangannya.


“Formasi Kematian, Ledakan Kematian!”


Zrrrrt!


Qi dan konsep Kematian berkumpul dengan kecepatan tinggi tepat di tengah lingkaran formasi lalu memadat membentuk bola kecil lalu langsung meledak ke arah perisai tersebut.


Duar!


Tetua Agung Sekte Pedang memasang wajah jelek saat ia menyilangkan lengannya untuk bertahan. Ia masih bertanya-tanya bagaimana bisa banyak eksistensi tidak masuk akal. Pertama Jie Yan, mampu menggunakan keahlian pedang yang sangat langka. Dan saat ini ada Xiao Ziya yang mampu melakukan serangan formasi dalam hitungan sangat singkat layaknya bernafas. Dan yang terakhir ada Xia Yue'er yang mampu menggunakan formasi membentuk sesuatu yang hidup.


Ledakan tersebut mendorong Tetua Agung Sekte Pedang beberapa meter. Ia pun mengalirkan niat pedang lebih banyak lagi lalu lengannya yang disilangkan pun di renggangkan olehnya.

__ADS_1


Blar!


Ledakan qi dan konsep yang dibuat oleh Xiao Ziya dihancurkan oleh aura tirani yang dibuat menjadi sebuah pertahanan bercampur dengan niat pedang.


“Matilah makhluk jelek!” Xia Yue'er yang terbang di udara telah membuat lingkaran formasi lalu menyerang.


“Formasi Cahaya, Segel Empat Pilar!”


“Formasi Cahaya, Pedang Penghakiman!”


Di empat arah yang berbeda, empat pilar cahaya muncul lalu mencoba mengekang Tetua Agung Sekte Pedang. Di saat itu juga, sebuah lingkaran formasi besar tercipta di atas Tetua Agung Sekte Pedang lalu pedang besar yang memancarkan konsep Cahaya Bulan pun melesat secara langsung ke arah kepala Tetua Agung Sekte Pedang.


“Bajingan!”


Tetua Agung Sekte Pedang meraung ke arah udara. Qi dan konsep bercampur dengan niat pedang membentuk sebuah penghalang energi lalu menghalau semua hal yang mendekat ke arahnya.


Trang!


Blar!


Pedang besar yang diciptakan oleh Xia Yue'er tidak mampu menembus perisai qi tersebut.


“Mode Titan Kuno, Amukan Titan!”


Mata Tetua Agung Sekte Pedang tampak menjadi putih sepenuhnya dan ia langsung menghilang dalam sekejap lalu muncul tepat di depan Xiao Ziya dan mengayunkan lengannya sekuat tenaga.


Mata Xiao Ziya menyusut tajam ketika melihat kecepatan Tetua Agung Sekte Pedang meningkat drastis. Ia pun langsung mengangkat sabit miliknya ke arah depan lalu lingkaran Formasi ganda juga tercipta untuk mengurangi dampak serangan musuh.


Bam!


Lingkaran formasi ganda tersebut hancur berantakan dan tinju berupa gelombang kejut langsung mengenai sabit Xiao Ziya. Itu membuat Xiao Ziya langsung terpental sangat jauh.


Zhep!


Tetua Agung Sekte Pedang kembali menghilang lalu muncul tepat di atas Xia Yue'er lalu membuka rahangnya lebar-lebar.


Teriakan nyaring Tetua Agung Sekte Pedang membentuk ledakan qi dan konsep yang digabungkan dengan niat pernah. Hal itu membuat Xia Yue'er sungguh terkejut dan hanya bisa mencoba bertahan.


“Seni Rahasia, Ruang Kubus Pemecah Ruang!”


Di depan Xia Yue'er, selain dari lingkaran Formasi bertahan yang diciptakan olehnya, kubus ungu juga tercipta, mengurung ledakan qi dan konsep tersebut.


Blar!


Xia Yue'er terpental jauh ke arah bawah karena semua Pertahanan yang ia gunakan bersama dengan Jie Yan dihancurkan begitu saja.


Tetua Agung Sekte Pedang yang memiliki sedikit kesadaran karena amukannya pun langsung menghilang kembali lalu muncul tepat di depan Jie Yan.


“Matilah bocah bangsat!”


“Kekuatan Tirani, Tinju Sang Raja Titan!”


Jie Yan telah mengantisipasi kedatangan Tetua Agung Sekte Pedang dihadapannya. Ia pung langsung mengarahkan telapak tangan kirinya untuk membuat pertahanan.

__ADS_1


“Seni Kehancuran, Perisai Yin-Yang!”


Dung!


Lingkaran qi dan konsep dengan lambang pola Yin-Yang berputar dengan cepat muncul tepat di depan Jie Yan.


Blar!


Tinju mematikan Tetua Agung Sekte Pedang berbenturan dengan Perisai Yin-Yang milik Jie Yan.


“Sangat kuat!” Batin Jie Yan karena ia merasakan konsumsi energi yang ia gunakan dalam Perisai Yin-Yang hampir menguras seperempat dari qi dan konsep yang ia miliki.


“Bajingan!” Amarah Tetua Agung Sekte Pedang semakin menjadi dan ia langsung meledakkan qi dan konsep kembali dari mulutnya yang terbuka lebar karena sangat marah dengan pertahanan yang digunakan oleh Jie Yan tidak tergores sedikitpun.


Mata Jie Yan menyusut tajam saat menatap ledakan qi, konsep dan niat pedang yang sangat kuat yang mencoba menelannya bersama dengan Perisai Yin-Yang.


Tetapi Jie Yan tersenyum kecil saat Xiao Ziya dan Xia Yue'er muncul di sampingnya mencoba bertahan bersama.


Tentu Jie Yan tidak yakin bertahan dalam waktu yang lama menggunakan Perisai Yin-Yang karena walaupun pertahanan itu kuat, setiap kali diserang mengunakan serangan sangat kuat akan menguras qi dan konsep miliknya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Wusssh!


Blar!


Tempat dalam radius puluhan km hancur berantakan. Ruangan tersebut juga meledak karena serangan terkuat yang digunakan oleh Tetua Agung Sekte Pedang yang merupakan keahlian tertinggi Raja Titan Kuno.


Untuk Semangat Niat Pedang yang berkeliaran di banyak tempat juga tersapu bersih.


Roh Artefak yang menyaksikan semua itu memasang wajah yang cukup jelek karena untuk menciptakan Semangat Niat Pedang, ia harus bekerja cukup lama tetapi banyak dari mereka yang dibersihkan oleh Tetua Agung Sekte Pedang dalam satu serangan.


Tetua Agung Sekte Pedang terlihat terus meraung keras ke arah depan. Gelombang kejut yang dihasilkan tidak berhenti dalam waktu lebih dari satu menit.


Tidak lama kemudian, Tetua Agung Sekte Pedang yang merasakan qi dan konsep miliknya turun drastis pun perlahan berhenti.


Kesadarannya saat ini lebih baik dari pada sebelumnya. Ia tampak hendak tersenyum karena yakin bahwa Jie Yan akan tewas. Ia juga merasakan bahwa Xiao Ziya dan Xia Yue'er muncul untuk membantu Jie Yan sebelumnya.


Tetapi Tetua Agung Sekte Pedang membeku ketika mendengar suara samar seseorang, dan suara itu sedikit familier tetapi juga tidak pernah di dengar.


“Seni Rahasia Tertinggi, Tebasan Kaisar Surgawi!”


Mata Tetua Agung Sekte Pedang sedikit melebar ketika melihat sosok yang tidak pernah ia lihat muncul di pandangannya ketika debu perlahan menghilang.


Sosok tersebut sedikit mirip dengan Jie Yan, dikelilingi oleh qi dan konsep berwarna hijau dan merah. Aura kehidupan dan kematian terpancar dengan jelas di sekeliling sosok yang tidak lain adalah perpaduan dari Jie Yan, Xia Yue'er dan Xiao Ziya.


Jie Yan yang mengambil kendali langsung mengayunkan pedang di tangannya yang telah dikelilingi oleh banyak lingkaran formasi sebesar cincin di sekitarnya.


Sraing!


Dung!


Saat Jie Yan mengayunkan pedangnya, ruang dan waktu tampak terganggu. Bahkan Tetua Agung Sekte Pedang tidak mampu bereaksi sama sekali.


Di mata Tetua Agung Sekte Pedang saat ini, hanya ada keputusasaan. Tanpa bertanya pun, ia telah tau serangan seperti apa yang digunakan oleh Jie Yan.

__ADS_1


Dan itu adalah serangan yang bahkan dapat merobek ruang dan waktu itu sendiri. Serangan yang menurutnya dapat menghancurkan 33 Surga hanya dengan satu ayunan pedang jika yang menggunakan teknik itu telah mencapai tingkat kultivasi puncak di Alam Abadi.


Jrezh!


__ADS_2