Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Musuh Pertama


__ADS_3

Pinggiran wilayah Klan Lin


Saat ini, terlihat Jie Yan yang sedang berdiri di atas sebuah tebing sambil menatap ke arah kejauhan. Matanya terlihat sangat tajam ketika melihat ke tempat yang sangat jauh menggunakan Mata Dewa.


Jarak pandang yang mampu di tempuh olehnya memang sangat jauh. Bisa dipastikan bahwa penglihatannya memiliki jangkauan hampir lima kali lebih jauh dari pada persepsi kekuatan spiritual tingkat Alam Sage tahap kesembilan.


“Yan’er, apakah kau melihatnya?” Huan Caiyi yang berjalan ke samping Jie Yan pun bertanya sambil menatap ke arah kejauhan.


“Ya. Ada sekelompok kultivator yang sedang membuat kekacauan di salah satu kota. Jumlah mereka lebih dari sepuluh. Sepertinya informasi yang dikatakan memang benar bahwa mereka tiba secara acak ke Benua Saint. Ini sama seperti kita menggunakan gerbang teleportasi di Daratan Utara menuju Benua Saint.” ujar Jie Yan.


“Lalu, apakah kita akan langsung membereskan mereka semua?” Dai Mubai yang melipat kedua tangannya berdiri di belakang Jie Yan, bertanya dengan nada acuh tak acuh.


“Menurutku, lebih baik kita mencari siapa pemimpin mereka yang sebenarnya, Tuan Muda.” Canglan membuka suara.


Untuk Gu Yin, ia hanya diam sambil menatap ke arah kejauhan dan mencoba apakah ia bisa melacak musuh yang dikatakan oleh semuanya.


“Jie Yan, lebih baik kita membereskan mereka. Untuk pemimpin yang dikatakan oleh pria jelek ini, lebih baik kita mengintrogasi nya.” Xia Yue'er yang duduk di kursi VIP-nya memberi saran.


Canglan yang mendengar dirinya disebut sebagai pria jelek, hanya diam seolah-olah tidak mendengarnya. Ia tau bahwa berurusan dengan Xia Yue'er lebih merepotkan dari pada berurusan dengan musuh manapun.


“Tuan Muda, musuh ada di mana-mana menurut informasi. Kekuatan lainnya pasti akan mencoba melacak semua musuh. Butuh waktu untuk mencari mereka satu per satu. Aku yakin bahwa pemimpin mereka pasti memiliki cara melacak para bawahannya serta berkomunikasi dengan mereka.” ujar Canglan.


Kebijaksanaan Canglan memang sungguh luar biasa. Bahkan Jie Yan harus mengakuinya bahwa Canglan memiliki pemikiran yang sama seperti kakeknya.


Namun, satu hal yang tidak diperhitungkan oleh Canglan. Yaitu kekuatan Jie Yan.


“Kita akan bergerak.” ucap Jie Yan setelah mengambil keputusan lalu melanjutkan, “Kita akan membereskan mereka satu per satu. Selain dari itu, kita akan mencoba menginterogasinya. Untuk jarak diantara semua kekuatan tempur musuh, aku akan mengatasinya.”


Konsep Ruang pun langsung mengalir dari Akar Spiritual milik Jie Yan tepat ke matanya. Ia berkonsentrasi saat ini ketika melihat ke tempat yang sangat jauh.


Menggunakan konsep Ruang, Jie Yan mampu mengendalikan ruang dalam batas tertentu. Tetapi, ketika itu digabungkan dengan teknik Teleportasi, maka ia bisa melakukan mengendalikan ruang sesuka hatinya.


“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”


Titik di mana matanya melihat, sebuah portal ungu tercipta di sana. Dan di depan Jie Yan, portal berwana ungu juga tercipta dalam sekejap. Apa yang ia lakukan menghubungkan ruang dari satu sisi ke sisi lainnya menggunakan metode pembuatan gerbang teleportasi berbasis konsep Ruang.


“Ayo.” Jie Yan pun langsung masuk ke dalam lubang teleportasi yang ia ciptakan dengan mudah walaupun ia mengkonsumsi qi dan konsep yang cukup banyak.

__ADS_1


Canglan yang awalnya bingung dengan perintah Tuan Mudanya, memiliki mata cerah karena langsung mengerti bahwa dengan kemampuan Jie Yan, maka mereka mungkin akan membereskan banyak musuh dalam waktu singkat. Wayang Bencana miliknya juga memiliki kemampuan seperti itu tetapi tidak stabil. Ia hanya mampu menampung paling banyak tiga orang untuk di bawa bersamanya. Melebihi itu, mungkin robekan ruang menggunakan kekuatan kegelapan akan langsung terganggu.


“Inilah yang benar. Tetapi Jie Yan, kenapa kau tidak membawa para naga itu?” Tanya Xia Yue'er.


“Aku telah memberi mereka perintah untuk melawan musuh di titik tertentu.” ucap Jie Yan saat masuk ke dalam lubang teleportasi diikuti oleh Huan Caiyi, Gu Yin, Dai Mubai dan Canglan.


Untuk Xiao Yuu dan Lan Qinzhu, mereka memimpin Klan Naga ke suatu tempat.


Di tempat tersebut di Benua Saint, kita yang cukup besar saat ini terlihat kacau. Banyak mayat tergeletak di mana-mana.


Duar!


Ledakan besar terjadi seketika saat seseorang yang melayang di udara mengarahkan telapak tangannya ke titik tertentu.


“Para kultivator di dunia ini sangat lemah. Walaupun dunia fana, seharusnya ada ratusan kultivator tingkat Alam Sage tahap kesembilan. Tetapi, ketika aku mencoba melacak ke tempat yang jauh, hanya sedikit diantara mereka yang memiliki kekuatan itu.” Pria muda dengan simbol token tertentu di pinggangnya, berkata dengan nada mencemooh. Tatapannya tertuju ke tempat lainnya lalu memberi perintah.


“Cepat bereskan tempat ini! Kita telah memiliki peta dunia ini menggunakan Sungai Abadi dari para Tetua! Jangan buang waktu bermain-main!” Teriak pemuda tersebut kepada lebih dari sepuluh kultivator.


Mereka semua pun langsung melayang ke langit lalu mengumpulkan qi dan konsep bersama-sama untuk menghancurkan kota tersebut. Misi mereka adalah memusnahkan semua penduduk dunia tersebut.


Sebelum kekuatan yang dikumpulkan cukup memusnahkan semua yang ada di sana, sebuah lubang teleportasi terbentuk di langit.


“Oh? Tampaknya kultivator kuat pertama telah tiba!” Pemuda itu menyeringai karena tentu ia tidak takut sama sekali. Ia tidak pernah berpikir bahwa kekuatan dari qi fana akan bisa melawan qi abadi.


Dari lubang teleportasi, terlihat beberapa sosok keluar. Mereka tidak lain adalah kelompok Jie Yan.


Melihat hanya ada lima kultivator yang keluar dan mereka hanyalah kultivator tingkat Alam Sage tahap kedelapan, pemuda anggota Klan Wang tersebut hanya meludah dengan jijik. Karena tidak mau membuang waktu, ia pun memberi perintah, “Musnahkan kelimanya terlebih dahulu!”


Dua belas kultivator yang terdiri dari kultivator tingkat Alam Sage tahap kedelapan yang masih mengumpulkan qi dan hukum pun langsung melemparkan bola qi dan konsep yang mereka ciptakan bersama ke arah tempat kelompok Jie Yan berada.


“Oh? Tampaknya kita sangat disambut.” ucap Huan Caiyi menatap bola energi yang sangat kuat menerjang ke tempat mereka.


“Canglan..” Jie Yan berbicara dengan nada acuh tak acuh.


Canglan yang berdiri di belakang Jie Yan pun tersenyum kecil saat sosok setinggi enam meter muncul di sampingnya lalu langsung menerjang ke arah bola energi dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Lubang Kegelapan!”

__ADS_1


Wayang Serigala Iblis Kegelapan muncul dalam sekejap di depan bola energi sambil mengarahkan telapak tangannya lalu pusaran berwarna hitam muncul dalam sejenak dan melahap semua bola energi tersebut dalam waktu singkat.


Zhep!


Blar!


Ledakan besar terjadi di tempat yang sangat jauh. Angin kencang berhembus ke segala arah ketika Wayang Canglan memindahkan serangan tersebut dalam sekejap mata ke suatu tempat, diluar kota tersebut.


“Apa?” Pemuda Anggota Klan Wang terkejut ketika melihat hal itu. Matanya melebar karena kekuatan bola energi itu sebelumnya mencapai kekuatan tingkat Alam Sage tahap kesembilan dengan kekuatan penuh tetapi begitu mudahnya dipindahkan dalam sekejap.


Dua belas kultivator yang semula menyerang bersama juga sangat terkejut dan mencoba melacak apa sebenarnya Wayang milik Canglan.


“Bereskan mereka.” Perintah Jie Yan. Ia yakin hanya dengan Huan Caiyi, Gu Yin, Xia Yue'er, Dai Mubai dan Canglan, mereka akan mudah membereskan dua belas kultivator tingkat Alam Sage tahap kedelapan.


Saat Jie Yan memberi perintah, ia juga langsung bergerak.


“Teleportasi!”


Zhep!


Jie Yan muncul di jarak sekitar sepuluh meter dari anggota Klan Wang lalu menatap ke arah musuh dengan seksama.


“Kau...” Pemuda anggota Klan Wang menatap Jie Yan dengan mata tajam. Ia sangat terkejut bahwa Jie Yan bisa dengan mudah berpindah tempat. Ia langsung membuat spekulasi bahwa itu adalah kemampuan yang berhubungan dengan konsep Ruang. Sebagai kultivator yang berasal dari Alam Abadi, sesuatu seperti itu tidaklah langka walaupun di Alam Abadi, untuk merobek ruang dibutukan tingkat kultivasi yang sangat tinggi karena hukum di Alam Abadi sangatlah tinggi, tidak seperti dunia fana yang sangat mudah untuk merobek ruang.


“Kau pasti anggota Klan Wang bukan?” Tanya Jie Yan saat pedang muncul di tangan kanannya.


“Oh? Tampaknya kau berhubungan dengan Klan Naga di dunia ini.” ucap pemuda anggota Klan Wang dengan senyum kejam di wajahnya.


“Serahkan wanita bernama Lan Qinzhu dan aku akan mengampuni nyawa murahanmu. Walaupun kau menggunakan konsep Ruang, jadi apa? Celah antara pengguna qi fana dan qi abadi sangatlah lebar. Sebuah keberuntungan bagimu karena aku melepaskan nyawamu!” ucap pemuda tersebut dengan nada jijik ke arah Jie Yan. Tingkat Kultivasi Jie Yan juga membuatnya memandang rendah Jie Yan, apa lagi Jie Yan hanya kultivator dari alam fana.


“Lan Qinzhu?” Mata Jie Yan dingin seketika. Apakah ia akan menyerahkan anggota keluarganya? Sungguh lelucon bahwa seseorang seperti dirinya akan melakukan hal seperti itu.


Tanpa berbicara lagi, Jie Yan pun langsung menyerang dengan kekuatan penuhnya.


“Seni Rahasia, Tebasan Kecepatan Teleportasi!”


Pemuda anggota Klan Wang yang awalnya menyeringai, tiba-tiba terkena ketika melihat Jie Yan tiba di depannya dalam sekejap. Qi dan konsep di tubuhnya langsung bereaksi secara naluriah ketika menghadapi kematian.

__ADS_1


Sraing!


__ADS_2